Hj. Triana Kurniati – Senior Crown Ambassador

“When your children share your dreams, you’ll go through a brick wall to achieve them.”

Hj. Triana Kurniati – Senior Crown Ambassador

Empat hal dalam satu waktu seperti ingin hidup bahagia dalam rumah tangga, keinginan untuk bisa jalan-jalan keluar negeri, ingin bebas ber- shopping ria, dan keinginan untuk dihargai dalam prestasi.

Dilema klasik bagi para wanita karier adalah terbatasnya waktu untuk santai dengan keluarga. Seperti berangkat pagi pulang malam sementara anak-anak harus diasuh oleh baby sitter otomatis perkembangan si anak akan terganggu. Sebenarnya apa sih yang diinginkan wanita? “everything” segalanya dalam waktu bersamaan. Dan sesungguhnya ada 4 hal yang diinginkan wanita.

Pertama, wanita ingin keluarga bahagia, suami yang setia, anak yang saleh dan hubungan keluarga yang harmonis. Kedua, wanita ingin jalan-jalan, wisata keluar negeri mengunjungi tempat-tempat yang eksotik dan romantis yang ada di seluruh dunia.

Ketiga, wanita ingin perhiasan dan belanja seperti beli sepatu, tas, baju yang bermerek dengan kebebasan uang dan waktu. Dan yang keempat wanita ingin penghargaan dan pengakuan atas prestasi dan karier yang bisa dibanggakan.

Sosok Ibu rumah tangga bernama Triana Kurniati ternyata telah mendapatkan 4 hal tersebut. “ Saya bisa memiliki keluarga yang harmonis karena kami memiliki bisnis yang sama di K-Link bersama suami. Sehingga kami satu bahasa dan passion yang sama. Artinya sama-sama punya gairah dan minat yang sama, sehingga dapat memprioritaskan pertama Tuhan, kedua keluarga dan ketiga baru Bisnis .” Kata Triana di kediamannya di Pondok Indah Jakarta.

Ibu satu anak ini memutuskan untuk komitmen di bisnis MLM K-Link sejak empat tahun yang lalu. Berkat kerja keras, ikuti system dan percaya dengan upline menjadikan bisnisnya membawa perubahan hidup. Bukan hanya untuk dirinya tapi juga untuk downline-downlinenya. “ Dengan K-Link saya bisa jalan-jalan bersama keluarga ke lebih 40 negara yang sebelumnya tidak pernah saya duga. Dan belanja pun tanpa harus melihat harga lagi, sekalipun di butik-butik terkenal di dunia seperti Louis Vuitton, Champ Ellesye, Hermes, Channel di Paris dan Burberry London, ” ujar Senior Crown Ambassador K-Link ini.

DUKUNGAN SUAMI

Bisnis ini sebenarnya tidak terlalu asing bagi Triana, sebab suami sudah terlebih dahulu menjalankannya. Bahkan pria yang menikahinya 6 tahun yang lalu itu sekarang sudah berperingkat Royal Crown Ambassador di MLM K-link. “Yang mengenalkan K-link pun suami, kebetulan sebelumnya saya belum pernah mengenal MLM lain jadi K-L ink ini baru pertama kali, ya tapi Alhamdulilah baru pertama kali berbisnis MLM bisa langsung sukses seperti sekarang,” imbuhnya.

Berkah dukungan dari suami itu membuat dirinya bisa menjalankan bisnis K-Link secara total. Padahal sesungguhnya tidak ada keharusan bagi Triana menjalankannya, karena penghasilan dari suami saja sudah lebih dari cukup. “ Ketika saya memulai bisnis ini dari suami sudah berperingkat Senior Crown Ambassador yang memiliki bonus perbulannya ratusan juta rupiah. Bahkan ketika itu sebagaimana semua wanita yang menginginkan segalanya bagi saya sesungguhnya sudah saya miliki semuanya. Seperti rumah mewah, mobil mewah, ibadah haji, jalan-jalan keluar negeri dan waktu yang berarti untuk suami dan anak, ” tuturnya.

Tapi mengapa Triana masih mau repot-repot menjalankan bisnis ini? Menurutnya karena sukses yang sebenarnya adalah bukan hanya sukses sendiri, tapi sukses itu harus bisa membantu orang lain, dan di bisnis K-Link hal tersebut sangat mungkin terjadi. “ Jadi yang terpenting adalah kemauan yang besar dan mau berendah hati untuk belajar, karena sukses tidaknya tergantung dari kira sendiri,” jelasnya.

BIMBINGAN SUAMI

Diakui oleh Triana Kurniati, dalam menerapkan strategi menjalankan bisnis MLM K-Link banyak belajar dari seorang Hendri Rikianto yang notabene sebagai suami dan uplinenya. Bahkan level Crown Ambassador diraihnya hanya dalam waktu 3 tahun. “ Dalam membangun bisnis ini, saya mengikuti jejak suami dengan cara terlebih dahulu menawarkan kepada orang-orang terdekat saya,” terang anak ketiga dari empat bersaudara ini.

Selain membangun jaringan di Jakarta dan sekitarnya Triana juga mengembangkan bisnis ini hinggal keluar kota. Seperti Jawa tengah, Sumatera dan Kalimantan. Dan hal ini dilakukan bukan berarti untuk bersenang-senang melainkan betu-betul untuk melaksanakan presentasi dan mengisi training tentang bisnis K-Link. Tak ayal dengan keseriusan itu jaringan Triana terus berkembang hingga 30 ribu member yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

PINTAR BAGI WAKTU

Sekalipun dalam satu sisi, Triana Kurniati adalah seorang ibu rumah tangga biasa, dan satu sisi lagi ia adalah seorang top leader yang memiliki ribuan downline, tapi bagi ibu yang mempunyai hobi traveling dan shopping ini, tidak ada yang tidak mungkin dilakukan, sehingga walaupun membagi waktu antara rumah tangga dan pekerjaan kerap membuatnya sulit untuk melangkah. Tapi dengan kepintaran Triana sendiri dalam membagi waktu, semua hal tersebut dapat dilakukannya dengan baik tanpa harus mengorbankan salah satunya. Dan yang terpenting bagi dirinya adalah dukungan suami tercinta.

Menurut pengakuan Triana, saat mau melakukan aktivitas bisnis K-Link keluar rumah justru dirinya sering mendapatkan complain dari buah hatinya, tapi sebagai ibu yang bijak ia harus bisa memberikan pengertian yang baik atau bila perlu ia mengajaknya. “Sebab bagi saya selain suami dukungan juga datang dari anak, hanya ketika saya sering keluar rumah anak saya selalu protes, untuk itu saya harus pintar-pintar mengatasinya, masalahnya saya harus merayunya dahulu,” paparnya.

Kesuliltan dalam melakukan bisnis MLM K-Link yang dialami oleh ibu-ibu rumah tangga selama ini telah terjawab sudah oleh Triana Kuniati dengan menunjukkan sebuah prestasi yang membanggakan. Menurutnya tidak ada yang tidak bisa asalkan dibarengi dengan keinginan yang kuat untuk mewujudkan mimpi. “ Mudah-mudahan apa yang saya lakukan ini menjadi inspirasi perempuan-perempuan yang ingin maju agar mempunyai kehidupan yang lebih baik,” imbuhnya.

Dengan prestasinya itu kini ibu yang menyadang gelar Hajah ini dalam menjalankan bisnis K-Link tidak lagi berorientasi ke financial tapi lebih kepada jati diri yang sebenarnya.