fbpx

Ternyata Ini Penyebab Tubuh Gemuk Saat Bulan Puasa

Berpuasa selain menghasilkan pahala juga berdampak baik pada kesehatan. Saat tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 13 hingga 14 jam, tubuh melakukan proses pembersihan racun, menurunkan tekanan darah tinggi, mengistirahatkan sistem pencernaan serta dapat mengurangi berat badan.

Turun berat badan saat berpuasa adalah nilai plus bagi mereka yang selama ini mengalami kesulitan menurunkannya. Namun pertanyaannya, apakah semua orang dapat menurunkan berat badan selama berpuasa? Jawabannya tidak. Saat berpuasa, beberapa orang mengalami kenaikan berat badan bahkan lingkar perut semakin luas dengan bentuk semakin membuncit. Penyebabnya beragam seperti salah mengatur asupan yang masuk saat sahur dan berbuka, tidak olahraga, dan terlalu banyak ngemil tak sehat saat malam hari.

Berikut ini penyebab tubuh gemuk saat bulan puasa:

Baca Juga: https://k-link.co.id/ini-waktu-tepat-minum-susu-saat-bulan-puasa/

  • Salah Menu Sahur


    (Foto : https://unsplash.com/)

    Salah menu saat sahur dapat berakibat buruk untuk tubuh. Menu yang tepat untuk sahur adalah komposisi nutrisi lengkap seperti karbohidrat, protein, lemak, serat, kalsium dan vitamin. Pilihlah makanan yang mengandung nutrisi tersebut.

    Ada beberapa makanan yang perlu dihindari saat sahur karena efeknya membuat cepat lapar. Makanan kaleng yang banyak mengandung pengawet dan kopi sebaiknya dihindari. Kedua asupan ini dapat membuat tubuh cepat lapar.



    Sebaiknya, konsumsi susu penuh nutrisi,  K-C Susu Skim Bubuk dengan kandungan rendah lemak. Susu kolostrum ini mengandung leptin dan IGF-1 yang dapat membantu mengendalikan nafsu makan dan mengatur lemak menjadi energi yang dapat digunakan. Sehingga perut terasa kenyang lebih lama tanpa mengakibatkan naik berat badan. K-C Susu Skim Bubuk menjadi susu yang tepat sebagai menu pendamping saat sahur.
  • Berlebihan Saat Buka Puasa


    (Foto : https://unsplash.com/)

    Menjelang sore hari biasanya orang sudah menyiapkan menu untuk berbuka puasa. Melihat banyaknya pilihan takjil dan menu makanan yang beragam mengirim sinyal ke otak untuk melahap semuanya.

    Tanpa disadari, komposisi pada minuman manis, kue yang mengandung santan dan makanan berat yang di goreng jika berlebihan akan berdampak buruk pada tubuh. Makanan jenis ini membutuhkan waktu lama untuk dicerna serta dapat meningkatkan produksi asam lambung. Jika mengonsumsi makanan ini secara berlebihan dapat membuat tubuh semakin gemuk. Pilihlah makanan yang manis seperti kurma, air kelapa, pisang, anggur, apel atau pir.  Buah tersebut membantu kadar gula darah turun selama berpuasa serta membat tubuh tidak lemas.
  • Ngemil Tak Sehat Pada Malam Hari


    (Foto : https://unsplash.com/)

    Setelah selesai shalat tarawih, keinginan untuk ngemil bahkan makan berat biasanya terjadi. Alhasil banyak yang ngemil sebagai balas dendam seharian tidak mengonsumsi makanan. Camilan yang banyak mengandung pengawet dan gula menjadi favorit. Parahnya setelah ngemil, mereka langsung tidur padahal camilan yang masuk ke tubuh belum terserap dengan baik. Hal ini dapat menganggu kualitas tidur. Jarak antara makan dan tidur sebaiknya 2 jam.

Itulah tiga penyebab yang membuat kebanyakan orang gagal turun berat badan saat berpuasa. Anda tidak akan mengalami kenaikan berat badan jika mengaplikasikan pola makan dan menu yang tepat saat berpuasa. Jangan lupa lengkapi juga kebutuhan nutrisi saat berpuasa dengan K-C Susu Skim Bubuk, selamat berpuasa! (Isti/Jody)

Artikel Rekomendasi: https://k-link.co.id/hati-hati-ini-dampak-kurangnya-kalsium-pada-anak/