Jelang New Normal, Waspada Terhadap Penyakit Faringitis

Di masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tentu membuat kita harus lebih esktra dalam menjaga kesehatan. Dikutip dari laman resmi covid19.go.id, Indonesia mencatat jumlah kasus tertinggi di ASEAN pada Rabu (17/06/2020) dengan 41.431 positif, dan jumlah tersebut masih terus bertambah hingga saat ini. Selain COVID-19, Anda juga perlu mewaspadai penyakit faringitis yang disebabkan oleh bakteri dan virus.

Terkait dengan kehidupan baru setelah pandemi, tentu membuat masyarakat akan hidup dengan cara yang berbeda dari sebelumnya. Misalnya, lebih peduli tentang kesehatan lingkungan dengan menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari demi mencegah timbulnya berbagai penyakit dan penyebaran virus dan bakteri.

Mencuci tangan merupakan hal yang paling sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit masuk ke dalam tubuh. Hal ini disebabkan karena pada tangan terdapat mikroorganisme penyebab penyakit seperti virus dan kuman. Yuk, kenali apa itu penyakit faringitis.

Baca Juga: Lansia Rentan COVID-19, Tingkatkan Kekebalan Tubuh dengan Cara Ini

Apa Itu Faringitis?

Faringitis atau sakit tenggorokan merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Faringitis terjadi ketika selaput lendir yang melapisi bagian belakang tenggorokan mengalami peradangan. Peradangan ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan, kekeringan, hingga kesulitan menelan. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus atau infeksi bakteri streptococcus.

Apa yang Menyebabkan Seseorang Terkena Faringitis?

Sebagian besar kasus faringitis disebabkan karena infeksi virus dan bakteri, atau penyebab lainnya karena alergi, toksin, atau cedera. Pada kasus faringitis yang disebabkan karena virus dan bakteri, kuman tersebut berusaha merusak lapisan tenggorokan, sehingga menimbulkan reaksi radang. Selain itu, juga dapat menyebabkan gangguan sistem imun yang mengakibatkan sistem imun merusak jatung dan ginjal.

Apa Saja Gejalanya?

Faringitis yang disebabkan oleh infeksi virus, biasanya ditandai dengan adanya gejala batuk atau pilek yang muncul secara mendadak dan disertai dengan demam. Sementara, pada faringitis yang disebebkan oleh bakteri streptococcus akan menimbulkan keluhan seperti pilek, susah menelan, amandel bengkak, kelelahan dan sakit kepala. Tak jarang, muntah-muntah atau adanya pembesaran kelenjar getah bening di daerah leher akan terjadi jika penyakit tersebut tidak ditangani dengan serius.

Bagaimana Pengobatan Faringitis?

Sebagian besar kasus faringitis tidak berbahaya dan umumnya dapat sembuh dengan menjaga pola makan sehat dan menjaga kebersihan diri. Namun yang paling penting adalah beristirahat dengan cukup, mengonsumsi makanan bergizi, dan minum air putih setidaknya 2 liter per hari. Untuk menjaga diri dari tertularnya virus dan bakteri penyebab faringitis, Anda dapat mengonsumsi suplemen kesehatan sebagai tambahan seperti K-Liquid Chlorophyll, K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant dan K-Sauda VCO.

a

​(Pic: https://k-link.co.id)

Ketiga suplemen tersebut aman bagi kesehatan karena mengandung bahan alami yang baik bagi kesehatan tubuh. K-Liquid Chlorophyll yang dikenal sebagai minuman kesehatan yang mampu menghambat perkembangan bakteri pada penderita faringitis, karena memiliki kandungan senyawa aktif klorofil yang bersifat antibakteri. Selain itu, minuman ini memiliki kandungan vitamin A yang mampu memaksimalkan pemulihan dan mengurangi risiko terjangkit faringitis.

Anda pasti sudah tahu kan kalau habbatussauda memiliki banyak manfaat bagi tubuh? Ya, kandungan dari K-Sauda VCO salah satunya berbahan habbatusauda, serta coconut oil dan vitamin E. Semua kandungan yang terdapat pada suplemen ini mampu menghambat penyebaran virus ke dalam tubuh serta dapat mencegah pengikatan protein virus ke membrane sel, sehingga sangat efektif untuk mengatasi dan mencegah faringitis.

Satu lagi, K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant juga memiliki kandungan yang mampu melindungi sel dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, lho. Suplemen yang mengandung spirulina ini memiliki bahan nutrisi seperti karbohidrat kompleks, protein, lemak baik, vitamin A, B, C, dan E yang manfaatnya tidak perlu diragukan lagi.

Dari penjelasan di atas, pastikan Anda paham dan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa new normal ini ya, mitra K-LINK. Dan pastikan konsumsi K-Liquid Chlorophyll, K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant dan K-Sauda VCO agar daya tahan tubuh tetap terjaga dan terhindar dari penyakit faringitis. (Angga/Annisa/Rahma)

Artikel Rekomendasi: Dampak Buruk Asap Kendaraan yang Sebabkan Radikal Bebas