Punya Alergi Makanan? Atasi dengan Cara Ini

Berbagai masalah kesehatan seringkali berawal dari makanan, karena makanan berfungsi sebagai sumber zat gizi untuk kehidupan. Tak heran pakar gizi mengatakan bahwa derajat kesehatan seseorang tergantung dari apa yang dimakan, termasuk juga alergi. 

Akan tetapi apakah Anda mengerti apa itu alergi sesungguhnya? Benarkah alergi itu hanya reaksi sesaat? Mendengar kata alergi biasanya sebagian orang langsung akan berhati-hati terhadap makanan, padahal jika sikap ini berlebihan justru bisa menyebabkan kekurangan zat gizi tertentu. Setidaknya ada 3 jenis reaksi tubuh ketika mengonsumsi makanan, simak ulasan di bawah ini yuk!

Baca Juga: https://k-link.co.id/4-rahasia-kulit-tetap-cantik/

  • Food Adaptation (Adaptasi Terhadap Makanan)
    Reaksi tubuh yang terkadang muncul saat mengonsumsi makanan yang baru, atau dalam waktu lama tidak pernah dikonsumsi adalah menyerupai gejala-gejala alergi. Akan tetapi reaksi ini terjadi karena tubuh melakukan penyesuaian terhadap zat-zat yang masuk, dan akan reda seiring dengan mekanisme tubuh melakukan penyesuaian secara alami.
  • Food Intolerance / Food Sensitivity (Sensitif Terhadap Makanan)
    Reaksi tubuh terhadap makanan yang sifatnya berulang, tidak mengenakkan, tetapi tidak berhubungan dengan aspek psikologis dan daya tahan tubuh (imunologis). Sebagai contoh adalah laktosa intoleran, reaksi terhadap kafein dan reaksi lainnya.
  • Food Allergy / Food Hypersensitivity (Alergi Terhadap Makanan)
    Yaitu reaksi fisik terhadap makanan yang dapat berulang, berhubungan dengan daya tahan tubuh (imunologis) yang tidak normal. Sebagai contoh rasa gatal pada orang tertentu ketika mengonsumsi telur dan makanan lain.

Alergi makanan dialami bagi mereka yang memang mempunyai bakat (intrinsic allergic potency). Namun, alergi juga dapat terjadi karena faktor umur, jenis kelamin, pola makan dan jenis makanan awal yang diberikan saat masih bayi.  Alergi terhadap makanan bisa muncul pada organ-organ pencernaan (mencret, sembelit), pada hidung, telinga dan tenggorokan (hidung tersumbat, beringus, hidung gatal), dan kulit (dermatitis, bengkak).

Alergi umumnya terjadi pada anak-anak dan sebagian kecil orang dewasa. Reaksi tubuh terhadap makanan juga sangat dipengaruhi oleh kondisi daya tahan tubuh. Menjaga daya tahan tubuh tetap sehat adalah antisipasi yang penting untuk mengurangi kemungkinan terjadinya reaksi tubuh yang tidak diinginkan terhadap makanan.


Minuman kesehatan seperti K-Vit C Plus Teavigo terbukti efektif membantu menjaga daya tahan tubuh tetap prima. Kandungan antioksidan EGCG dan Vitamin C memberikan efek sinergis terhadap sistem pertahanan tubuh. Selain itu ada K-C Susu Skim Bubuk yang sangat bermanfaat untuk sistem kekebalan, karena kualitas sistem imun berasal dari kolostrum yang ada di dalamnya. Yuk, cegah alergi dengan pilihan produk berkualitas dari K-LINK. Pastikan selalu ada K-Vit C Plus Teavigo dan K-C Susu Skim Bubuk untuk kualitas kesehatan tubuh yang lebih baik!



(Jabbar)