Adam Malik – Crown Ambassador

siang dan malam adalah sahabat sejati orang-orang sukses

“Hujan adalah kawan setia untuk sukses, Panas adalah teman ikhlas untuk sukses, Teriknya siang dan dinginnya malam adalah sahabat sejati untuk orang-orang sukses”

Adam Malik namanya, persis seperti nama mantan wakil presiden Indonesia yang ke tiga. Lahir 16 Maret 1978 di Palu dari seorang ibu bernama Sumiati, S.Sos dan Ayah bernama Alex Walelang. Menikah dengan wanita bernama Ratnawaty, SE dan telah di karuniai dua orang putra bernama Abil dan Aqil serta seorang putri bernama Azzahra Noor Syabania.

Menyelesaikan pendidikan di SMEA Negeri Palu tahun 1997 dan menempuh pendidikan S1 d fakultas ekonomi Universitas Tadulako. Lepas dari perkuliahan Adam Malik merantau ke kota Bandung untuk melanjutkan hobi bermain musik, kebetulan ia seorang pemain drum.

Di pertengahan tahun 2006, ia kembali ke Palu. Saat itu, ia hendak mencari tukang pijat, maka teringatlah satu nama yaitu Utam alias Indra Renaldi yang kebetulan tukang pijat dan refleksi. Ketika sampai di tempat praktiknya, bukannya dipijat namun malah diperkenalkan dengan beberapa produk termasuk produk cair yang berwarna hijau, K-Liquid Chlorophyll. Produk-produk ini dijelaskan panjang lebar olehnya. Waktu itu, ia belum mempercayainya. Beberapa hari kemudian ia diajak ke pertemuan rutin mingguan di stockist K-Link. Produk K-Liquid Chlorophyll dipresentasikan dan ia menjadi volunter untuk percobaan produk ini dan di angkat didepan peserta pertemuan. Dua Minggu setelahnya, ia memutuskan untuk bergabung dengan bisnis K-Link. Kemudian diperkenalkanlah dengan para upline yang saat itu adalah ibu Selfi dan pak Hendra Lembah.

Dalam jangka waktu tiga bulan, peringkat Emerald Manager berhasil diraih dan 8 bulan berikutnya berperingkat Diamond Manager. Akan tetapi di tahun 2009 tepatnya di bulan Juli, ia mulai fakum dalam bisnis ini. Tidak lagi datang ke pertemuan K-Link dan tidak lagi bertemu dengan upline dan para downline. Adam banting setir menjadi karyawan swasta. Tercatat ia sempat bekerja di tiga perusahaan pembiayaan roda empat. Di tahun 2017, ia memutuskan untuk resign dan membuka warung kopi serta mie ayam.

Akhir September 2018, kota Palu mengalami bencana dahsyat. Hati kecilnya terpanggil menjadi sukarelawan untuk membantu para korban. Ketika Banten dan Lampung mengalami tsunami, ia pun berangkat ke sana untuk menjadi volunter. Ketika berada di Lampung, upline ibu Selfi menelpon dan menawarkan untuk mengikuti training TOM di kota Palu yang akan diadakan selama dua hari, 18-19 Januari 2019. Waktu itu ia mengatakan InsyaAllah ketika tiba di Palu, ia akan mengikuti training tersebut.

“ Dan Alhamdulillah bulan Maret 2019 peringkat Crown Ambasador berhasil diraih”, terangnya.

Terimakasih atas dukungan dan doa dari ibu dan ibu mertua serta istri dan anak-anak, kawan-kawan, semua downline, terlebih lagi kepada Diamond Indra Renaldi, Diamond Martoha Tahir, SCA. Sesmiati Salilama, CA. Selfi Salilama, SCA. Hendra Lembah, SCA. Deza Zulfahmi dan RCA. Hendri Rikiyanto. Yang Teristimewa untuk seluruh mitra K-Link yang bersama-sama membangun bisnis ini untuk orang yang dicintai.