Mengenal Penyakit Anemia dan Cara Mencegahnya

Kurang darah atau anemia merupakan kondisi ketika tubuh mengalami kekurangan sel darah merah yang sehat, atau ketika sel darah merah tidak berfungsi dengan baik. Selain itu, anemia terjadi ketika hemoglobin di dalam sel-sel darah merah tidak cukup, seperti protein kaya zat besi yang memberikan warna merah pada darah. Akibatnya, organ tubuh tidak mendapat cukup oksigen, sehingga membuat penderita anemia tampak pucat dan mudah lelah.

Orang dewasa dikatakan menderita anemia jika kadar hemoglobinnya di bawah 14 gram per desiliter untuk laki-laki, dan di bawah 12 gram per desiliter untuk wanita. Untuk mengatasi anemia tergantung pada penyebab yang mendasarinya, mulai dari mengonsumsi suplemen zat besi, tranfusi darah, sampai operasi.

Apa Saja Faktor Risiko Anemia?

Melansir dari laman Halodoc.com, berikut ini faktor-faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami anemia:

  • Kekurangan vitamin dan nutrisi seperti rendah zat besi, vitamin B-12, dan folat
  • Memiliki gangguan usus sehingga kemampuan menyerap nutrisi dan vitamin berkurang
  • Memiliki penyakit kronis seperti kanker, ginjal, rheumatoid arthritis, atau ulcerative colitis
  • Terdapat riwayat penyakit yang sama di keluarga pengidap
  • Faktor lainnya seperti paparan zat beracun, kondisi imun tubuh dan sebagainya
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Baca Juga: Tiga Fase Penting DBD yang Perlu Diketahui

Apa Saja Gejala Umum Anemia?

  • Selalu merasa mudah marah
  • Tubuh lebih sering terasa lemah atau lelah saat berolahraga
  • Sakit pada bagian kepala
  • Mengalami masalah sulit berkonsentrasi atau berpikir

Jika kondisi anemia semakin parah, maka akan muncul kondisi seperti berikut:

  • Munculnya warna biru hingga putih pada mata
  • Kuku menjadi rapuh sehingga mudah patah
  • Muncul keinginan untuk memakan es batu, tanah, atau hal-hal lain yang bukan makanan (kondisi ini disebut dengan pica)
  • Merasa pusing ketika berdiri
  • Warna pucat pada kulit
  • Sesak napas
  • Lidah terasa sakit

Bagaimana Cara Mencegah Anemia?

Cara mencegah anemia pun tergantung penyebabnya. Ada pula anemia yang disebabkan kurangnya asupan zat besi atau iron, ada pula anemia yang muncul selama masa kehamilan. Namun, apa pun bentuk anemianya, mencegah lebih baik dilakukan sejak dini sebelum terjadi pada diri Anda. Berikut ini cara pencegahannya yang perlu Anda perhatikan:

  • Konsumsi Makanan Mengandung Zat Besi

​(Foto : https://www.freepik.com/)

Pastikan asupan zat besi terpenuhi lewat makanan. Konsumsi makanan mengandung zat besi dapat membantu mengatasi anemia, seperti daging dan kerang. Selain itu Anda juga dapat mengonsumsi zat besi lain yang dapat diperoleh dari kacang-kacangan, dan sayuran.

  • Tingkatkan Asupan Vitamin C dan Folat

​​(Foto : https://www.freepik.com/)

Anda dapat mengonsumsi paprika, brokoli, jeruk, stroberi, nanas dan bayam yang mengandung vitamin C. Sedangkan folat bisa diperoleh dengan mengonsumsi pisang, roti, dan sereal.

  • Konsumsi Makanan yang Mengandung Vitamin B-12

​(Foto : https://www.freepik.com/)

​Tak hanya dapat mengatasi anemia, vitamin B-12 juga berfungsi untuk memaksimalkan penyerapan zat besi seperti halnya vitamin C dan folat. Vitamin B-12 bisa Anda dapatkan pada ikan seperti salmon, tuna, kerang-kerangan, telur, dan olahan susu seperti yogurt dan keju.

Selain memerhatikan 3 pokok vitamin di atas, Anda perlu memaksimalkan pencegahan anemia dengan mengonsumsi suplemen tambahan seperti K-Liquid Chlorophyll dan K-OmegaSqua Plus dari K-Link Indonesia.


K-Liquid Chlorophyll merupakan minuman kesehatan yang diperoleh dari proses ekstraksi tanaman hijau yang dikenal sebagai “bapak tanaman” yaitu Alfalfa. Kandungan vitamin dan mineral di dalamnya salah satunya zat besi efektif untuk membantu mengatasi anemia. Selain itu, kandungan klorofil di dalamnya mampu memperbaiki kualitas sel darah merah dengan cara membantu tubuh memproduksi cukup hemoglobin.

Tidak lupa lengkapi dengan K-OmegaSqua Plus yang diformulasi dari bahan-bahan terbaik seperti asam lemak omega-3 dari ikan salmon Norwegia, squalene dari minyak hati ikan hiu aizame serta vitamin D dan vitamin E. Squalene efektif meningkatkan kadar oksigen di dalam darah sehingga memperkecil risiko terjadinya anemia.

Jika Anda merasakan gejala anemia pada penjelasan di atas, segera atasi dengan mengonsumsi K-Liquid Chlorophyll dan K-OmegaSqua Plus. Konsumsi secara rutin untuk hasil terbaik. (Jabbar/Annisa/Rahma)

Artikel Rekomendasi: Mudah Lelah dan Pusing? Segera Ketahui Penyebabnya!