3 Aktivitas Pemicu Klaster Keluarga yang Harus Diwaspadai

Jumlah kasus positif Virus Corona (COVID-19) di Indonesia sudah menembus angka 200.000 lebih. Ancaman serius pandemi ini juga sudah memasuki unit sosial terkecil, yaitu unit keluarga. Sedikit demi sedikit kasus klaster keluarga terus bermunculan, khususnya di Tanah Air.

Klaster keluarga sendiri bisa terjadi saat seorang anggota keluarga terpapar Virus Corona lalu menularkan virus yang ia bawa ke anggota keluarga lainnya. Akibatnya, satu rumah tangga terinfeksi Virus Corona saat berada di rumah sendiri. Dilansir dari Pandemic Talks, berikut ini beberapa aktivitas yang diduga bisa memicu klaster keluarga, simak ulasannya!

Baca Juga: Gejala Virus Corona Bisa Menjadi Berat Karena 3 Hal Ini

1. Membiarkan anak-anak bermain di luar rumah tanpa protokol kesehatan

Hati-hati! Anak-anak juga bisa menjadi carrier virus. Perlu Anda ketahui juga pemahaman anak-anak tidak sekuat orang dewasa. Anak-anak juga berpotensi 3 kali lipat menyentuh benda sembarangan daripada orang dewasa.

​2. Kegiatan berkumpul warga

Kegiatan perkumpulan ini berpotensi tularkan virus corona, di antaranya saling mengunjungi rumah sesama warga, arisan, acara silaturahmi warga, rapat warga, perayaan hari besar negara atau agama, kegiatan musik, kegiatan olahraga bersama, kegiatan penyuluhan dan masih banyak lagi.

​3. Melakukan liburan, piknik atau jalan-jalan ke tempat publik yang ramai

Kegiatan liburan, piknik atau jalan-jalan berpotensi membawa virus saat kembali ke lingkungan rumah atau warga. Sebaiknya kegiatan keluarga tetap dilakukan di rumah, yang lebih aman dan sehat.

Untuk mencegah meluasnya klaster keluarga, sebisa mungkin di rumah saja, sehingga meminimalisir terjadinya penularan COVID-19. Saat terpaksa keluar rumah, ingat gunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan. Perlindungan diri dengan menjaga daya tahan tubuh juga harus Anda tingkatkan, seperti mengonsumsi makanan sehat ditambah dengan asupan suplemen seperti Organic K-BioGreen, K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant, K-C Susu Skim Bubuk dan K-Ayurveda AyuLax.


Kandungan serat pada Organic K-BioGreen membantu melancarkan BAB. Hal ini menjadikan saluran cerna lebih sehat, sehingga berdampak pada sistem imunitas lebih optimal. Kedua ada K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant. Nutrisi vitamin A, B kompleks, C, E, mineral magnesium, selenium dan pigmen beta karoten di dalamnya menjadi kombinasi untuk membantu tubuh melawan radikal bebas, sehingga imunitas bisa tetap terjaga.


Susu rendah lemak K-C Susu Skim Bubuk juga siap optimalkan daya tahan tubuh Anda, lho. Kandungan kolostrum pada susu ini membantu merangsang sel b dan sel t untuk membentuk imunoglobulin G (IgG) yang merupakan antibodi alami untuk meningkatkan sistem imun. Maksimalkan juga penyerapan nutrisi tubuh dengan K-Ayurveda AyuLax. Suplemen ini membantu melancarkan BAB, sehingga mengoptimalkan detoksifikasi untuk membersihkan pencernaan dan memaksimalkan penyerapan nutrisi.


Jangan bawa transmisi virus ke rumah, keluarga dan lingkungan sosial Anda. Yuk, tetap sehat dengan pilihan suplemen yang tepat seperti Organic K-BioGreen, K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant, K-C Susu Skim Bubuk dan K-Ayurveda AyuLax. (Angga/Jody)

Artikel Rekomendasi: Cegah COVID-19, Lakukan Cara Ini Usai Bepergian ke Luar Rumah