Notice: Trying to get property 'slug' of non-object in /var/www/k-link/src2/src/wp-content/themes/k-link-wordpress-theme/functions/wordpress-custom-single-category-template.php on line 14
Kenali 5 Tanda Daya Tahan Tubuh Sedang Menurun – K-Link Indonesia

Kenali 5 Tanda Daya Tahan Tubuh Sedang Menurun

Sistem imun atau daya tahan tubuh memiliki peran penting dalam menangkal berbagai penyakit. Pada saat daya tahan tubuh Anda lemah, risiko untuk terinfeksi berbagai virus pun menjadi lebih besar, termasuk Virus Corona. 

Pada kasus yang parah, infeksi Virus Corona bisa menyebabkan komplikasi serius, seperti gangguan pernapasan akut dan juga pneumonia (infeksi paru). Ya, saat daya tahan tubuh sedang menurun, penderita dapat mengalami gejala yang mungkin lebih parah. Untuk itu, semua orang perlu menyadari akan pentingnya membangun sistem kekebalan tubuh. Lalu, adakah tanda-tanda jika daya tahan tubuh sedang menurun? Kenali 5 tandanya di sini!

Baca Juga: https://k-link.co.id/virus-corona-kian-mewabah-kenali-5-kebiasaan-yang-membuat-imunitas-tubuh-menurun/  

  • Sering Merasa Lelah


    (Foto : https://unsplash.com)

    Sistem kekebalan tubuh yang menurun menjadi salah satu penyebab Anda lelah. Termasuk jika Anda memiliki gejala yang tidak jelas seperti nyeri sendi, sakit perut, dan tidak nafsu makan. Ini merupakan gejala nonspesifik yang menunjukkan tubuh melemah, dan dalam beberapa kasus, sistem kekebalan tubuh Anda berjuang melawan organ-organ dalam tubuh, yang dikenal sebagai kondisi autoimun.
  • Badan Terasa Dingin, Sering Pilek dan Batuk


    (Foto : https://pxhere.com)

    Perubahan cuaca yang tak menentu seringkali menyebabkan tubuh drop. Kondisi ini berpengaruh pada sistem imun yang menurun, tubuh akan terasa dingin ditambah pilek dan juga batuk. Ini merupakan salah satu indikator utama yang menandakan sistem kekebalan tubuh Anda sedang menurun.
  • Stres


    (Foto : Shutterstock.com)

    Cuaca yang tak menentu ditambah dengan padatnya aktivitas membuat Anda sering sakit dan juga stres. Ya, stres berkepanjangan bisa menurunkan produksi limfosit (Salah satu jenis sel darah putih). Jika produksi limfosit berkurang, daya tahan tubuh pun menjadi menurun. Stres juga memicu produksi hormon kortisol, yang mengganggu fungsi sel T melawan infeksi.
  • Masalah pada Pencernaan


    (Foto : https://hips.hearstapps.com)

    70 persen jaringan sistem kekebalan tubuh terletak di saluran pencernaan. Gejala pencernaan ini bisa menjadi tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang salah sasaran, yang bisa membuat rentan terhadap infeksi, gangguan autoimun atau peradangan kronis. Jika Anda sering mengalami gangguan diare atau asam lambung, Anda mungkin harus segera memperbaiki pola hidup. Itu tandanya, daya tahan tubuh Anda sedang tidak terlalu kuat.
  • Alergi


    (Foto : https://buoyhealth.imgix.net)

    Alergi merupakan salah satu cara tubuh merespons terhadap sesuatu atau zat yang tidak diinginkan oleh tubuh. Alergi juga memiliki tingkat reaksi masing-masing. Namun, jika Anda merasa reaksi alergi tidak seperti biasanya, tubuh Anda mungkin sedang memberi tahu bahwa daya tahannya sedang menurun.

Itulah 5 tanda daya tahan tubuh sedang menurun. Apa Anda sedang mengalami tanda-tanda di atas? Tak perlu khawatir, tingkatkan kembali daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat dan pencegahan internal. Jangan lupa, perkuat antibodi dengan Propolis Platinum, K-Sauda VCO dan K-Vit C Plus Teavigo.   

Ketiganya mampu menutrisi sistem pertahanan tubuh dan membantu pertahanan terhadap serangan berbagai virus. Kandungan Bioflavonoid dan Aterpilin C pada Propolis Platinum, ditambah asam laurat dan Thymoquinone pada K-Sauda VCO efektif menghambat perkembangan virus. Selain itu, vitamin C dan ekstrak teh hijau pada K-Vit C plus Teavigo juga secara sinergis meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Ayo, perkuat daya tahan tubuh dan lawan virus dengan Propolis Platinum, K-Sauda VCO dan K-Vit C Plus Teavigo. (Jabbar/Jody/Rahma)

Artikel Rekomendasi: https://k-link.co.id/tingkatkan-imunitas-lindungi-tubuh-dari-penyakit-infeksi/