Kenali Beberapa Jenis Penyakit Ginjal

Penyakit Ginjal Kronis menjadi masalah kesehatan yang serius di dunia. Penelitian Global Burden of Disease (2010) mengungkapkan, Penyakit Ginjal Kronis merupakan penyebab kematian peringkat ke-27 di dunia tahun 1990, dan meningkat menjadi urutan ke-18 pada tahun 2010.

Di Indonesia sendiri berdasarkan data tahun 2013, sebanyak 2 per 1000 penduduk atau 499.800 penduduk Indonesia menderita penyakit Gagal Ginjal. Sebanyak 6 per 1000 penduduk atau 1.499.400 penduduk Indonesia menderita Batu Ginjal. Selain itu, gangguan pada ginjal dapat mempengaruhi metabolisme pada tubuh. Hal ini berbahaya karena jika metabolisme terganggu, maka sistem imunitas Anda akan menurun. Saat menghadapi pandemi COVID-19, penurunan imunitas sangat berbahaya karena dapat meningkatkan risiko terkena Virus Corona. Oleh karena itu, Anda perlu menjaga kesehatan ginjal agar dapat bekerja secara baik dan optimal.

Ginjal mempunyai beberapa fungsi, di antaranya menghasilkan renin enzim yang membantu mengatur tekanan darah, menghasilkan senyawa erythropoietin yang berfungsi agar produksi sel darah merah terstimulasi dan menyaring ampas metabolisme tubuh. Jika Anda mengalami gangguan ginjal, maka fungsi-fungsi tersebut akan terganggu.

Baca Juga: https://k-link.co.id/apa-puasa-bisa-meningkatkan-sistem-imun-tubuh-ini-kata-ahli/

Saat ginjal mengalami gangguan, maka sisa-sisa metabolisme tubuh akan menyebabkan terjadinya pembengkakan pada bagian pergelangan kaki, muntah-muntah, sesak napas dan kurang tidur. Gangguan ginjal sendiri diklasifikasikan ke dalam beberapa kasus, di antaranya:

  • Penyakit Ginjal Kronis atau Gagal Ginjal KronisKerusakan ginjal pada kondisi ini menyebabkan penurunan fungsi ginjal secara bertahap selama lebih dari 3 bulan. Gagal ginjal kronis sering disebabkan oleh diabetes tipe 1 dan 2, hipertensi, penyakit autoimun, atau penyakit infeksi pada ginjal.​
  • ​Gagal Ginjal AkutUmumnya terjadi penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba. Gagal ginjal akut sering disebabkan oleh kekurangan cairan dan darah, cedera pada ginjal, atau sumbatan yang menyebabkan kembalinya cairan ke ginjal.​
  • Batu GinjalPenyakit batu ginjal ini disebabkan oleh penumpukan zat dan mineral yang kemudian membentuk batu di ginjal. Kondisi ini sering dipicu oleh penyakit asam urat atau infeksi saluran kemih.​
  • Infeksi GinjalInfeksi ginjal bisa disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Penyakit ginjal ini juga dapat terjadi akibat penyebaran infeksi pada saluran kemih ke ginjal.

Faktor penyebab gangguan ginjal antara lain, penyakit diabetes, hipertensi, turunan penderita ginjal, infeksi saluran kemih, obesitas, pola makan tinggi garam dan kurang minum. Gejala seseorang mengalami gangguan ginjal di antaranya penurunan volume urin, perubahan warna pada urin, peningkatan tekanan darah, anemia, sering merasa nyeri terutama saat buang air kecil serta sistem imunitas yang menurun.

Jangan lupa, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan ginjal. Namun jika masih kurang membantu kesehatan tubuh, baiknya konsumsi juga suplemen yang dipercaya mampu menjaga fungsi ginjal seperti K-OmegaSqua Plus dan K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant.

K-OmegaSqua Plus merupakan suplemen untuk membantu menjaga kesehatan jantung, kulit, otak serta ginjal. Mengandung omega-3 (EPA & DHA), squalene, vitamin D3 dan vitamin E. Sumber omega-3 di dalamnya sebesar 70% dengan perbandingan EPA 40% dan DHA 30%. Omega-3 berguna untuk mengurangi kadar lemak dalam darah dan menurunkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko untuk penyakit ginjal.

Omega-3 juga membantu proses pemulihan penyakit ginjal. Squalene pada K-OmegaSqua Plus bermanfaat meningkatkan kadar oksigen dalam sel, sehingga membantu proses metabolisme menjadi optimal. Vitamin E juga bermanfaat sebagai antioksidan yang mencegah plak pada dinding pembuluh darah.

K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant merupakan suplemen untuk kesehatan, energi dan vitalitas karena mengandung sedikitnya 12 vitamin, 11 mineral, 18 asam amino esensial dan non esensial, 14 asam lemak esensial dan non esensial serta pigmen penting lainnya. Selain menjaga daya tahan tubuh, antioksidan alami di dalamnya juga berperan menjaga kesehatan organ tubuh termasuk ginjal. Kandungan vitamin C pada K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant membantu menjaga ginjal dari zat berbahaya yang dihasilkan oleh radikal bebas. ​(Dedi/Jody/Rahma)

Artikel Rekomendasi: https://k-link.co.id/4-makanan-yang-baik-untuk-kesehatan-ginjal/