Stop Kebiasaan Buruk yang Bikin Rusak Kulit Wajah!

Kadang banyak kebiasaan yang menjadikan kulit wajah kita justru menjadi turun kualitasnya. Dan seringnya, karena kebiasaan itu, kita merasa bahwa hal-hal yang harusnya dihindari malah jadi lupa untuk ditinggalkan dari rutinitas sehari-hari.

Coba kita cek 3 kebiasaan buruk yang menyebabkan kulit wajah rusak berikut:

  • Tidak Menggunakan Tabir Surya (Foto : https://www.roswellpark.org)Joshua Zeichner seorang Ahli Dermatologi mengatakan, hal utama untuk menjaga kulit agar awet muda dan sehat adalah memakai tabir surya. Karena paparan sinar UV menyebabkan radikal bebas yang merusak kolagen, elastin dan sel-sel kulit. Faktanya, paparan sinar matahari, juga menyebabkan munculnya tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan, bintik hitam dan perkembangan kanker kulit. Paparan sinar matahari dalam jumlah sedikit setiap hari akan bertambah seumur hidup. Kolagen dan elastin adalah protein dalam tubuh yang membuat kulit tetap kuat dan kenyal. Laporan riset dari Australia meneliti 900 orang selama empat tahun menemukan, mereka yang menggunakan tabir surya dengan benar, 24 persen lebih rendah mengalami penuaan dini dibandingkan yang tidak menggunakannya. Riset dermatologi menemukan penggunaan SPF selama 30 minggu selama 12 jam cukup untuk memperbaiki tanda-tanda kerusakan kulit karena sinar UV, seperti memperbaiki tekstur dan pigmentasi yang tak merata.
  • Kurang Tidur(Foto : Shutterstock)Banyak yang belum tahu bahwa tidur yang cukup bisa membuat kita awet muda! Jadi sel-sel kulit kita berfungsi sesuai ritme sirkadian. Ini mirip siklus tidur dan bangun yang membuat kita lelah di malam hari dan membangunkan kita di pagi hari. Jadi pada malam hari, sel-sel untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi selama siang hari, seperti radiasi sinar matahari atau polusi. Nah, melewatkan tidur malam akan menghentikan seluruh proses ini, dan membuat kulit tidak bisa bersiap untuk hari berikutnya. Kebayang gak kulit menjadi stres dan tidak dapat menyelesaikan proses perbaikan. Ini yang menyebabkan sel kurang sehat dan mengalami penuaan dini. Solusinya? tidur 8 jam setiap malam. Jangan lupa memakai pelembap untuk seluruh tubuh agar kulit tidak mengalami dehidrasi selama tidur. Kulit kering dan meradang tidak dapat berfungsi dengan baik dan membatasi kemampuannya untuk menyembuhkan dirinya sendiri dalam semalam. Terbukti sudah bahwa tidur adalah hal paling penting dalam menjaga kesehatan kulit.
  • Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula(Foto : https://media1.s-nbcnews.com)Mengonsumsi gula terlalu banyak menyebabkan glycation, sebuah proses dimana molekul gula menempel pada kolagen atau blok bangunan utama kulit. Ini membuat kolagen mengeras dan kurang lentur yang menyebabkan kerutan dini. Selain itu, American Dental Association mengatakan minuman manis berwarna seperti soda dan kopi manis juga dapat merusak dan menodai gigi yang membuat kita nampak lebih tua. Kebayang ga ternyata yang manis-manis justru banyak mengandung risiko untuk kesehatan kulit wajah! Jadi makanan mengandung gula, seperti roti putih, es krim dan keripik kentang, dapat menyebabkan berbagai masalah pada kulit. Karena kadar gula yang tinggi dapat memicu peradangan dan jerawat. Bekas jerawat juga menyebabkan jaringan parut permanen, baik dalam bentuk benjolan yang tertekan atau terangkat di kulit karena kolagen yang rusak. Saat jerawat hilang, bisa menimbulkan tanda-tanda coklat dan merah mirip bintik-bintik matahari yang membuat kita terlihat lebih tua. Meski bisa memudar dari waktu ke waktu, namun tidak menjamin jerawat hilang selamanya.

K-Link menghadirkan Black Jam Original Raw untuk membantu kulit wajah dari kebiasaan yang merusak. Bebas dari 7 bahan kimia seperti pewarna buatan, oil, paraben, ethanol, benzophenone, benzyl alcohol, dan triethanolamine. Juga memiliki water block system sebuah daya polimer (seperti kantong air) dan nutrisi dari 100 bahan alami mengisi kelembapan pada kulit dan menjaga kandungan airnya tetap di jaringan kulit. Melembapkan dan terjaga sampai dengan 150 jam. Filler effect mengisi ruang kulit yang kosong untuk mengurangi kerutan wajah. Anti-aging effect meningkatkan elastisitas, mengurangi kerutan, mencerahkan, mengencangkan dan mengurangi kemerahan akibat sinar UV atau iritasi.