Masker Kain Bisa Jadi Pertimbangan, Ini Aturannya!

Masker jadi barang yang paling diburu pasca merebaknya kasus COVID-19. Permintaan yang tinggi membuat harga masker di pengecer dan distributor menjadi naik. Hal itu membuat stok masker di sejumlah tempat ludes hanya dalam hitungan hari.  

Pandemi COVID-19 membuat persediaan masker medis semakin terbatas jumlahnya. Ya, masker jenis ini lebih dibutuhkan untuk petugas medis, khususnya dalam penanganan kasus Virus Corona di rumah sakit. Sementara itu, masyarakat bisa menggunakan masker buatan sendiri atau masker kain.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyarankan orang sehat untuk memakai masker kain sebagai upaya pencegahan tertular Virus Corona. CDC pun menyarankan agar masyarakat tidak memakai masker medis, seperti masker bedah dan masker N95 untuk melindungi dirinya.

Baca Juga: https://k-link.co.id/jangan-sembarang-batuk-dan-bersin-perhatikan-etikanya/

CDC juga mengeluarkan pedoman bahwa orang sehat tidak memerlukan masker medis. Karena masker kain sudah cukup melindungi diri dari COVID-19. Sejumlah ilmuwan dan pakar kesehatan pun telah menyarankan semua orang yang berpergian keluar untuk selalu memakai masker. Tetapi, mereka menyarankan untuk menggunakan masker kain buatan sendiri.

Dilansir dari Suara.com, Scott Gottlieb, seorang internis dan mantan komisioner Food and Drug Administration juga mengatakan bahwa masker kain berfungsi sama dengan masker bedah. Masker kain ini bisa membatasi atau mencegah tetesan cairan pernapasan tubuh dari orang yang sakit menginfeksi orang sehat.

Jika tidak ada pilihan selain menggunakan masker kain sebagai pelindung diri saat keluar rumah di masa physical distancing, jangan lupa pengguna masker kain harus mengikuti beberapa aturan pakai seperti berikut:

  • Perhatikan Bagian Luar dan Dalam
    Gunakan sisi yang sama untuk di bagian luar (sisi yang terkontaminasi). Jangan membolak-balikkan sisi penggunaan masker. Oleh karena itu disarankan dalam membuat masker kain, buat kedua sisi dengan warna berbeda agar bisa ingat sisi mana yang jadi bagian luar dan dalam.
  • Rajin Cuci
    Keuntungan masker kain bisa digunakan berulang. Akan tetapi dengan dicuci terlebih dahulu menggunakan deterjen dan air hangat yang bisa mematikan virus, termasuk virus corona.
  • Perhatikan Cara Melepas
    Lepaskan masker dengan mengambil tali dari bagian belakang kepala lalu tarik ke depan, jangan menyentuh bagian bahan topeng. Kemudian segera mencuci tangan dengan sabun dan air sebelum dan sesudah Anda menyentuh masker.

Masker K-Somnus bisa menjadi alternatif pencegahan penularan virus, termasuk COVID-19. Masker ini terbuat dari bahan 90% polyester fiber, 10% spandex fiber dan nano material. Dengan desain 3D (tiga dimensi) dan tali dilengkapi perekat yang memberikan kenyamanan bagi penggunanya.

K-Somnus merupakan masker multifungsi. Masker ini dapat digunakan sebagai penutup mata, membantu meningkatkan kualitas tidur dan merawat organ mata saat istirahat. Selain itu, K-Somnus juga dapat digunakan sebagai penutup hidung dan mulut untuk melindungi masuknya cairan yang mengandung virus berbahaya.

Kandungan ion negatif di dalamnya mampu menyaring udara dari kuman dan menghambat perkembangan virus. K-Somnus juga berbahan lembut dan dapat dicuci lalu digunakan kembali, sehingga lebih terjangkau dan tetap higienis. (Angga/Jody/Rahma)

Artikel Rekomendasi: https://k-link.co.id/lakukan-hal-ini-agar-tidur-di-malam-hari-lebih-nyenyak/