Puasa Bebas Dehidrasi, Begini Aturan Minum Air Putih yang Tepat

Air putih merupakan cairan penting untuk mengatasi dahaga Anda selama bulan suci Ramadan agar terhindar dari dehidrasi. Sayangnya, banyak orang mengabaikan minum air putih saat berbuka puasa, dan justru lebih memilih untuk mengonsumsi minuman manis. 

Kekurangan asupan cairan (dehidrasi) dalam tubuh menjadi kondisi yang rentan terjadi saat berpuasa. Pasalnya, tubuh tidak minum dan tidak mendapat asupan cairan selama kurang lebih 12 jam. Saat berpuasa pun banyak orang masih harus melakukan aktivitas seperti hari biasa. Hal ini dapat meningkatkan risiko dehidrasi.

Ya, kurangnya asupan cairan saat puasa dapat menimbulkan efek samping seperti sakit kepala, kelelahan, sembelit, dan kulit kering. Pada kasus dehidrasi yang parah, seseorang bisa saja mengalami komplikasi serius, salah satunya masalah pada ginjal. Saat jam puasa berakhir, segera ganti cairan dalam tubuh Anda dengan mengonsumsi air putih. Dengan begitu cairan dalam tubuh Anda bisa terpenuhi kembali.

Baca Juga: https://k-link.co.id/sakit-maag-lakukan-cara-ini-agar-puasa-ramadan-tetap-lancar/

Dengan menerapkan cara ini, Anda dapat mencukupi asupan cairan yang dibutuhkan selama berpuasa seharian penuh. Puasa bebas dehidrasi dengan 3 aturan minum air putih yang tepat berikut:

  • Dua Gelas Air Putih saat Buka Puasa Anda wajib mengonsumsi air putih saat jam buka puasa tiba. Air putih yang Anda minum saat berbuka dapat mengatasi dahaga seharian penuh karena puasa dan aktivitas. Imbangi waktu minum air putih selama berbuka puasa menjadi satu gelas sebelum salat maghrib, dan satu gelas lagi setelah azan maghrib. Dengan begitu sudah cukup untuk mencegah dehidrasi pada tubuh Anda.​
  • Empat Gelas Air Putih di Malam Hari Anda dapat meminum empat gelas air putih di malam hari, atau sekitar jam 20.00 ke atas hingga waktu tidur. Dengan begitu, Anda dapat benar-benar menjaga tubuh dari masalah dehidrasi. Pastikan tidak minum air putih terlalu berdekatan atau hanya dalam sekali waktu. Dengan begitu, tubuh akan bisa lebih mudah memproses makanan dan membuat pencernaan menjadi lebih lancar.​
  • Dua Gelas Air Putih ketika Sahur Mengonsumsi air putih saat sahur sama dengan saat berbuka, yaitu dua gelas. Baiknya minum satu gelas air putih saat akan makan makanan sahur, dan satu gelas lagi saat waktu imsak hampir datang. Dengan pembagian ini, Anda dapat menjalankan aktivitas puasa di siang hari dengan lebih kuat dan bersemangat. Cara ini juga bisa melancarkan pencernaan dan membuang racun yang ada dalam tubuh Anda.

Usahakan untuk memilih air yang tidak hanya bersih, tapi juga menyehatkan seperti air putih yang telah diperkaya dengan hidrogen. Untuk mendapatkan air hidrogen, Anda memerlukan alat yang dikenal dengan nama hidrogen generator seperti K-Link Hydrogen Water Generator mini. Ini merupakan mesin praktis untuk membantu proses penguapan air hingga mengandung molekul hidrogen tinggi yang baik untuk dikonsumsi.

Kandungan hidrogen terlarutnya mencapai 1.000 ppb, serta didukung teknologi dan material berkualitas tinggi dari Korea Selatan. Cukup pasang K-Link Hydrogen Water Generator mini pada botol minum kemasan apa saja, isi daya dengan powerbank atau pengisi daya lain sebagai sumber listrik, tunggu hingga 8 menit dan air berhidrogen siap dikonsumsi.

Yuk, kembalikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa dengan K-Link Hydrogen Water Generator mini, puasa bebas dehidrasi! (Jabbar/Jody)

Artikel Rekomendasi: https://k-link.co.id/ini-peran-air-hidrogen-dalam-menjaga-imunitas/

Tag: