Ini Faktor Penyebab Sariawan yang Jarang Disadari

Hari yang cerah dan penuh semangat bisa mendadak suram karena munculnya sariawan. Ya, sariawan di mulut memang hanya luka kecil saja, tapi bisa membuat Anda terganggu, bukan? Sariawan atau dalam istilah medis disebut stomatitis aphtosa merupakan kelainan dalam rongga mulut yang sering ditemukan. Keluhan ini bisa muncul secara tiba-tiba pada siapa saja.

Sariawan bisa menyebabkan rasa nyeri, terutama saat Anda makan, minum, atau berbicara. Sariawan umumnya berbentuk oval, memiliki warna putih atau kuning di tengahnya dan berwarna merah pada sisinya. Keluhan ini biasanya muncul di bagian bawah lidah, dalam pipi atau bibir, dasar gusi, atau di langit-langit mulut.

Sariawan juga terbagi menjadi dua jenis, ada sariawan sederhana dan sariawan kompleks. Sariawan sederhana umumnya berukuran kecil dan bisa sembuh dalam rentan waktu satu hingga dua minggu. Sedangkan sariawan kompleks berukuran lebih besar dan lebih dalam. Bentuknya tidak beraturan dan terasa lebih sakit, sehingga waktu sembuhnya juga lebih lama. Ada banyak faktor yang tanpa disadari dapat menyebabkan sariawan. Berikut berbagai penyebab terjadinya sering sariawan yang perlu Anda ketahui:

Baca Juga: Langkah Sehat Bagi Penderita Asma di Masa New Normal

  • Iritasi atau Trauma


    (Foto : https://unsplash.com)

    Saat lidah atau bibir tidak sengaja tergigit saat mengunyah makanan, lidah atau bibir bisa tergores oleh makanan yang tajam, seperti keripik. Atau bisa juga saat Anda menggosok gigi terlalu keras, sehingga menyebabkan gusi terluka.
  • Bahan Kimia pada Produk Pembersih Gigi


    ​(Foto : https://www.freepik.com/)

    Pasta gigi dan obat kumur merupakan dua item penting untuk membantu merawat serta menjaga kebersihan mulut. Namun, kandungan bahan kimia di dalam pasta gigi dan obat kumur, salah satunya sodium lauryl sulfate ternyata bisa jadi pemicu datangnya sariawan.
  • Gangguan Sistem Kekebalan Tubuh


    (Foto : https://www.freepik.com/)

    Dilansir dari Hellosehat.com, anak-anak dan lansia lebih rentan mengalami sariawan dibanding orang sehat. Begitu pula pasien kanker yang sedang menjalani perawatan kemoterapi. Ini terjadi karena mereka memiliki daya tahan tubuh yang lemah, atau dilemahkan oleh penyakitnya.
  • Kekurangan Vitamin


    (Foto : https://www.freepik.com/)

    Kekurangan vitamin B3, B12, asam folat, zinc, dan zat besi dapat membuat tubuh Anda lebih mudah mengalami luka di mulut. Begitu juga dengan kekurangan vitamin C. Ya, vitamin C membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ketika Anda kekurangan vitamin ini, tubuh akan lebih mudah terserang penyakit, salah satunya sariawan.

Sistem kekebalan tubuh yang lemah umumnya membuat Anda lebih mudah mengalami berbagai masalah kesehatan, salah satunya sariawan. Yuk, penuhi asupan vitamin untuk mencegah sariawan dengan K-Liquid Chlorophyll

k-liquid chlorophyll


Minuman kesehatan K-Liquid Chlorophyll mengandung vitamin B kompleks, asam folat dan zat besi yang berasal dari daun Alfalfa (Medicago Sativa). Asupan vitamin ini berperan mencegah timbulnya luka akibat sariawan. Kandungan senyawa aktif chlorophyllin di dalamnya bersifat antibakteri, dan bermanfaat untuk memaksimalkan penyembuhan luka saat sariawan.

Kandungan chlorophyll yang tinggi pada K-Liquid Chlorophyll mampu mengikat dan mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Fungsinya untuk meningkatkan stamina tubuh, mengurangi gejala lemas, dan juga berperan dalam meningkatkan sistem imunitas atau kekebalan tubuh. Yuk, cegah penyebab sariawan dan tingkatkan kekebalan tubuh Anda dengan asupan vitamin pada K-Liquid Chlorophyll. Tubuh sehat, sariawan lewat! (Angga/Jody/Rahma)