Hati-hati! Perut Buncit Ancam Kesehatan

Rata-rata pria dewasa usia 25 tahun ke atas  memang cenderung memiliki perut yang membuncit. Sayangnya hal ini ternyata dianggap sebagai hal yang normal. Padahal perut yang membuncit bagi pria dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang berbahaya.

Pakar kesehatan menyebutkan jika perut yang membuncit pada pria dapat menjadi faktor utama pemicu penyakit Obstructive Sleep Apnea (OSA), atau berhentinya nafas saat tidur.Permasalahan ini disebabkan oleh banyaknya tumpukan lemak visceral yang membuat perut menjadi buncit. Lemak visceral pada tubuh pria menjadi pemicu utama meningkatnya risiko penyakit jantung dan diabetes.

Baca Juga: https://k-link.co.id/perut-buncit-sumber-penyakit/

Apa itu Visceral Fat? Visceral Fat atau intra-abdominalfat adalah lemak yang berada di rongga perut, menempel dengan organ dalam. Penelitian menunjukkan bahwa pola hidup tidak sehat berpengaruh pada kadar lemak. Seperti mengonsumsi makanan berlemak tanpa diimbangi dengan olahraga, menjadi salah satu penyebab timbunan Visceral Fat.

Selain itu terdapat faktor lain yang memengaruhi kadar atau jumlah Visceral Fat berlebih, diantaranya:

  • Kebiasaan Makan


    (Foto : https://unsplash.com)

    Kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak tanpa diimbangi dengan serat dan mineral lainnya sangat berpengaruh terhadap kemunculan belly fat alias lemak di perut. Semua makanan tidak akan langsung dicerna, namun akan ditimbun menjadi lemak, salah satunya tertimbun pada bagian perut, sehingga menyebabkan perut Anda mengalami buncit, dan menyebabkan banyaknya lemak yang menumpuk pada bagian perut.

  • Pola Tidur


    (Foto : https://unsplash.com)

    Pola tidur juga berpengaruh. Ketika tidur tubuh akan beristirahat, jangan langsung tidur setelah makan. Bahaya tidur setelah makan dapat menyebabkan risiko alami timbunan lemak di perut semakin bertambah. Tunggulah beberapa saat setelah makan, sebelum pergi tidur.

  • Gaya Hidup Tidak Sehat


    (Foto : https://unsplash.com)

    Bahaya junk food, alkohol dan jenis makanan tidak sehat lainnya juga sangat berpengaruh terhadap kemungkinan tubuh mengalami timbunan lemak di perut. Cara paling ampuh untuk mencegahnya adalah dengan menjaga asupan makanan yang mengandung kalori. Sebisa mungkin hindari konsumsi junkfood dan juga minuman beralkohol.

  • Kurang Bergerak dan Olahraga


    (Foto : Shutterstock.com)

    Duduk di depan komputer seharian berpotensi sebabkan timbunan lemak di perut. Karena itu, usahakan untuk mencari kegiatan yang banyak menuntut gerakan tubuh seperti senam, berjalan kaki dan juga berbagai macam kegiatan lainnya untuk pembakaran kalori.

Memiliki bentuk tubuh yang ideal menjadi dambaan banyak orang. Namun tidak semua orang berhasil mencapainya. K-LINK memiliki solusi untuk para pria yang memiliki perut buncit akibat penumpukkan Visceral Fat. Cocok untuk Anda yang tidak memiliki waktu untuk olahraga dan sulit untuk mengontrol makanan, yaitu K-I Men Fit.


K-I Men Fit merupakan kaos dalam berteknologi yang mengandung beberapa komponen penting untuk membantu pembakaran lemak di rongga perut, sekaligus pembentukkan masa otot perut lebih maksimal. Sinar infra merah dari batu tourmaline di dalamnya dapat membantu melancarkan aliran darah, meningkatkan metabolisme dan membakar lemak hingga ke lapisan paling dalam.

K-I Men Fit bermanfaat juga untuk meningkatkan aliran darah, pembentukan masa otot perut dan juga sebagai penangkal radikal bebas. Dapatkan perut idaman jauh dari obesitas. Gunakan K-I Men Fit untuk pembakaran lemak tubuh Anda. Yuk, katakan selamat tinggal pada perut buncit! (Angga/Jody)

Artikel Rekomendasi: https://k-link.co.id/cegah-obesitas-pada-anak/