{"id":17926,"date":"2019-09-18T12:11:28","date_gmt":"2019-09-18T05:11:28","guid":{"rendered":"https:\/\/k-link.co.id\/?p=17926"},"modified":"2021-09-07T15:21:04","modified_gmt":"2021-09-07T08:21:04","slug":"waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/","title":{"rendered":"Waspada Sering Main Gadget Bisa Menyebabkan Penuaan Dini"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: Heebo;font-weight: 400\"><em><span style=\"font-size: 18px\">Banyaknya jumlah paparan sinar UV mungkin merupakan salah satu penyebab penuaan dini yang sering kita dengar. Ketika kulit terlalu lama berada di bawah sinar UV, radiasi dari sinar tersebut dapat mempercepat penghancuran kolagen melalui proses oksidasi. Hal itulah yang menyebabkan kulit kita menjadi cepat kering, kasar bahkan keriput.&nbsp;<\/span><\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-family: Heebo\"><span><span style=\"font-size: 18px\">Hasil penelitian dokter kulit Amerika Serikat, Dr. Stefanie Williams, menyebutkan bahwa ada sinar lain yang berpotensi menyebabkan penuaan kulit wajah, yakni sinar biru atau lebih dikenal sebagai <em>blue light<\/em>. <em>Blue light<\/em> biasa ditemui dalam perangkat gadget yang kita gunakan, salah satunya adalah ponsel. Faktanya orang Indonesia bisa menghabiskan waktu berjam-jam dalam sehari untuk main gadget. Pada kurun waktu tersebut, paparan sinar <em>blue light<\/em> akan menjadi lebih signifikan menembus dalam kulit. &nbsp;<\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-family: Heebo\"><span><span style=\"font-size: 18px\"><strong><em>Baca Juga: <\/em><\/strong><a href=\"https:\/\/k-link.co.id\/hindari-4-penyebab-penuaan-dini-sebelum-terlambat\/\"><strong><em>https:\/\/k-link.co.id\/hindari-4-penyebab-penuaan-dini-sebelum-terlambat\/<\/em><\/strong><\/a><strong><em> <\/em><\/strong><\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-family: Heebo\"><span><span style=\"font-size: 18px\">Istilah <em>blue light<\/em> juga biasa disebut sebagai <em>High Energy Visible<\/em> atau HEV. Sinar ini berpotensi menimbulkan kerusakan kulit melalui pembangkitan radikal bebas. <em>Blue light<\/em> dapat berkontribusi mempercepat penuaan pada kulit, dikarenakan sinar ini mampu menembus ke bagian terdalam dermis tempat di mana kolagen dan elastin berada. <em>Blue light<\/em> juga lebih aktif menginduksi pigmentasi kulit jika dibandingkan dengan sinar UV. Itu mengapa, paparan <em>blue light<\/em> yang terlalu intens dapat memicu munculnya kerutan lebih cepat dan diikuti dengan kekenduran.<\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-family: Heebo\"><span><span style=\"font-size: 18px\">Aktivitas bermain ponsel tak hanya sering dilakukan pada pagi dan siang hari, tapi juga malam hari. Biasanya, memainkan ponsel sebelum tidur ampuh membuat kantuk datang lebih cepat. Namun, penelitian dari Est\u00c3\u00a9e Lauder Companies menjelaskan bahwa paparan <em>blue light<\/em> justru bekerja lebih intens pada malam hari.<\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-family: Heebo\"><span><span style=\"font-size: 18px\"><em>Blue light <\/em>dapat memengaruhi kinerja hormon melatonin dan ritme sirkadian alami dari sel-sel kulit. Alhasil, ritme sirkadian alami dalam sel kulit akan berpikir bahwa kita masih berada pada siang hari, sehingga proses perbaikan kulit pada malam hari akan terganggu. Efeknya, tanda-tanda penuaan dini seperti keriput dan lingkaran hitam di bawah mata akan muncul lebih cepat.<\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-family: Heebo\"><span><span style=\"font-size: 18px\">Tapi jangan khawatir, pencegahan penuaan dini masih bisa dilakukan dari sekarang. Kurangi intensitas Anda di depan ponsel atau perangkat digital lainnya untuk menghindari banyaknya paparan <em>blue light<\/em>. Jika Anda sulit tidur dan membutuhkan hiburan di dalam ponsel untuk memancing kantuk, sebaiknya gunakan fitur <em>night mode<\/em> atau <em>night shift<\/em> agar paparan <em>blue light<\/em> berganti menjadi sinar kuning. Sinar ini dapat mengurangi induksi di dalam kulit Anda sekaligus baik bagi kesehatan mata.<\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"width: 100%\"><a href=\"https:\/\/k-link.co.id\/product\/original-raw-black-jam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"527\" title=\"ORIGINAL RAW BLACK JAM\" data-id=\"17403\" src=\"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/ORIGINAL-RAW-BLACK-JAM.jpg\" style=\"width: 100%\"><\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-family: Heebo\"><span><span style=\"font-size: 18px\">Selain itu, perawatan untuk mencegah penuaan dini akan menjadi lebih maksimal dengan penggunaan moisturizer anti-aging yang tepat, salah satunya <b>\u00e2\u20ac\u2039<a href=\"https:\/\/k-link.co.id\/product\/original-raw-black-jam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Original Raw Black Jam<\/a><\/b>. Terbuat dari 100 kebaikan bahan alami seperti buah-buahan, ganggang dan mineral, Black Jam<b> <\/b>merupakan solusi terbaik untuk mencegah penuaan dini pada kulit. Kandungan utama Super Hyaluronic Acid yang terdapat di dalamnya mampu menyerap langsung ke bagian terdalam kulit, dan mengembalikan kelembapan sehingga kulit terasa lebih kencang dan terhindar dari kerutan.<\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-family: Heebo\"><span><span style=\"font-size: 18px\">Original Raw Black Jam<b> <\/b>dapat diaplikasikan dengan mudah pada pagi dan malam hari. Anda tidak perlu khawatir kulit akan menjadi kering saat bermain ponsel, karena moisturizer ini telah teruji klinis mampu menjaga kelembapan kulit hingga 150 jam. Kandungannya dijamin bebas dari bahan-bahan kimia seperti ethanol, benzophenone, dan benzyl alcohol, sehingga kulit Anda akan tetap sehat secara alami dan terhindar dari reaksi kimia berlebih.<\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-family: Heebo\"><span><span style=\"font-size: 18px\">Kini, mengatasi masalah kulit tak lagi memerlukan cara yang rumit dan biaya yang mahal. Hanya dengan kebaikan <b>\u00e2\u20ac\u2039<a href=\"https:\/\/k-link.co.id\/product\/original-raw-black-jam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Original Raw Black Jam<\/a><\/b>, Anda sudah bisa mendapatkan kulit impian yang sehat, kencang, dan bebas dari penuaan dini!<\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Heebo;font-weight: 400\"><span style=\"font-size: 18px\"><b>Artikel Rekomendasi: <\/b><\/span><a href=\"https:\/\/k-link.co.id\/tips-merawat-kulit-wajah-untuk-anda-yang-super-sibuk\/\"><b><span style=\"font-size: 18px\">https:\/\/k-link.co.id\/tips-merawat-kulit-wajah-untuk-anda-yang-super-sibuk\/<\/span><\/b><\/a><\/span><b> <\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyaknya jumlah paparan sinar UV mungkin merupakan salah satu penyebab penuaan dini yang sering kita dengar. Ketika kulit terlalu lama berada di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":17927,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[659,660,688,687,682,676],"class_list":["post-17926","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-health-articles","tag-black-jam-k-link","tag-black-jam","tag-blue-light","tag-main-gadget","tag-original-raw-black-jam","tag-penuaan-kulit-wajah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Waspada Sering Main Gadget Bisa Menyebabkan Penuaan Dini<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tanpa disadari gadget dapat berpengaruh buruk untuk kesehatan kulit. Waspada sering main gadget bisa menyebabkan penuaan dini, yuk simak penjelasan berikut.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:locale:alternate\" content=\"en-us\" \/>\n<meta property=\"og:locale:alternate\" content=\"en-us\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Waspada Sering Main Gadget Bisa Menyebabkan Penuaan Dini\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tanpa disadari gadget dapat berpengaruh buruk untuk kesehatan kulit. Waspada sering main gadget bisa menyebabkan penuaan dini, yuk simak penjelasan berikut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"K-Link Nusantara\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/OfficialKlink\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-09-18T05:11:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-09-07T08:21:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Waspada-Sering-Main-Gadget-Bisa-Menyebabkan-Penuaan-Dini.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"314\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"hartanto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@official_klink\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@official_klink\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"hartanto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"hartanto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ee82d43ebaa9e8e86c024e4a5fee29be\"},\"headline\":\"Waspada Sering Main Gadget Bisa Menyebabkan Penuaan Dini\",\"datePublished\":\"2019-09-18T05:11:28+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-07T08:21:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\\\/\"},\"wordCount\":1115,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/media.k-link.us\\\/k-link\\\/image\\\/2020\\\/09\\\/Waspada-Sering-Main-Gadget-Bisa-Menyebabkan-Penuaan-Dini.jpg\",\"keywords\":[\"black jam k-link\",\"black jam\",\"blue light\",\"main gadget\",\"original raw black jam\",\"penuaan kulit wajah\"],\"articleSection\":[\"Health Articles\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\\\/\",\"name\":\"Waspada Sering Main Gadget Bisa Menyebabkan Penuaan Dini\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/media.k-link.us\\\/k-link\\\/image\\\/2020\\\/09\\\/Waspada-Sering-Main-Gadget-Bisa-Menyebabkan-Penuaan-Dini.jpg\",\"datePublished\":\"2019-09-18T05:11:28+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-07T08:21:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ee82d43ebaa9e8e86c024e4a5fee29be\"},\"description\":\"Tanpa disadari gadget dapat berpengaruh buruk untuk kesehatan kulit. Waspada sering main gadget bisa menyebabkan penuaan dini, yuk simak penjelasan berikut.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/media.k-link.us\\\/k-link\\\/image\\\/2020\\\/09\\\/Waspada-Sering-Main-Gadget-Bisa-Menyebabkan-Penuaan-Dini.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/media.k-link.us\\\/k-link\\\/image\\\/2020\\\/09\\\/Waspada-Sering-Main-Gadget-Bisa-Menyebabkan-Penuaan-Dini.jpg\",\"width\":920,\"height\":314},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"News & Article\",\"item\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/category\\\/news-article\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Health Articles\",\"item\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/category\\\/news-article\\\/health-articles\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Waspada Sering Main Gadget Bisa Menyebabkan Penuaan Dini\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/\",\"name\":\"K-Link Nusantara\",\"description\":\"Digital Network Marketing Berbasis Syariah & Terbesar di Indonesia\",\"alternateName\":\"K-Link Nusantara\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ee82d43ebaa9e8e86c024e4a5fee29be\",\"name\":\"hartanto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0fa0f6e1f7c5a3dcd4e312e3b68f78133e7fd8efaae7ed65e46db43c794d4988?s=96&d=wavatar&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0fa0f6e1f7c5a3dcd4e312e3b68f78133e7fd8efaae7ed65e46db43c794d4988?s=96&d=wavatar&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0fa0f6e1f7c5a3dcd4e312e3b68f78133e7fd8efaae7ed65e46db43c794d4988?s=96&d=wavatar&r=g\",\"caption\":\"hartanto\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/k-link.co.id\\\/id\\\/author\\\/hartanto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Waspada Sering Main Gadget Bisa Menyebabkan Penuaan Dini","description":"Tanpa disadari gadget dapat berpengaruh buruk untuk kesehatan kulit. Waspada sering main gadget bisa menyebabkan penuaan dini, yuk simak penjelasan berikut.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"[:en]Waspada Sering Main Gadget Bisa Menyebabkan Penuaan Dini[:] - K-Link Nusantara","og_description":"Tanpa disadari gadget dapat berpengaruh buruk untuk kesehatan kulit. Waspada sering main gadget bisa menyebabkan penuaan dini, yuk simak penjelasan berikut.","og_url":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/","og_site_name":"K-Link Nusantara","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/OfficialKlink\/","article_published_time":"2019-09-18T05:11:28+00:00","article_modified_time":"2021-09-07T08:21:04+00:00","og_image":[{"width":920,"height":314,"url":"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Waspada-Sering-Main-Gadget-Bisa-Menyebabkan-Penuaan-Dini.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"hartanto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@official_klink","twitter_site":"@official_klink","twitter_misc":{"Written by":"hartanto","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/"},"author":{"name":"hartanto","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/#\/schema\/person\/ee82d43ebaa9e8e86c024e4a5fee29be"},"headline":"Waspada Sering Main Gadget Bisa Menyebabkan Penuaan Dini","datePublished":"2019-09-18T05:11:28+00:00","dateModified":"2021-09-07T08:21:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/"},"wordCount":1115,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Waspada-Sering-Main-Gadget-Bisa-Menyebabkan-Penuaan-Dini.jpg","keywords":["black jam k-link","black jam","blue light","main gadget","original raw black jam","penuaan kulit wajah"],"articleSection":["Health Articles"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/","url":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/","name":"Waspada Sering Main Gadget Bisa Menyebabkan Penuaan Dini","isPartOf":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Waspada-Sering-Main-Gadget-Bisa-Menyebabkan-Penuaan-Dini.jpg","datePublished":"2019-09-18T05:11:28+00:00","dateModified":"2021-09-07T08:21:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/#\/schema\/person\/ee82d43ebaa9e8e86c024e4a5fee29be"},"description":"Tanpa disadari gadget dapat berpengaruh buruk untuk kesehatan kulit. Waspada sering main gadget bisa menyebabkan penuaan dini, yuk simak penjelasan berikut.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/#primaryimage","url":"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Waspada-Sering-Main-Gadget-Bisa-Menyebabkan-Penuaan-Dini.jpg","contentUrl":"https:\/\/media.k-link.us\/k-link\/image\/2020\/09\/Waspada-Sering-Main-Gadget-Bisa-Menyebabkan-Penuaan-Dini.jpg","width":920,"height":314},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/waspada-sering-main-gadget-bisa-menyebabkan-penuaan-dini\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/k-link.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"News & Article","item":"https:\/\/k-link.co.id\/category\/news-article\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Health Articles","item":"https:\/\/k-link.co.id\/category\/news-article\/health-articles\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Waspada Sering Main Gadget Bisa Menyebabkan Penuaan Dini"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/#website","url":"https:\/\/k-link.co.id\/","name":"K-Link Nusantara","description":"Digital Network Marketing Berbasis Syariah & Terbesar di Indonesia","alternateName":"K-Link Nusantara","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/k-link.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/k-link.co.id\/#\/schema\/person\/ee82d43ebaa9e8e86c024e4a5fee29be","name":"hartanto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0fa0f6e1f7c5a3dcd4e312e3b68f78133e7fd8efaae7ed65e46db43c794d4988?s=96&d=wavatar&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0fa0f6e1f7c5a3dcd4e312e3b68f78133e7fd8efaae7ed65e46db43c794d4988?s=96&d=wavatar&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0fa0f6e1f7c5a3dcd4e312e3b68f78133e7fd8efaae7ed65e46db43c794d4988?s=96&d=wavatar&r=g","caption":"hartanto"},"url":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/author\/hartanto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17926","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17926"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17926\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17930,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17926\/revisions\/17930"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17927"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/k-link.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}