Sering Uring-uringan dan Mudah Lelah, Periksa Kualitas Tidurmu!

Pada umumnya durasi tidur orang dewasa sekitar 7-8 jam sehari. Tetapi bagi orang yang punya kesibukan segudang, tentu durasi tersebut sulit ditepati. Yang penting adalah kualitas tidur, bukan durasinya, benarkah?

Menurut para ahli, tidur disebut berkualitas jika memenuhi tiga syarat yaitu durasi tidur, kontinuitas dan kedalaman. Durasi tidur berarti berapa lama waktu tidur, idealnya 7-8 jam. Kontinuitas berarti tidur yang tidak terhenti selama durasi tidur. Sedangkan kedalaman tidur menujukkan tingkat kelelapan.

Jika durasi tidur 7 jam tetapi sering terbangun atau tidak lelap, belum dapat dikatakan sebagai tidur yang berkualitas. Sayangnya, banyak juga yang kualitas tidurnya buruk. Apakah Anda termasuk? Sekilas memang “hanya” masalah tidur. Tapi ternyata tidur yang berkualitas buruk itu punya dampak serius lho. Berikut ini dampak yang akan terjadi jika kualitas tidur Anda buruk:

(Foto : https://hellosehat.com)

  • Kurang konsentrasi


    (Foto : https://unsplash.com)

    Tidur yang tidak berkualitas bisa menurunkan konsentrasi pada keesokan harinya. Masih lumayan jika hanya melupakan hal-hal sepele seperti lupa menaruh kunci mobil (sepele tapi menjengkelkan, ya, apalagi jika sedang terburu-buru). Bagaimana jika harus membuat keputusan penting padahal sedang kurang konsentrasi?

  • Stres


    (Foto : Shutterstock.com)

    Stres dan kualitas tidur yang buruk ini bersifat bolak-balik. Stres bisa membuat susah tidur atau tidur tidak nyenyak. Sebaliknya, tidur yang tidak berkualitas dapat memicu produksi hormon yang menimbulkan stres.

  • Penuaan dini


    (Foto : https://unsplash.com)

    Anda tentu tidak mau kan mengalami penuaan dini? Lingkaran hitam di bawah mata alias mata panda dan kulit kusam akibat kurang tidur memang bisa ditutupi dengan makeup. Namun, itu hanya menutupi sementara, tidak menghilangkan masalah penuaan dininya.

  • Gangguan kesehatan


    (Foto : https://hellosehat.com)

    Ketika Anda tidur pulas, tubuh melakukan perbaikan fisik dari dalam. Seperti darah putih yang melakukan perbaikan pada kerusakan sel-sel di dalam tubuh. Jika kualitas tidur Anda buruk, maka tubuh akan lebih rentan sakit. Penyakit yang dapat timbul pun bukan hanya migrain tetapi juga obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, stroke hingga penyakit jantung dan kanker.

Agar tubuh Anda tidak sampai mengalami gangguan-gangguan serius seperti itu, yuk segera atasi masalah kualitas tidur. Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki kualitas tidur agar tubuh menjadi lebih sehat.

  • Memperhatikan Asupan Makanan dan Minuman
    Sebaiknya jangan tidur dengan perut kosong karena bisa membuat Anda terbangun gara-gara lapar. Sebaliknya, langsung tidur setelah makan pun tidak dianjurkan karena tidak baik untuk kesehatan. Begitu juga dengan minuman. Minum terlalu banyak menjelang tidur atau meminum minuman yang bersifat diuretik seperti teh bisa membuat kontinuitas tidur terganggu akibat rasa hendak buang air kecil.

  • Olahraga
    Berolahraga secara teratur dapat membuat tidur menjadi lebih berkualitas. Namun, perlu diperhatikan waktu berolahraganya. Hindari berolahraga menjelang tidur.

  • Menggunakan K-Aura Tudung
    K-Aura Tudung berbentuk seperti ciput yang biasa digunakan oleh perempuan muslimah sebagai dalaman hijab.  Meski begitu, K-Aura Tudung ini juga bisa digunakan oleh laki-laki.

Dibuat dari serat antibakteri yang ringan, halus dan elastis. Selain itu, dilengkapi juga dengan chip ion negatif. Chip ion negatif ini berfungsi untuk memperlancar aliran darah dan meningkatkan suplai oksigen di area kepala.

Pemakaian K-Aura Tudung secara teratur dapat meningkatkan kualitas tidur. Selain itu juga dapat membantu mengurangi sakit kepala dan migrain, mengurangi stres dan kelelahan, serta mengurangi bau dan gatal pada kulit kepala. Kualitas hidup dipengaruhi oleh banyak hal. Salah satunya adalah kualitas tidur. Ayo, segera perbaiki kualitas tidur Anda untuk hidup yang lebih sehat.