Waspada Penyakit Disentri Dapat Menyerang Anda

Disentri merupakan radang usus yang menyebabkan diare disertai darah atau lendir. Penyakit ini kerap dianggap sama seperti diare karena memiliki gejala yang serupa, yaitu meningkatkan frekuensi buang air besar dengan fases yang lembek atau cair. Namun, disentri biasanya diserta dengan gejala lain seperti demam, lemas, muntah, keram perut, dan nyeri perut.

Penyakit disentri biasanya menyerang seseorang yang tidak menjaga kebersihan. Misalnya jajan sembarangan. Jika Anda membelinya di pinggir jalan, tak bisa dipungkiri makanan tersebut terkena debu, asap atau menggunakan saus olahan yang sudah pasti sangat tidak baik bagi tubuh. Alhasil, timbul penyakit yang datang dari kuman dan bakteri seperti penyakit disentri. Olah sebab itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga kebersihan diri.

Berdasarkan penyebabnya, disentri sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

Baca Juga: Rahasia Minyak si Peningkat Sistem Imun

  • Disentri basiler atau shigellosis yang terjadi ketika tubuh terinfeksi oleh bakteri shigella.
  • Disentri amuba atau amoebiasis yang terjadi ketika tubuh terinfeksi entamoeba histolytica yaitu amuba yang banyak ditemukan di daerah tropis.

Selain itu, ada banyak faktor yang meningkatkan risiko terkena disentri, di antaranya:

  • Kebersihan diri kurang, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan dan setelah buang air besar.
  • Benda yang terkontaminasi parasit atau bakteri penyebab disentri yang masuk ke dalam mulut seseorang.
  • Makanan dan air yang terkontamintasi kotoran manusia.
  • Daerah dengan ketersediaan air bersih yang tidak memadai.
  • Lingkungan dengan tempat pembuangan limbah yang tidak tertata dengan seksama.
  • Penggunaan pupuk untuk tanaman yang berasal dari kotoroan manusia.

Disentri yang mengakibatkan muntah dan buang air besar secara yang terus-menerus akan rentan mengalami dehidrasi serta sistem kekebalan tubuh akan semakin menurun. Ketika kadar cairan dalam tubuh berkurang, keseimbangan ion akan terganggu. Akibatnya, fungsi organ dan jaringan tubuh tidak bisa bekerja secara optimal.

Disentri bakteri ringan bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari, dengan istirahat yang cukup, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, menjaga asupan cairan tubuh serta pemberian antibiotik. Namun, untuk memaksimalkan pemulihan disentri, Anda perlu mengonsumsi serangkaian produk terbaik yang bersifat antibakteri, antiparasit, dan immune booster agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

K-Liquid Chlorophyll, K-Trecious Botanical Beverage mix Blackcurrant dan K-Sauda VCO dari K-Link Indonesia bisa membantu Anda agar terhindar dan memulihkan disentri, lho. Ketiga suplemen ini berasal dari bahan alami yang mampu meningkatkan stamina dan energi, serta membantu mengatasi gejala yang timbul akibat disentri.


K-Liquid Chlorophyll merupakan minuman kesehatan yang berasal dari daun alfalfa yang mengandung sodium, copper, chlorophyllin, dan asam amino. Semua kandungannya memiliki kemampuan untuk menghambat perkembangan bakteri, sehingga efektif dalam menangani disentri yang disebabkan oleh bakteri shigella, campylobacter, e coli, dan salmonella.


Untuk membantu mengatasi masalah dehidrasi yang terjadi akibat diare dan muntah, Anda dapat mengonsumsi K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant yang berperan penting karena mengandung nutrisi yang lengkap seperti vitamin A, B kompleks, C, E, mineral dan serat yang berasal dari komposisi utama spirulina. Kandungan lainnya seperti protein dan magnesium juga terbukti mampu mengurangi rasa mual.


Agar lebih maksimal, Anda juga perlu mengonsumsi K-Sauda VCO untuk meningkatkan jumlah sel limfosit dan monosit. Kandungan utamanya yaitu jinten hitam atau yang biasa orang sebut dengan habbatusauda mampu melindungi tubuh dari paparan mikroorganisme, serta sangat efektif diberikan pada penderita disentri yang mengalami penurunan sistem imun.

Saatnya atasi disentri dan optimalkan sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari masalah infeksi lainnya dengan mengonsumsi secara rutin K-Liquid Chlorophyll, K-Trecious Botanical Beverage Mix Blackcurrant dan K-Sauda VCO. (Angga/Annisa/Rahma)