fbpx

Kenali Jenis Kulit Sebelum Memilih CC Cream yang Tepat

Selama ini alas bedak dikenal hanya sebagai produk makeup. Kini telah tersedia CC cream atau Color Correcting yang juga sering disebut Complexion Corrector, untuk memenuhi kebutuhan memoles wajah dan memperbaiki tampilan kulit wajah.

Seiring berjalannya waktu, produk makeup tentu saja semakin berkembang. Krim CC pun menjadi tidak asing di telinga. Formula krim CC yang lebih ringan dibandingkan foundation pada umumnya, membuatnya semakin cepat menjadi kosmetik item yang wajib dimiliki. Pelembap berwarna yang dipasarkan sebagai krim CC pertama kali muncul pada tahun 2010 oleh produsen kosmetik yang berbasis di Singapura.

Namun sebelum memilih CC krim yang tepat, yang pertama harus diperhatikan adalah jenis kulit wajah! Pemahaman ini sangat tepat agar memaksimalkan fungsi CC krim untuk gradasi warna dan mendapatkan hasil dandan yang sempurna.

Yuk pahami 6 jenis kulit sebelum memilih CC Krim!

  1. Kulit Normal
    Jenis kulit normal langsung terlihat dengan kasat mata. Segar, dengan warna berseri dan tekstur kulit yang halus. Kulit normal juga memiliki potensi menjadi kering dan berminyak.

  2. Kulit Berminyak
    Dengan pori-pori yang lebih besar, sehingga kulit memiliki tekstur bergaris halus. Kulit jenis ini mengeluarkan minyak berlebih sehingga sering mengakibatkan makeup malah luntur atau pudar

  3. Kulit Kombinasi
    Seperti jenis kulit normal dan kulit berminyak dalam satu area wajah. Biasanya terbagi dalam dua area, antara bagian tengah dan pinggir. Zone T, yaitu bagian hidung, dahi, serta dagu memproduksi jumlah minyak lebih banyak. Di bagian pinggir yaitu pipi terasa lebih normal dan cenderung kering.

  4. Kulit Kering
    Bertekstur tipis, dan sering mengelupas jika kurang lembap. Kulit kering terlihat kaku, dan garis-garis halus sangat jelas terlihat.

  5. Kulit Sensitif
    Sering mengalami masalah kulit, seperti alergi atau iritasi, menjadikan jenis kulit ini perlu ekstra hati-hati dalam perawatan. Seringnya kulit sensiif merespon dengan munculnya tanda kemerahan di sekitar wajah.

  6. Kulit Bermasalah
    Pengeluaran minyak yang berlebihan mengakibatkan munculnya jerawat dengan tekstur dan struktur kulit yang berbeda dari lima jenis kulit lainnya.

Lalu selanjutnya, bagaimana menemukan CC Krim yang tepat?

K-BeauCareline D’Flora CC Cream adalah solusi untuk kebutuhan sehari-hari wanita Indonesia hingga para profesional di industri makeup untuk memenuhi kebutuhan dalam memaksimalkan tata rias sekaligus melindungi kulit dari bahaya sinar matahari dengan SPF 35 PA +.  

Mengandung ekstra aloe vera, D’Flora CC Cream mampu melembapkan sekaligus mencerahkan kulit dan bersamaan memberikan sensasi sejuk di kulit wajah saat diaplikasi. Selain itu, blackcurrant seed oil-nya mampu mengatasi kulit kering dan garis halus di wajah. Ditambah dengan sunflower seed oil untuk mencegah inflamasi atau jerawat, plus berfungsi sebagai anti oksidan untuk mencegah kerusakan di lapisan kulit paling atas.

Dengan dua pilihan warna, Ivory dan Natural, D’Flora CC Cream mampu meratakan warna kulit agar terlihat tidak belang, dapat menutup warna kulit dengan pigment yang lebih banyak. Cocok sekali untuk kulit wajah kemerahan, noda hitam, dan bekas jerawat, dapat juga digunakan sebagai alas bedak.

Semua fungsi dari D’ Flora CC Cream menjawab kebutuhan dari enam jenis kulit. Tidak hanya memaksimalkan hasil makeup, tapi juga menyehatkan kulit wajah. Ditambah dengan kandungan vitamin E, vitamin B5 dan hyaluronic acid, D’Flora CC Cream multifungsi untuk merawat wajah lebih lembap. Dengan organic shellnya memberikan efek cerah alami, menjadikan D’ Flora CC Cream jawaban untuk hasil makeup maksimal sekaligus demi kulit wajah yang lebih sehat!

Jadi, apapun jenis kulitmu pastikan memilih K-BeauCareline D’Flora CC Cream sebagai krim andalan yang ga pernah ketinggalan!