Anak di Bawah 12 Tahun Belum Bisa Vaksin COVID-19, Ini Alasannya!

Melonjaknya kasus COVID-19 pada anak-anak membuat banyak orang resah, terutama bagi kalangan orang tua. Dilansir dari laman Kontan, menurut data Gugus Tugas COVID-19 hingga 13 Juli 2021, menunjukan sekitar 328 ribu anak berusia 0-18 tahun terkonfirmasi COVID-19. 

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga mencatat setidaknya satu dari delapan kasus COVID-19 terjadi pada anak. Untuk menurunkan risiko anak-anak terinfeksi, pemberian vaksin COVID-19 tentu saja harus dilakukan layaknya pemberian vaksinasi yang sedang gencar diberikan pada orang dewasa. Ya, pemberian vaksin COVID-19 baru bisa diberikan pada seseorang di atas 12 tahun. Lantas, mengapa anak-anak di bawah 12 tahun belum bisa mendapatkan vaskin COVID-19? Dilansir dari Alodokter, berikut ini alasannya:

Baca Juga: 6 Nutrisi Penting untuk Menjaga Sistem Imun Anak, Ini Daftarnya Bun!

1. Risiko COVID-19 pada Anak

Faktanya, orang dewasa lebih rentan terpapar COVID-19 daripada anak-anak. Umumnya, gejala atau komplikasi COVID-19 pada orang dewasa juga bisa lebih parah. Namun, tidak berarti anak-anak bisa kebal terhadap virus ini. Anak-anak juga berisiko terinfeksi dan bahkan bisa mengalami komplikasi serius akibat COVID-19.

2. Menimbang Faktor Sistem Kekebalan Tubuh Anak

Sistem kekebalan tubuh pada anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Tentu saja hal ini membuat dosis pemberian vaksin COVID-19 untuk anak-anak tidak bisa disamakan dengan dosis vaksin untuk orang dewasa.

3. Izin dari Orang Tua

Ya, anak-anak belum dapat memberikan keputusan sendiri. Maka dari itu, diperlukan izin dan persetujuan dari orang tua apabila peneliti ingin melakukan uji coba vaksin COVID-19 pada anak.

4. Efektivitas dan Keamanan Vaksin

Peneliti ingin memastikan bahwa vaksin COVID-19 yang diberikan kepada orang dewasa memang efektif dan aman sebelum disuntikkan kepada anak-anak. Oleh sebab itu, diperlukan studi dan data yang lebih banyak lagi untuk memulai proses penelitian dan pengujian vaksin COVID-19 untuk anak-anak.

Itu lah beberapa alasan mengapa anak di bawah usia 12 tahun belum bisa mendapatkan vaskin COVID-19. Dear parents, sambil menunggu vaksinasi pada anak, Anda bisa menerapkan hal ini untuk melindungi si kecil dari paparan Virus Corona:

  • ​Mengonsumsi makanan bergizi, 4 sehat 5 sempurna
  • Tidur yang cukup
  • Olahraga ringan
  • Menjaga kebersihan lingkungan rumah
  • Menerapkan protokol kesehatan
  • Hindari membawa anak bepergian ke luar rumah
  • Berikan multivitamin yang tepat​

Selain dari makanan bergizi, Anda juga bisa menambahkan multivitamin untuk anak-anak. Kabar baiknya, kandungan nutrisi lengkap pada K-Kids, K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant dan K-COCO siap bantu meningkatkan imun tubuh si kecil. K-Kids mengandung kebaikan multinutrisi yang diformulasikan untuk anak. Kandungan minyak hati ikan kod, omega-3, vitamin A dan D di dalamnya berperan membantu tumbuh kembang maupun daya tahan tubuh buah hati Anda.

kcoco-trecious-kkids

Selanjutnya ada K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant. Makanan kesehatan ini mengandung spirulina yang tinggi kandungan vitamin. Salah satunya adalah kebaikan vitamin B6 untuk membantu meningkatkan produksi antibodi. Kandungan vitamin A, C, E dan betakaroten di dalamnya juga bekerja sebagai antioksidan untuk membantu melindungi sel sehat dari radikal bebas yang bisa melemahkan imunitas.

Terakhir yang tak kalah penting ada kombinasi susu kambing etawa, dark chocolate dan gula aren pada K-COCO. Susu ini kaya akan kalsium dan fosfor yang baik untuk tumbuh kembang anak. Antioksidan proantosianidin di dalamnya juga membantu meningkatkan kesehatan dan sistem kekebalan tubuh. Jadi, ayah dan bunda mesti bersabar menunggu vaksinasi untuk anak, ya. Supaya gak worry, pastikan imun tubuh si kecil tetap terjaga dengan nutrisi lengkap pada K-Kids, K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant dan K-COCO! (Angga/Jody)

​Artikel Rekomendasi: Waspada COVID-19 pada Anak Kian Meningkat, Lindungi dengan Tips Ini!