Notice: Trying to get property 'slug' of non-object in /var/www/k-link/src2/src/wp-content/themes/k-link-wordpress-theme/functions/wordpress-custom-single-category-template.php on line 14
Cukupi Kebutuhan Oksigen dalam Tubuh dengan Cara Ini – K-Link Indonesia

Cukupi Kebutuhan Oksigen dalam Tubuh dengan Cara Ini

Manusia memerlukan oksigen untuk bernapas. Jumlah oksigen yang cukup dalam tubuh membuat sel-sel menjadi sehat dan memberikan tenaga untuk menjalani aktivitas. Lalu, apa yang terjadi jika tubuh kekurangan oksigen? Apakah itu berbahaya?

Perlu Anda ingat, kekurangan oksigen dalam tubuh bukanlah hal yang bisa diabaikan. Ada beberapa gejala fisik yang dapat dirasakan oleh seseorang saat kekurangan oksigen atau dikenal dengan istilah hipoksia. Seperti mudah lelah, sering mengantuk, sulit berkonsentrasi, hingga kepala pusing. Penyebabnya, karena kadar oksigen dalam darah rendah (hipoksemia), sehingga darah tidak membawa cukup oksigen ke setiap jaringan. Akibatnya tubuh tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Baca Juga: Kesehatan Pencernaan Menentukan Daya Tahan Tubuh

​Selain hipoksemia, penyebab lain hipoksia yaitu adanya penyakit tertentu, salah satunya penyakit paru-paru. Kondisi paru-paru yang tidak bisa bekerja secara maksimal bisa menyebabkan defisit oksigen, atau kurangnya oksigen dalam tubuh. Kekurangan oksigen juga bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun, sehingga mudah terserang penyakit. Berikut ini 3 cara untuk memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh:


1. Cukupi Kebutuhan Air Putih

(Foto: https://www.freepik.com/)

Pastikan tubuh Anda terhidrasi dengan mencukupi kebutuhan air putih dua liter sehari. Ya, dehidrasi bisa mengakibatkan kurangnya oksigen dalam darah. Pastikan Anda selalu minum air dengan jeda paling lama dua jam, karena air membuat manfaat oksigen ke otak menjadi lancar.

2. Olahraga Rutin

Rutin berolahraga memberikan kontribusi pada peningkatan kadar oksigen dalam darah. Selain itu, aktivitas ini juga banyak manfaatnya, salah satunya melancarkan peredaran darah sampai ke pembuluh darah terjauh.

3. Perbanyak Konsumsi Sayuran

(Foto: https://www.freepik.com/)

​Sayuran tinggi akan zat besi yang penting untuk  tubuh. Zat besi adalah satu dari sekian banyak jenis mineral yang berperan dalam membantu darah menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Tanpa zat besi, tubuh akan kekurangan oksigen yang mana hal ini berdampak pada terganggunya fungsi tubuh. Anda bisa mengonsumsi sayuran hijau kaya oksigen seperti bayam, brokoli dan paprika hijau.

Mungkin tidak semua orang suka makan sayur, tapi demi kesehatan, Anda bisa mencoba makan sayur dengan cara yang berbeda, salah satunya dengan mengonsumsi K-Liquid Chlorophyll. Minuman kesehatan ini mengandung sari chlorophyll (zat hijau daun) dari daun Alfalfa (Medicago Sativa). Alfalfa dikenal sebagai salah satu tumbuhan yang bermanfaat untuk meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh.

Daun Alfalfa di dalamnya mengandung chlorophyll empat kali lebih banyak dibandingkan dengan jenis tanaman lainnya. Chlorophyll memiliki struktur kimia mirip dengan hemoglobin. Hal ini membuat mekanisme kerjanya juga mirip, seperti menjaga sel, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan oksigen di dalam tubuh.

K-Liquid Chlorophyll juga mengandung UIE (Unviverse Induce Energy) untuk memecahkan molekuk air dan oksigen, sehingga membuat kadar oksigen menjadi lebih banyak. Ya, tubuh pun akan lebih berstamina dan berenergi. Jangan sampai tubuh Anda kekurangan oksigen ya, mitra K-LINK. Pastikan asupan oksigen tetap terpenuhi dengan tips di atas, lengkapi juga dengan nutrisi sehat seperti K-Liquid Chlorophyll. (Angga/Jody/Rahma)

Artikel Rekomendasi: Cara Mudah untuk Cegah Gejala Vertigo