{"id":22296,"date":"2020-05-20T14:06:39","date_gmt":"2020-05-20T07:06:39","guid":{"rendered":"https:\/\/k-link.co.id\/?p=22296"},"modified":"2020-05-20T14:58:11","modified_gmt":"2020-05-20T07:58:11","slug":"bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/","title":{"rendered":"Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-size: 18px\">Sebagian besar&nbsp;<\/span><\/em><span style=\"font-size: 18px\"><em>orang<\/em><em> mengenal radikal bebas sebagai zat yang berasal dari luar tubuh yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Padahal tak hanya itu, radikal bebas juga merupakan proses alami yang terjadi di dalam tubuh manusia. <\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\"><strong>Sebenarnya<\/strong><strong>, apa sih radikal bebas itu?<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\">Radikal bebas adalah sebutan untuk sel-sel rusak yang dapat menyebabkan kondisi negatif tertentu. Tidak hanya merusak sel lain, radikal bebas juga dapat merusak DNA yang menjadi benih tumbuhnya penyakit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\">Dikutip dari <em>Doktersehat.com<\/em>, radikal bebas dikaitkan dengan penyakit manusia, di antaranya kanker, <em>aterosklerosis<\/em>, <em>alzheimer<\/em>, parkinson, dan banyak lainnya. Perlu Anda ketahui, zat yang menghasilkan radikal bebas dapat ditemukan dalam makanan, obat-obatan, udara yang Anda hirup, hingga air yang Anda minum.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\">Hal penting lainnya adalah radikal bebas hanya memiliki satu elektron dan akan menarik elektron dari molekul dalam tubuh. Saat molekul tersebut ditarik, maka akan berubah menjadi radikal bebas. Banyaknya radikal bebas di dalam tubuh inilah yang menjadi penyebab kerusakan sel.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\"><strong><em>Baca Juga: <\/em><\/strong><a href=\"https:\/\/k-link.co.id\/siklus-haid-terganggu-saat-puasa-lakukan-4-tips-ini\/\"><strong><em>https:\/\/k-link.co.id\/siklus-haid-terganggu-saat-puasa-lakukan-4-tips-ini\/<\/em><\/strong><\/a><strong><em> <\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\">Berikut ini beberapa bahaya radikal bebas yang bisa terjadi pada tubuh, di antaranya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\"><strong>Masalah pada Kulit<\/strong><\/span><span style=\"font-size: 18px\"><strong><\/strong><\/span><span style=\"font-size: 18px\"><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Kulit-Iritasi.jpg\"><\/strong><\/span><span style=\"font-size: 18px\"><\/span>(Foto : http:\/\/www.giardango.it)<span style=\"font-size: 18px\">Radikal bebas akan menarik elektron dari sel tubuh, ketika elektron mencoba menyeimbangi dirinya dengan mengambil elektron dari atom yang ada di kulit, di saat itulah terjadi kerusakan pada DNA kulit. Kerusakan ini dapat merusak kulit bahkan bisa sampai mempercepat proses penuaan dini.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\"><strong>Penyempitan Pembuluh Darah<\/strong><\/span><span style=\"font-size: 18px\"><strong><\/strong><\/span><span style=\"font-size: 18px\"><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Melancarkan-Peredaran-Darah.jpg\"><\/strong><\/span><span style=\"font-size: 18px\"><\/span>(Foto : https:\/\/healthy-zone.ro)<span style=\"font-size: 18px\">Penyebab kematian utama dari radikal bebas adalah <em>aterosklerosis <\/em>atau penyempitan pembuluh darah oleh plak. Penumpukan plak tersebut terjadi saat lapisan sel pada dinding dalam arteri yang bertugas menjaga kelancaran aliran darah mengalami kerusakan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\"><strong>Kerusakan DNA<\/strong><\/span><span style=\"font-size: 18px\"><strong>\u00e2\u20ac\u2039<\/strong><\/span><span style=\"font-size: 18px\"><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Sistem-Sel-dan-DNA-RNA-Tubuh.jpg\"><\/strong><\/span><span style=\"font-size: 18px\"><\/span>(Foto : https:\/\/unsplash.com)<span style=\"font-size: 18px\">Radikal bebas yang mengambil elektron dari sel tubuh manusia dapat menyebabkan perubahan struktur DNA, sehingga terjadi mutasi. Bila perubahan DNA ini terjadi bertahun-tahun, maka dapat menjadi penyakit kanker.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\"><strong>Menurunkan Sistem Imun <\/strong><\/span><span style=\"font-size: 18px\"><strong>\u00e2\u20ac\u2039<\/strong><\/span><span style=\"font-size: 18px\"><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Meningkatkan-Sistem-Imun.jpg\"><\/strong><\/span><span style=\"font-size: 18px\"><\/span>(Foto : https:\/\/www.gettyimages.com)<span style=\"font-size: 18px\">Radikal bebas akan menghambat aktivasi faktor kappa B yang ada di inti sel yang mengatur ekspresi molekul-molekul sinyal sistem imun (sitokin, simokin dan molekul-molekul adhesi).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\">Jika dikaitkan dengan kondisi pandemi COVID-19 yang sedang merajai dunia ini, tentu bahaya yang ada pada radikal bebas sangat sensitif pada kesehatan Anda.&nbsp; Padahal di tengah kondisi pandemi seperti ini, justru sistem imun sangat diperlukan oleh setiap individu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\"><strong>Lalu, bagaimana cara mengatasinya?<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\">Salah satu cara mengatasi radikal bebas adalah antioksidan. Antioksidan merupakan zat yang mampu melindungi sel-sel tubuh dari efek buruk radikal bebas. Cara termudah untuk mendapatkan antioksidan yaitu dengan mengonsumsi buah dan sayur. Keduanya mampu memperlambat dan mencegah proses oksidasi karena mengandung vitamin C, E dan <em>karotenoid<\/em>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\">Untuk Anda yang tidak terlalu suka mengonsumsi buah dan sayur, kalian dapat menggantinya dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung antioksidan seperi minyak zaitun dan madu. Minyak zaitun mengandung zat alami seperti A, C, D, E, K, asam lemak tak jenuh, asam <em>maristat<\/em>, asam <em>arachidat<\/em>, asam <em>palmitat<\/em>, asam <em>stearate,<\/em> dan <em>lignoserat<\/em>. Tak hanya itu, minyak zaitun juga mengandung <em>polifenol<\/em>, asam <em>oleat<\/em>, <em>pottasium<\/em>, asam lemak <em>esensial<\/em>, zat besi, dan juga kalsium.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\">Sebaiknya pilih minyak zaitun yang memiliki <em>extra virgin<\/em>, karena diproses dengan pemerasan pertama tanpa adanya pemanasan, sehingga menjamin kandungan nutrisinya tetap terjaga dan optimal. Salah satu minyak zaitun <em>extra virgin <\/em>yang organik serta memiliki kadar keasaman rendah adalah <\/span><a href=\"http:\/\/Sebagian besar orang mengenal radikal bebas sebagai zat yang berasal dari luar tubuh yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Padahal tak hanya itu, radikal bebas juga merupakan proses alami yang terjadi di dalam tubuh manusia.  Sebenarnya, apa sih radikal bebas itu? Radikal bebas adalah sebutan untuk sel-sel rusak yang dapat menyebabkan kondisi negatif tertentu. Tidak hanya merusak sel lain, radikal bebas juga dapat merusak DNA yang menjadi benih tumbuhnya penyakit. Dikutip dari Doktersehat.com, radikal bebas dikaitkan dengan penyakit manusia, di antaranya kanker, aterosklerosis, alzheimer, parkinson, dan banyak lainnya. Perlu Anda ketahui, zat yang menghasilkan radikal bebas dapat ditemukan dalam makanan, obat-obatan, udara yang Anda hirup, hingga air yang Anda minum. Hal penting lainnya adalah radikal bebas hanya memiliki satu elektron dan akan menarik elektron dari molekul dalam tubuh. Saat molekul tersebut ditarik, maka akan berubah menjadi radikal bebas. Banyaknya radikal bebas di dalam tubuh inilah yang menjadi penyebab kerusakan sel. Baca Juga: https:\/\/k-link.co.id\/siklus-haid-terganggu-saat-puasa-lakukan-4-tips-ini\/  Berikut ini beberapa bahaya radikal bebas yang bisa terjadi pada tubuh, di antaranya: 1.Masalah pada Kulit Radikal bebas akan menarik elektron dari sel tubuh, ketika elektron mencoba menyeimbangi dirinya dengan mengambil elektron dari atom yang ada di kulit, di saat itulah terjadi kerusakan pada DNA kulit. Kerusakan ini dapat merusak kulit bahkan bisa sampai mempercepat proses penuaan dini. 2.Penyempitan Pembuluh Darah Penyebab kematian utama dari radikal bebas adalah aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah oleh plak. Penumpukan plak tersebut terjadi saat lapisan sel pada dinding dalam arteri yang bertugas menjaga kelancaran aliran darah mengalami kerusakan. 3.Kerusakan DNA Radikal bebas yang mengambil elektron dari sel tubuh manusia dapat menyebabkan perubahan struktur DNA, sehingga terjadi mutasi. Bila perubahan DNA ini terjadi bertahun-tahun, maka dapat menjadi penyakit kanker. 4.Menurunkan Sistem Imun  Radikal bebas akan menghambat aktivasi faktor kappa B yang ada di inti sel yang mengatur ekspresi molekul-molekul sinyal sistem imun (sitokin, simokin dan molekul-molekul adhesi). Jika dikaitkan dengan kondisi pandemi COVID-19 yang sedang merajai dunia ini, tentu bahaya yang ada pada radikal bebas sangat sensitif pada kesehatan Anda.  Padahal di tengah kondisi pandemi seperti ini, justru sistem imun sangat diperlukan oleh setiap individu. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Salah satu cara mengatasi radikal bebas adalah antioksidan. Antioksidan merupakan zat yang mampu melindungi sel-sel tubuh dari efek buruk radikal bebas. Cara termudah untuk mendapatkan antioksidan yaitu dengan mengonsumsi buah dan sayur. Keduanya mampu memperlambat dan mencegah proses oksidasi karena mengandung vitamin C, E dan karotenoid. Untuk Anda yang tidak terlalu suka mengonsumsi buah dan sayur, kalian dapat menggantinya dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung antioksidan seperi minyak zaitun dan madu. Minyak zaitun mengandung zat alami seperti A, C, D, E, K, asam lemak tak jenuh, asam maristat, asam arachidat, asam palmitat, asam stearate, dan lignoserat. Tak hanya itu, minyak zaitun juga mengandung polifenol, asam oleat, pottasium, asam lemak esensial, zat besi, dan juga kalsium.  Sebaiknya pilih minyak zaitun yang memiliki extra virgin, karena diproses dengan pemerasan pertama tanpa adanya pemanasan, sehingga menjamin kandungan nutrisinya tetap terjaga dan optimal. Salah satu minyak zaitun extra virgin yang organik serta memiliki kadar keasaman rendah adalah K-Desert Miracle Extra Virgin Olive Oil dari K-Link Indonesia. Anda juga dapat mengonsumsi madu sebagai antioksidan, karena madu mengandung senyawa chrysin, pinobaksin, vitamin C, katalase, dan pinocembrin. Semua kandungannya tentu sangat efektif untuk melawan radikal bebas. Salah satu madu murni yang memiliki kualitas tinggi adalah K-Honey 5 in 1, selain mengandung madu murni, K-Honey 5in1 juga diperkaya dengan royal jelly dan ekstrak buah yang kaya akan antioksidan. Semua bahannya mampu bekerja untuk mengontrol dan menetralisir radikal bebas di dalam tubuh yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Ayo, konsumsi K-Desert Miracle Extra Virgin Olive Oil dan K-Honey 5 in 1 dari K-Link Indonesia untuk optimalkan kesehatan tubuh agar terhindar dari radikal bebas. (Jabbar\/Annisa\/Rahma)  Artikel Rekomendasi: https:\/\/k-link.co.id\/ini-manfaat-air-hidrogen-untuk-kesehatan-tubuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span style=\"font-size: 18px\"><strong><em>K-Desert Miracle Extra Virgin Olive Oil<\/em><\/strong><\/span><\/a><span style=\"font-size: 18px\">&nbsp;dari K-Link Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"width: 100%\"><a href=\"http:\/\/Sebagian besar orang mengenal radikal bebas sebagai zat yang berasal dari luar tubuh yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Padahal tak hanya itu, radikal bebas juga merupakan proses alami yang terjadi di dalam tubuh manusia.  Sebenarnya, apa sih radikal bebas itu? Radikal bebas adalah sebutan untuk sel-sel rusak yang dapat menyebabkan kondisi negatif tertentu. Tidak hanya merusak sel lain, radikal bebas juga dapat merusak DNA yang menjadi benih tumbuhnya penyakit. Dikutip dari Doktersehat.com, radikal bebas dikaitkan dengan penyakit manusia, di antaranya kanker, aterosklerosis, alzheimer, parkinson, dan banyak lainnya. Perlu Anda ketahui, zat yang menghasilkan radikal bebas dapat ditemukan dalam makanan, obat-obatan, udara yang Anda hirup, hingga air yang Anda minum. Hal penting lainnya adalah radikal bebas hanya memiliki satu elektron dan akan menarik elektron dari molekul dalam tubuh. Saat molekul tersebut ditarik, maka akan berubah menjadi radikal bebas. Banyaknya radikal bebas di dalam tubuh inilah yang menjadi penyebab kerusakan sel. Baca Juga: https:\/\/k-link.co.id\/siklus-haid-terganggu-saat-puasa-lakukan-4-tips-ini\/  Berikut ini beberapa bahaya radikal bebas yang bisa terjadi pada tubuh, di antaranya: 1.Masalah pada Kulit Radikal bebas akan menarik elektron dari sel tubuh, ketika elektron mencoba menyeimbangi dirinya dengan mengambil elektron dari atom yang ada di kulit, di saat itulah terjadi kerusakan pada DNA kulit. Kerusakan ini dapat merusak kulit bahkan bisa sampai mempercepat proses penuaan dini. 2.Penyempitan Pembuluh Darah Penyebab kematian utama dari radikal bebas adalah aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah oleh plak. Penumpukan plak tersebut terjadi saat lapisan sel pada dinding dalam arteri yang bertugas menjaga kelancaran aliran darah mengalami kerusakan. 3.Kerusakan DNA Radikal bebas yang mengambil elektron dari sel tubuh manusia dapat menyebabkan perubahan struktur DNA, sehingga terjadi mutasi. Bila perubahan DNA ini terjadi bertahun-tahun, maka dapat menjadi penyakit kanker. 4.Menurunkan Sistem Imun  Radikal bebas akan menghambat aktivasi faktor kappa B yang ada di inti sel yang mengatur ekspresi molekul-molekul sinyal sistem imun (sitokin, simokin dan molekul-molekul adhesi). Jika dikaitkan dengan kondisi pandemi COVID-19 yang sedang merajai dunia ini, tentu bahaya yang ada pada radikal bebas sangat sensitif pada kesehatan Anda.  Padahal di tengah kondisi pandemi seperti ini, justru sistem imun sangat diperlukan oleh setiap individu. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Salah satu cara mengatasi radikal bebas adalah antioksidan. Antioksidan merupakan zat yang mampu melindungi sel-sel tubuh dari efek buruk radikal bebas. Cara termudah untuk mendapatkan antioksidan yaitu dengan mengonsumsi buah dan sayur. Keduanya mampu memperlambat dan mencegah proses oksidasi karena mengandung vitamin C, E dan karotenoid. Untuk Anda yang tidak terlalu suka mengonsumsi buah dan sayur, kalian dapat menggantinya dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung antioksidan seperi minyak zaitun dan madu. Minyak zaitun mengandung zat alami seperti A, C, D, E, K, asam lemak tak jenuh, asam maristat, asam arachidat, asam palmitat, asam stearate, dan lignoserat. Tak hanya itu, minyak zaitun juga mengandung polifenol, asam oleat, pottasium, asam lemak esensial, zat besi, dan juga kalsium.  Sebaiknya pilih minyak zaitun yang memiliki extra virgin, karena diproses dengan pemerasan pertama tanpa adanya pemanasan, sehingga menjamin kandungan nutrisinya tetap terjaga dan optimal. Salah satu minyak zaitun extra virgin yang organik serta memiliki kadar keasaman rendah adalah K-Desert Miracle Extra Virgin Olive Oil dari K-Link Indonesia. Anda juga dapat mengonsumsi madu sebagai antioksidan, karena madu mengandung senyawa chrysin, pinobaksin, vitamin C, katalase, dan pinocembrin. Semua kandungannya tentu sangat efektif untuk melawan radikal bebas. Salah satu madu murni yang memiliki kualitas tinggi adalah K-Honey 5 in 1, selain mengandung madu murni, K-Honey 5in1 juga diperkaya dengan royal jelly dan ekstrak buah yang kaya akan antioksidan. Semua bahannya mampu bekerja untuk mengontrol dan menetralisir radikal bebas di dalam tubuh yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Ayo, konsumsi K-Desert Miracle Extra Virgin Olive Oil dan K-Honey 5 in 1 dari K-Link Indonesia untuk optimalkan kesehatan tubuh agar terhindar dari radikal bebas. (Jabbar\/Annisa\/Rahma)  Artikel Rekomendasi: https:\/\/k-link.co.id\/ini-manfaat-air-hidrogen-untuk-kesehatan-tubuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"527\" title=\"DESERT MIRACLE EXTRA VIRGIN OLIVE OIL\" data-id=\"9874\" src=\"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/DESERT-MIRACLE-EXTRA-VIRGIN-OLIVE-OIL.jpg\" style=\"width: 100%\"><\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-size: 18px\">Anda juga dapat mengonsumsi madu sebagai antioksidan, karena madu mengandung senyawa <em>chrysin<\/em>, <em>pinobaksin,<\/em> vitamin C, <em>katalase,<\/em> dan <em>pinocembrin<\/em>. Semua kandungannya tentu sangat efektif untuk melawan radikal bebas. Salah satu madu murni yang memiliki kualitas tinggi adalah <\/span><a href=\"https:\/\/k-link.co.id\/product\/k-honey-5-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span style=\"font-size: 18px\"><strong><em>K-Honey 5<\/em><\/strong><strong><em> <\/em><\/strong><strong><em>in<\/em><\/strong><strong><em> <\/em><\/strong><strong><em>1<\/em><\/strong><\/span><\/a><span style=\"font-size: 18px\">, selain mengandung madu murni, K-Honey 5in1 juga diperkaya dengan <em>royal jelly <\/em>dan ekstrak buah yang kaya akan antioksidan. Semua bahannya mampu bekerja untuk mengontrol dan menetralisir radikal bebas di dalam tubuh yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"width: 100%\"><a href=\"https:\/\/k-link.co.id\/product\/k-honey-5-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img decoding=\"async\" alt=\"\" width=\"794\" height=\"420\" title=\"K-LINK HONEY 5 IN 1 KEMASAN BARU\" data-id=\"11855\" src=\"https:\/\/k-link.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/K-LINK-HONEY-5-IN-1-KEMASAN-BARU-1.jpg\" style=\"width: 100%\"><\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 18px\">Ayo, konsumsi <\/span><a href=\"http:\/\/Sebagian besar orang mengenal radikal bebas sebagai zat yang berasal dari luar tubuh yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Padahal tak hanya itu, radikal bebas juga merupakan proses alami yang terjadi di dalam tubuh manusia.  Sebenarnya, apa sih radikal bebas itu? Radikal bebas adalah sebutan untuk sel-sel rusak yang dapat menyebabkan kondisi negatif tertentu. Tidak hanya merusak sel lain, radikal bebas juga dapat merusak DNA yang menjadi benih tumbuhnya penyakit. Dikutip dari Doktersehat.com, radikal bebas dikaitkan dengan penyakit manusia, di antaranya kanker, aterosklerosis, alzheimer, parkinson, dan banyak lainnya. Perlu Anda ketahui, zat yang menghasilkan radikal bebas dapat ditemukan dalam makanan, obat-obatan, udara yang Anda hirup, hingga air yang Anda minum. Hal penting lainnya adalah radikal bebas hanya memiliki satu elektron dan akan menarik elektron dari molekul dalam tubuh. Saat molekul tersebut ditarik, maka akan berubah menjadi radikal bebas. Banyaknya radikal bebas di dalam tubuh inilah yang menjadi penyebab kerusakan sel. Baca Juga: https:\/\/k-link.co.id\/siklus-haid-terganggu-saat-puasa-lakukan-4-tips-ini\/  Berikut ini beberapa bahaya radikal bebas yang bisa terjadi pada tubuh, di antaranya: 1.Masalah pada Kulit Radikal bebas akan menarik elektron dari sel tubuh, ketika elektron mencoba menyeimbangi dirinya dengan mengambil elektron dari atom yang ada di kulit, di saat itulah terjadi kerusakan pada DNA kulit. Kerusakan ini dapat merusak kulit bahkan bisa sampai mempercepat proses penuaan dini. 2.Penyempitan Pembuluh Darah Penyebab kematian utama dari radikal bebas adalah aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah oleh plak. Penumpukan plak tersebut terjadi saat lapisan sel pada dinding dalam arteri yang bertugas menjaga kelancaran aliran darah mengalami kerusakan. 3.Kerusakan DNA Radikal bebas yang mengambil elektron dari sel tubuh manusia dapat menyebabkan perubahan struktur DNA, sehingga terjadi mutasi. Bila perubahan DNA ini terjadi bertahun-tahun, maka dapat menjadi penyakit kanker. 4.Menurunkan Sistem Imun  Radikal bebas akan menghambat aktivasi faktor kappa B yang ada di inti sel yang mengatur ekspresi molekul-molekul sinyal sistem imun (sitokin, simokin dan molekul-molekul adhesi). Jika dikaitkan dengan kondisi pandemi COVID-19 yang sedang merajai dunia ini, tentu bahaya yang ada pada radikal bebas sangat sensitif pada kesehatan Anda.  Padahal di tengah kondisi pandemi seperti ini, justru sistem imun sangat diperlukan oleh setiap individu. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Salah satu cara mengatasi radikal bebas adalah antioksidan. Antioksidan merupakan zat yang mampu melindungi sel-sel tubuh dari efek buruk radikal bebas. Cara termudah untuk mendapatkan antioksidan yaitu dengan mengonsumsi buah dan sayur. Keduanya mampu memperlambat dan mencegah proses oksidasi karena mengandung vitamin C, E dan karotenoid. Untuk Anda yang tidak terlalu suka mengonsumsi buah dan sayur, kalian dapat menggantinya dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung antioksidan seperi minyak zaitun dan madu. Minyak zaitun mengandung zat alami seperti A, C, D, E, K, asam lemak tak jenuh, asam maristat, asam arachidat, asam palmitat, asam stearate, dan lignoserat. Tak hanya itu, minyak zaitun juga mengandung polifenol, asam oleat, pottasium, asam lemak esensial, zat besi, dan juga kalsium.  Sebaiknya pilih minyak zaitun yang memiliki extra virgin, karena diproses dengan pemerasan pertama tanpa adanya pemanasan, sehingga menjamin kandungan nutrisinya tetap terjaga dan optimal. Salah satu minyak zaitun extra virgin yang organik serta memiliki kadar keasaman rendah adalah K-Desert Miracle Extra Virgin Olive Oil dari K-Link Indonesia. Anda juga dapat mengonsumsi madu sebagai antioksidan, karena madu mengandung senyawa chrysin, pinobaksin, vitamin C, katalase, dan pinocembrin. Semua kandungannya tentu sangat efektif untuk melawan radikal bebas. Salah satu madu murni yang memiliki kualitas tinggi adalah K-Honey 5 in 1, selain mengandung madu murni, K-Honey 5in1 juga diperkaya dengan royal jelly dan ekstrak buah yang kaya akan antioksidan. Semua bahannya mampu bekerja untuk mengontrol dan menetralisir radikal bebas di dalam tubuh yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Ayo, konsumsi K-Desert Miracle Extra Virgin Olive Oil dan K-Honey 5 in 1 dari K-Link Indonesia untuk optimalkan kesehatan tubuh agar terhindar dari radikal bebas. (Jabbar\/Annisa\/Rahma)  Artikel Rekomendasi: https:\/\/k-link.co.id\/ini-manfaat-air-hidrogen-untuk-kesehatan-tubuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span style=\"font-size: 18px\"><strong><em>K-Desert Miracle Extra Virgin Olive Oil<\/em><\/strong><\/span><\/a><span style=\"font-size: 18px\"> dan <\/span><a href=\"https:\/\/k-link.co.id\/product\/k-honey-5-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span style=\"font-size: 18px\"><strong><em>K-Honey 5<\/em><\/strong><strong><em> <\/em><\/strong><strong><em>in<\/em><\/strong><strong><em> <\/em><\/strong><strong><em>1<\/em><\/strong><\/span><\/a><span style=\"font-size: 18px\"> dari K-Link Indonesia untuk optimalkan kesehatan tubuh agar terhindar dari radikal bebas. <strong><em>(Jabbar\/Annisa<\/em><\/strong><strong><em>\/Rahma<\/em><\/strong><strong><em>)<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 18px\"><strong><em>Artikel Rekomendasi: <\/em><\/strong><\/span><a href=\"https:\/\/k-link.co.id\/ini-manfaat-air-hidrogen-untuk-kesehatan-tubuh\/\"><strong><em><span style=\"font-size: 18px\">https:\/\/k-link.co.id\/ini-manfaat-air-hidrogen-untuk-kesehatan-tubuh\/<\/span><\/em><\/strong><\/a><strong><em> <\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagian besar&nbsp;orang mengenal radikal bebas sebagai zat yang berasal dari luar tubuh yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Padahal tak hanya itu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":22297,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[961,592,595,946,797,1040,1039],"class_list":["post-22296","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-health-articles","tag-antioksidan","tag-k-desert-miracle-extra-virgin-olive-oil","tag-k-honey-5-in-1","tag-madu","tag-minyak-zaitun","tag-pandemi","tag-radikal-bebas"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Radikal bebas dapat menyerang dan menyebabkan kerusakan pada sel dalam tubuh. Berikut ini bahaya radikal bebas dan cara pencegahannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:locale:alternate\" content=\"en-us\" \/>\n<meta property=\"og:locale:alternate\" content=\"en-us\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Radikal bebas dapat menyerang dan menyebabkan kerusakan pada sel dalam tubuh. Berikut ini bahaya radikal bebas dan cara pencegahannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"K-Link Nusantara\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/OfficialKlink\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-05-20T07:06:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-05-20T07:58:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Bahaya-Radikal-Bebas-Cegah-dengan-Makanan-Kaya-Antioksidan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"314\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"hartanto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@official_klink\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@official_klink\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"hartanto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"hartanto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ee82d43ebaa9e8e86c024e4a5fee29be\"},\"headline\":\"Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan\",\"datePublished\":\"2020-05-20T07:06:39+00:00\",\"dateModified\":\"2020-05-20T07:58:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\\\/\"},\"wordCount\":1303,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/media.k-link.us\\\/k-link\\\/image\\\/2020\\\/09\\\/Bahaya-Radikal-Bebas-Cegah-dengan-Makanan-Kaya-Antioksidan.jpg\",\"keywords\":[\"antioksidan\",\"k-desert miracle extra virgin olive oil\",\"k-honey 5 in 1\",\"madu\",\"minyak zaitun\",\"pandemi\",\"radikal bebas\"],\"articleSection\":[\"Health Articles\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\\\/\",\"name\":\"Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/media.k-link.us\\\/k-link\\\/image\\\/2020\\\/09\\\/Bahaya-Radikal-Bebas-Cegah-dengan-Makanan-Kaya-Antioksidan.jpg\",\"datePublished\":\"2020-05-20T07:06:39+00:00\",\"dateModified\":\"2020-05-20T07:58:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ee82d43ebaa9e8e86c024e4a5fee29be\"},\"description\":\"Radikal bebas dapat menyerang dan menyebabkan kerusakan pada sel dalam tubuh. Berikut ini bahaya radikal bebas dan cara pencegahannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/media.k-link.us\\\/k-link\\\/image\\\/2020\\\/09\\\/Bahaya-Radikal-Bebas-Cegah-dengan-Makanan-Kaya-Antioksidan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/media.k-link.us\\\/k-link\\\/image\\\/2020\\\/09\\\/Bahaya-Radikal-Bebas-Cegah-dengan-Makanan-Kaya-Antioksidan.jpg\",\"width\":920,\"height\":314},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"News & Article\",\"item\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/category\\\/news-article\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Health Articles\",\"item\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/category\\\/news-article\\\/health-articles\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/\",\"name\":\"K-Link Nusantara\",\"description\":\"Digital Network Marketing Berbasis Syariah & Terbesar di Indonesia\",\"alternateName\":\"K-Link Nusantara\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ee82d43ebaa9e8e86c024e4a5fee29be\",\"name\":\"hartanto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0fa0f6e1f7c5a3dcd4e312e3b68f78133e7fd8efaae7ed65e46db43c794d4988?s=96&d=wavatar&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0fa0f6e1f7c5a3dcd4e312e3b68f78133e7fd8efaae7ed65e46db43c794d4988?s=96&d=wavatar&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0fa0f6e1f7c5a3dcd4e312e3b68f78133e7fd8efaae7ed65e46db43c794d4988?s=96&d=wavatar&r=g\",\"caption\":\"hartanto\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/author\\\/hartanto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan","description":"Radikal bebas dapat menyerang dan menyebabkan kerusakan pada sel dalam tubuh. Berikut ini bahaya radikal bebas dan cara pencegahannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"[:en]Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan[:id]Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan[:] - K-Link Nusantara","og_description":"Radikal bebas dapat menyerang dan menyebabkan kerusakan pada sel dalam tubuh. Berikut ini bahaya radikal bebas dan cara pencegahannya.","og_url":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/","og_site_name":"K-Link Nusantara","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/OfficialKlink\/","article_published_time":"2020-05-20T07:06:39+00:00","article_modified_time":"2020-05-20T07:58:11+00:00","og_image":[{"width":920,"height":314,"url":"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Bahaya-Radikal-Bebas-Cegah-dengan-Makanan-Kaya-Antioksidan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"hartanto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@official_klink","twitter_site":"@official_klink","twitter_misc":{"Written by":"hartanto","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/"},"author":{"name":"hartanto","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/#\/schema\/person\/ee82d43ebaa9e8e86c024e4a5fee29be"},"headline":"Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan","datePublished":"2020-05-20T07:06:39+00:00","dateModified":"2020-05-20T07:58:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/"},"wordCount":1303,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Bahaya-Radikal-Bebas-Cegah-dengan-Makanan-Kaya-Antioksidan.jpg","keywords":["antioksidan","k-desert miracle extra virgin olive oil","k-honey 5 in 1","madu","minyak zaitun","pandemi","radikal bebas"],"articleSection":["Health Articles"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/","url":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/","name":"Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Bahaya-Radikal-Bebas-Cegah-dengan-Makanan-Kaya-Antioksidan.jpg","datePublished":"2020-05-20T07:06:39+00:00","dateModified":"2020-05-20T07:58:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/#\/schema\/person\/ee82d43ebaa9e8e86c024e4a5fee29be"},"description":"Radikal bebas dapat menyerang dan menyebabkan kerusakan pada sel dalam tubuh. Berikut ini bahaya radikal bebas dan cara pencegahannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/#primaryimage","url":"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Bahaya-Radikal-Bebas-Cegah-dengan-Makanan-Kaya-Antioksidan.jpg","contentUrl":"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Bahaya-Radikal-Bebas-Cegah-dengan-Makanan-Kaya-Antioksidan.jpg","width":920,"height":314},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/bahaya-radikal-bebas-cegah-dengan-makanan-kaya-antioksidan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/k-link.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"News & Article","item":"https:\/\/k-link.co.id\/category\/news-article\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Health Articles","item":"https:\/\/k-link.co.id\/category\/news-article\/health-articles\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Bahaya Radikal Bebas, Cegah dengan Makanan Kaya Antioksidan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/#website","url":"https:\/\/k-link.co.id\/","name":"K-Link Nusantara","description":"Digital Network Marketing Berbasis Syariah & Terbesar di Indonesia","alternateName":"K-Link Nusantara","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/k-link.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/#\/schema\/person\/ee82d43ebaa9e8e86c024e4a5fee29be","name":"hartanto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0fa0f6e1f7c5a3dcd4e312e3b68f78133e7fd8efaae7ed65e46db43c794d4988?s=96&d=wavatar&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0fa0f6e1f7c5a3dcd4e312e3b68f78133e7fd8efaae7ed65e46db43c794d4988?s=96&d=wavatar&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0fa0f6e1f7c5a3dcd4e312e3b68f78133e7fd8efaae7ed65e46db43c794d4988?s=96&d=wavatar&r=g","caption":"hartanto"},"url":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/author\/hartanto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22296","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22296"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22296\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22300,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22296\/revisions\/22300"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22297"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22296"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22296"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22296"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}