LBC Hadirkan Seminar Cegah Sejak Dini Bahaya Kanker Serviks

Hingga saat ini, kanker serviks masih menempati sebagai angka terbanyak dari banyaknya kasus kanker yang terjadi di Indonesia. Umumnya, kanker serviks disadari oleh penderita pada keadaan yang sudah lanjut. Untuk meningkatkan kepedulian kaum perempuan terhadap bahaya kanker ini, LBC adakan seminar bertajuk “Cegah Sejak Dini Bahaya Kanker Serviks”.

Kanker serviks bukan kanker yang baru dikenal, kanker ini sudah lama ada dan masih belum jelas penyebabnya. Kanker serviks merupakan penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim, yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak di antara rahim (uterus) dengan liang senggama wanita (vagina).

Dikatakan oleh internal dokter dari PT K-Link Indonesia, dr. Sugiarto AAAK,Med.Cos bahwa kanker serviks merupakan penyakit yang telah banyak memakan korban meninggal yang salah satu penyebabnya adalah lambatnya penanganan kanker serviks sejak dini, maupun kurang tepatnya penanganan dari penyakit kanker tersebut.

“Kanker ini bisa disembuhkan apabila ditangani sejak dini,” tuturnya dalam acara “Cegah Sejak Dini Bahaya Kanker Serviks” di Tangerang, Minggu (06/09) kemarin.

Dokter yang akrab disapa Sugi ini menuturkan bahwa banyak cara untuk mencegah kanker ini sebelum menjadi kanker yang mematikan, diantaranya ialah dengan menggunakan biopsi yang dilanjutkan dengan tes pap smear atau tes Pap suatu pemeriksaan dengan mengambil contoh sel-sel leher rahim, yang kemudian sel rahim tersebut dianalisa untuk mendeteksi dini kanker leher rahim. Melalui tes ini, kita juga bisa menemukan adanya infeksi atau sel-sel yang abnormal yang dapat berubah menjadi sel kanker sehingga kita bisa segera melakukan tindakan pencegahan.

“Pap smear serviks dianjurkan dilakukan oleh setiap wanita yang telah berhubungan seksual secara aktif. Sedangkan untuk wanita yang belum aktif berhubungan seksual, dapat dilakukan pap smear namun dilakukan secara anal,” jelasnya.

Selain dengan melakukan pap smear, mencegah kanker ini bisa dilakukan dengan mencari tahu informasi seputar kanker serviks, seperti apa penyebab dari kanker ini. Yang perlu diketahui bahwa kanker serviks merupakan kanker yang diketahui penyebabnya, berbeda dengan kanker lain yang tidak diketahui penyebabnya. Kanker serviks 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Ketahui juga beberapa gejalanya seperti jika sering alami sakit saat berhubungan intim, bahkan sering diikuti oleh adanya perdarahan keputihan yang disertai nyeri panggul, susah buang air kecil, serta pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih.

Kembali dikatakan Sugi, untuk mencegah sejak dini terjadinya kanker serviks, maka bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan daerah genital, sering mengganti pakaian dalam atau pembalut saat sedang haid minimal 4 jam satu kali.

“Organ vital sangat penting, pakaian dalam harus dijaga kebersihannya. Gunakan pakaian dalam yang membantu menyehatkan organ intim, seperti yang mengandung ion negatif,” papar Sugi.

Sekilas mengenai LBC atau Ladies Beauty Club merupakan Klub yang terbentuk pada September 2013 dengan beranggotakan seluruh Crown Ambassador (CA) Ladies dan member ladies. Dalam acara kali ini, seminar LBC menghadirkan Ria Irawan sebagai orang yang sukses melawan kanker ini, dihadiri oleh 250 peserta dan membawa sedikitnya 20 distributor baru. (Inggrid N)