Memahami Manfaat Beta Karoten Sebagai Antioksidan

Kata beta karoten mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Beta karoten adalah molekul antioksidan atau senyawa alami tumbuhan yang menjadi bentuk awal dari vitamin A. Seperti diketahui, vitamin A sangat diperlukan untuk kesehatan kulit, sistem imun hingga kesehatan mata.

Antioksidan yang satu ini punya peran sebagai pemberi pigmen berwarna oranye pada sayuran dan buah-buahan. Beberapa jenis sayuran dan buah-buahan yang tinggi beta karoten di antaranya wortel, labu, pepaya dan buah-buahan yang memiliki warna oranye dan merah.

Beta karoten memiliki banyak khasiat jika dikonsumsi dengan tepat. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini manfaat beta karoten yang perlu Anda ketahui:

Baca Juga: Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan

1. Menangkal Radikal Bebas Penyebab Penyakit

​​(Foto: ​https://www.gooddoctor.co.id)

Beta karoten mampu melawan radikal bebas berlebih yang menjadi pemicu kerusakan sel. Beberapa studi menemukan, seseorang yang rutin mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang tinggi beta karoten berisiko kecil mengalami berbagai penyakit infeksi, seperti kanker dan penyakit jantung.

​2. Membantu Memperlambat Penurunan Kemampuan Otak

​​(Foto: ​https://www.freepik.com)

Penelitian dari Harvard Medical School mengungkapkan, orang yang rutin mengonsumsi suplemen beta karoten berisiko kecil untuk mengalami penurunan kemampuan kognitif. Meski begitu, perlu diketahui bahwa khasiat beta karoten tersebut berpotensi bisa dinikmati untuk konsumsi suplemen jangka panjang, bukan jangka pendek.

​3. Melindungi Kulit

​​(Foto: ​https://www.freepik.com)

Metabolisme beta karoten berlangsung di berbagai organ, termasuk kulit. Banyak penelitian telah menemukan bahwa itu membantu mencegah pembentukan eritema imbas UV, atau iritasi kulit dan kemerahan. Walaupun tidak bisa dibandingkan dengan khasiat tabir surya, ada bukti bahwa beta karoten dapat melindungi kulit terhadap sengatan matahari dengan meningkatkan pertahanan basal terhadap kerusakan kulit yang disebabkan oleh sinar UV.

​4. Menurunkan Risiko Degenerasi Makula

​​(Foto: ​https://www.freepik.com)

Degenerasi makula merupakan gangguan mata yang memengaruhi penglihatan, biasanya disebabkan karena faktor usia. Menurut ahli, konsumsi beta karoten yang dikombinasikan dengan vitamin C, vitamin E, zinc, dan tembaga membantu menurunkan risiko keparahan penyakit ini hingga 25%. Ya, sifat antioksidan pada beta karoten mampu memperlambat gejala degenerasi makula.

Itu lah beberapa manfaat beta karoten yang perlu Anda ketahui. Selain pada sayuran dan buah-buahan, kebaikan beta karoten juga bisa Anda temukan pada suplemen seperti K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant. Suplemen makanan tambahan ini berasal dari spirulina (ganggang hijau biru) yang dikembangkan di Earthrise Farm, California.


Jika dibandingkan, setengah matang pepaya mengandung beta karoten sebanyak 8.867 IU, setengah mangkok wortel 7.250 IU, setengah matang kangkung 6.000 IU dan 50 tab chlorella 5.000 IU. Sementara itu, K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant memiliki kandungan beta karoten sebanyak 23.000 IU.

Tidak hanya itu, pigmen phycocyanin dan enzim SOD pada suplemen ini juga tinggi antioksidan, yang mampu bekerja menangkal radikal bebas penyebab penyakit dan membantu menjaga sistem imun. Yuk, penuhi asupan beta karoten agar tubuh sehat dan terhindar dari penyakit. Kebaikan beta karoten dan nutrisi lainnya ada pada K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant. (Angga/Jody/Rahma)

Artikel Rekomendasi: Perlu Detoks, Begini Tanda-tanda Tubuh Kelebihan Racun