5 Tips Lindungi Diri dari Paparan Polusi agar Tidak Mudah Sakit

Paparan polusi termasuk polusi udara menjadi salah satu kerugian yang harus dihadapi sebagian orang yang tinggal di kota besar. Kendaraan bermotor disebut menjadi sumber polusi yang signifikan, salah satunya di Jakarta.


Semenjak pelonggaran PPKM di beberapa daerah, volume kendaraan di jalanan pun kembali meningkat. Dilansir dari Hellosehat, paparan polusi yang terhirup, dampak dan gangguan kesehatannya berbeda satu sama lain. Seperti dapat memengaruhi sistem pernapasan (paru-paru), dan sistem peredaran darah tubuh, seperti diare, malaria, dan radang paru atau pneumonia. Perlu diketahui, saat tubuh terkontaminasi paparan polusi dan beberapa bagiannya mengalami gangguan kesehatan, maka imun tubuh juga akan menurun. Akibatnya, tubuh jadi mudah sakit.

Baca Juga: Perokok Wajib Tahu! Ini 5 Makanan dan Minuman Pembersih Paru-Paru

Meski tidak mengurangi paparan polusi secara menyeluruh, setidaknya 5 tips ini bisa membantu lindungi diri dari paparan polusi agar tidak mudah sakit:

1. Mulai Rutinitas di Pagi Hari

Ozon umumnya terendah saat sekitar jam 6-10 pagi, dan meningkat sepanjang hari sebagai pembatas sinar matahari yang semakin terik karena hidrokarbon dari gas buang kendaraan bermotor, telah berubah menjadi asap. Ya, menikmati udara pagi yang segar dan masih belum banyak terpapar polusi tentu sangat baik.

2. Gunakan Masker dengan Tepat

Tidak hanya saat pandemi saja, gunakan masker secara tepat dengan menutupi bagian hidung dan mulut hingga ke dagu. Selain cara pemakaian yang harus sempurna, masker yang digunakan pun harus bisa melindungi pernapasan. Pastikan pakai masker medis atau masker kain 3 lapis.

3. Hindari Berada di Luar Ruangan saat Lalu Lintas Padat

Paparan polusi akan semakin berbahaya saat lalu lintas padat. Ditambah dengan sinar matahari yang membuat udara semakin kering, pengapnya udara yang tidak sehat di sekitar akan semakin terasa. Sebisa mungkin hindari keluar rumah atau berada di luar ruangan ketika jam sibuk seperti ini. Jika tidak ada kepentingan yang mendesak, lebih baik untuk tetap di dalam rumah atau kantor sampai traffic lebih leluasa.

4. Segera Mandi Setelah Tiba di Rumah

Polusi yang bertebaran di udara dan lingkungan sekitar bisa menempel pada pakaian dan juga kulit, hal itu bisa memicu iritasi atau kemudian ikut masuk melalui mulut atau hidung. Untuk itu, baiknya segeralah mandi dan berganti baju bersih setiap selesai beraktivitas di luar ruangan.

5. Terapkan Gaya Hidup Sehat

Mulai pola hidup sehat seperti istirahat cukup, berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi agar tubuh lebih sehat dan tidak mudah sakit. Hindari kebiasaan merokok mengingat senyawa kimia di dalamnya dapat menurunkan kesehatan paru-paru yang menjadikannya rentan terhadap polusi.

Selain menerapkan gaya hidup sehat, bila perlu untuk menjaga imun tubuh Anda juga bisa mengonsumsi food supplement tambahan seperti K-Sauda VCO dan Propolis Platinum. Keduanya bisa diandalkan untuk membantu memperkuat imun tubuh agar tidak mudah sakit. Kombinasi virgin coconut oil (VCO), jintan hitam (habbatussauda) dan vitamin E pada K-Sauda VCO bekerja menjaga imunitas lebih optimal.


Tak hanya itu, kandungan asam laurat pada suplemen ini juga membantu menghambat risiko perkembangan bakteri dan virus yang berbahaya. Terakhir yang tak kalah penting adalah Propolis Platinum, yang merupakan propolis hijau dengan grade terbaik. Kandungan flavonoid di dalamnya bekerja sebagai antioksidan untuk membantu melawan radikal bebas. Dilengkapi juga dengan kandungan CAPE (Caffeic Acid Phenethyl Ester) yang bekerja sebagai anti inflamasi.


Yuk, tetap jaga kondisi kesehatan di tengah gemparan paparan polusi. Lengkapi pola hidup sehat Anda dengan kebaikan suplemen K-Sauda VCO dan Propolis Platinum. (Jabbar/Jody)

​Artikel Rekomendasi: Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan