Pentingnya Menjaga Kesehatan dalam Menjalani Puasa Ramadan

Tak terasa, bulan suci Ramadan tinggal beberapa hari lagi, bulan mulia dan penuh keberkahan yang paling ditunggu-tunggu umat islam. Di mana segala kebaikan yang kita perbuat akan mendapat pahala berlipat ganda. Wajar jika kita berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Namun sudahkah kita mempersiapkan diri baik jasmani maupun rohani, agar saat Ramadan, kita dapat beribadah dengan maksimal?

Saat Ramadan, umat islam diwajibkan untuk menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh. Kesiapan fisik menjadi yang utama dalam hal ini. Perlu diketahui, puasa memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Dilansir dari Alodokter, salah satu penelitian menemukan bahwa seseorang yang berpuasa selama sebulan sekali memiliki risiko 58 persen lebih rendah terkena penyakit jantung daripada yang tidak.

Baca Juga: https://k-link.co.id/tetap-kuat-saat-puasa-dengan-5-tips-ini/

Seorang ahli juga berpendapat bahwa berpuasa dapat merangsang pelepasan BDNF (Brain-Derived Neurothropic Factor) di otak. Selain itu, menjalani puasa juga dapat mendetoksifikasi dan merontokkan racun-racun di dalam tubuh, sehingga terjadi percepatan peremajaan sel-sel dalam tubuh.

Selama berpuasa, mengatur asupan makanan saat sahur dan berbuka sangat penting. Hal ini demi menjaga kondisi fisik kita agar tetap kuat menjalani ibadah sebulan penuh. Jangan sampai di bulan Ramadan, justru kita jatuh sakit. Nah, untuk menanggulanginya, Anda perlu mengetahui beberapa tips sehat saat berpuasa berikut ini:

  • Minum yang Cukup


    (Foto : https://catatanmini.com)

    Minum air dengan cukup 1,5liter atau setara dengan 8-10 gelas perhari. Minum air yang cukup ini bertujuan untuk mengatasi hidrasi dalam tubuh.
  • Pola Makan Sehat


    (Foto : https://unsplash.com)

    Pola makan yang berubah saat berpuasa harus tetap diperhatikan agar tetap sehat. Jangan sampai ketika makan, buka puasa sebagai ajang balas dendam, sedangkan makan sahur malas-malasan karena dalam kondisi bangun tidur. Untuk menjaga pola sehat, makanan saat sahur dan buka harus memenuhi standar gizi yaitu 50 persen karbohidrat, 25 persen lemak, 10-15 persen protein serta vitamin dan mineral secukupnya.
  • Berbuka Secukupnya


    (Foto : https://img-s2.onedio.com)

    Untuk menjaga proporsi makan yang baik, makanlah secara bertahap, mulai dengan makan pembuka terlebih dahulu kemudian salat Maghrib lalu dilanjut makanan pokok.
  • Atur Waktu Olahraga



    Selama berpuasa, sebaiknya tidak melakukan olahraga yang terlalu keras. Anda juga perlu memilih waktu berolahraga yang tepat. Paling tidak, lakukanlah olahraga satu atau setengah jam sebelum berbuka puasa di sore hari.
  • Minum Vitamin


    (Foto : demandstudios.com)

    Selama berpuasa, umat islam dilarang mengonsumsi makanan maupun minuman mulai dari terbit fajar hingga waktu Maghrib. Pada saat itu, tubuh akan kekurangan air dan zat gizi, terutama vitamin dan mineral. Nah, mengonsumsi vitamin saat berpuasa adalah hal yang cukup penting karena dapat mencukupi kebutuhan mineral dan vitamin saat tubuh berhenti makan dan minum sementara waktu.

Untuk itu, K-Link Indonesia membantu Anda memenuhi kebutuhan food supplement selama berpuasa, Anda dapat mengonsumsi beberapa minuman seperti K-Liquid Chlorophyll, K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant, K-Honey 5 in 1 serta K-Desert Miracle Extra Virgin Olive Oil yang kaya akan nutrisi. Dengan mengonsumsi minuman tersebut, aktivitas puasa kita di bulan Ramadan bisa berjalan dengan baik dan optimal. (Jabbar/Rahma)

Artikel Rekomendasi: https://k-link.co.id/6-manfaat-dark-chocolate-untuk-kesehatan/