fbpx

Waspada Bahaya Penggunaan Gadget Pada Anak

Jaman dahulu, Anda pasti merasakan masa-masa bermain di lapangan dengan teman, bermain layang-layang, benteng, lompat tali, petak umpet dan masih banyak lagi permainan anak yang melibatkan kreatifitas dan sosial. Sayangnya permainan-permainan tersebut sudah jarang lagi kita temui dimainkan oleh anak-anak sekarang. Meskipun masih ada, mungkin hanya segelintir anak.

Kemajuan jaman membawa anak menjadi mengenal gadget lebih dini. Kini, gadget bukan lagi digunakan oleh orang dewasa, namun anak-anak juga sudah banyak yang memiliki gadget pribadi. Sudah tidak asing lagi melihat anak sedang asyik dengan ponselnya untuk bermain media sosial atau bermain game. Ironisnya, gadget menjadi pengaruh buruk untuk anak.

Meskipun kerap kali anak-anak diawasi oleh orantuanya untuk pemakaian gadget, namun mereka sering melebihi batas waktu yang dianjurkan. Seperti yang dilansir oleh The Asian Parent Indonesia, Akademi Dokter Anak Amerika dan Perhimpunan Dokter Anak Kanada menegaskan bahwa untuk usia 0-2 tahun anak tidak boleh terpapar oleh teknologi sama sekali. Anak usia 3-5 tahun dibatasi menggunakan teknologi hanya satu jam per hari. Dan anak umur 6-18 tahun dibatasi 2-3 jam saja dalam sehari.

Baca Juga: https://k-link.co.id/k-ion-nano-kacamata-kesehatan-untuk-mata-lelah-dengan-desain-yang-kece/

Bahaya dalam penggunaan gadget pada anak sebaiknya dihindari dengan cara tidak membiarkan mereka terpapar teknologi secara berlebihan. Apa saja bahayanya? Mari disimak:

  • Risiko Radiasi Elektromagnetik


    (Foto : https://pxhere.com)

    Seperti yang telah kita ketahui bahwa setiap gadget memiliki paparan elektromagnetik yang dapat mempengaruhi tubuh. Akibatnya perkembangan kognitif anak akan berjalan lambat serta sulit dalam berkonsentrasi.
  • Kemampuan Psikomotorik Berkurang


    (Foto : https://pxhere.com)

    Semestinya usia anak-anak adalah usia untuk mengeksplor seluruh bakat psikomotorik seperti menggambar, bernyanyi, bermain bersama rekan sebagaya dan kegiatan lainnya.
  • Kesulitan Beradaptasi dengan Materi Pelajaran


    (Foto : https://pxhere.com)

    Aplikasi-aplikasi dan sistem operasi pada gadget menampilkan multimedia yang memikat seperti permainan warna, animasi dan suara yang pada akhirnya membuat anak betah berlama-lama. Namun di sekolah, yang akan mereka temui adalah teks hitam tanpa animasi, tanpa suara. Hal ini dapat menurunkan minat belajar anak.
  • Kelainan Mental


    (Foto : https://pxhere.com)

    Penelitian di Bristol University tahun 2010 mengungkapkan bahwa penggunaan gadget  pada anak dapat meningkatkan risiko depresi, gangguan kecemasan, kurang atensi, autisme, kelainan bipolar, psikosis dan perilaku bermasalah lainnya.
  • Timbulnya Sifat Agresif


    (Foto : https://pxhere.com)

    Konten di media yang dapat diakses oleh anak bisa menimbulkan sifat agresif. Kekerasan fisik dan seksual banyak tersebar di internet, dan jika tidak dilakukan pengawasan, anak dapat mencontoh perilaku tersebut.

Memberikan gadget pada anak memang jalan termudah untuk membuatnya diam, sehingga orangtua tidak terlalu repot menjaganya. Namun, setelah mengetahui bahaya penggunaan gadget dapat menghambat tumbuh kembangnya karena paparan teknologi, Anda sebagai orangtua tidak ingin membiarkannya kan?

Anda dapat meminimalisir risiko dengan memberikan kacamata anti radiasi untuk anak agar melindungi dan memperbaiki pengelihatannya. K-Ion Nano Kids menjadi jawaban atas permasalahan gadget holic. Kacamata anti radiasi merupakan kacamata khusus yang bertujuan untuk melindungi pengelihatan anak saat menatap layar gadget, yang dirancang untuk mengurangi paparan sinar, meningkatkan kontras dan mengoptimalkan pengelihatan anak.

Selain itu, K-Ion Nano Kids memancarkan energi Anion (Ion Negatif) dan Sinar Infra Merah Jarak Jauh (FIR) dalam bentuk partikel nano yang sangat baik bagi kesehatan mata anak. K-ion Nano dapat membantu menyegarkan mata, mengurangi berbagai gangguan mata seperti glukoma, miopia, astigmatisme, floaters, mata kering dan lainnya.

K-Ion Nano Kids tersedia dalam empat warna favorit, yaitu merah, hijau, hitam dan putih. Dengan desain lensa yang kecil, kacamata ini sangat cocok untuk anak dan juga stylish! Yuk, jangan biarkan anak-anak kita berlarut dalam memainkan gadget dan biarkan mereka berkembang dengan baik tanpa hambatan! (Annisa/Jody)

Artikel Rekomendasi: https://k-link.co.id/kacamata-kesehatan-k-link-untuk-mata-lelah-karena-kebanyakan-melototin-gadget/