Peradangan Usus Halus

Peradangan Usus Halus
Pernahkan Anda merasa sakit perut parah secara terus menerus? Anda perlu berhati-hati karena mungkin Anda mengalami kondisi peradangan usus halus atau yang juga dikenal dengan nama Enteritis.

Usus halus merupakan organ yang terletak antara lambung dan usus besar. Makanan yang masuk kedalam usus halus sudah berupa cairan yang sebelumnya sudah dihancurkan dalam lambung. Fungsi usus halus ialah untuk menyerap sebagaian besar nutrisi yang terkandung dalam makanan, oleh sebab itu terdapat banyak pembuluh darah disepanjang usus halus.

Baca Juga    : Usus Kotor Sumber Segala Penyakit

Peradangan dinding usus halus dapat mengurangi luas permukaan usus dan mengganggu penyerapan nutrisi dari makanan. Proses pertukaran elektrolit akan terganggu dan keseimbangan kadar air yang dibutuhkan dalam usus kecil akan mengalami  gangguan. Selain itu sel-sel epitel dapat hancur dan dapat membentuk bisul dalam usus kecil. Terlepas dari perubahan patologis pada dinding usus, lingkungan yang tercipta dalam usus kecil juga terganggu sehingga memungkinkan untuk mikroorganisme pathogen hidup disekitarnya.

Dalam beberapa kasus, peradangan usus halus juga dapat melibatkan lambung (gastritis) dan usus besar (kolitis). Terdapat beberapa penyebab enteritis:
1.    infeksi virus atau bakteri
2.    radiasi
3.    obat-obatan
4.    alkohol
5.    enteritis terkait dengan aliran darah yang buruk
6.    enteritis terkait dengan kondisi peradangan lain, seperti penyakit Crohn atau kolitis ulserativa

Gejala enteritis dapat berupa demam, mual, muntah, diare, sakit perut parah, penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan hingga gejala malnutrisi. Gejala Enteritis dimulai dari ringan, sedang dan berat. Enteritis dapat berlangsung dalam hitungan hari sampai hitungan bulan, tergantung seberapa parah gejala yang dialami.

Bagaimana Cara Penanganan yang Tepat ?
Radang usus halus atau Enteritis biasanya akan berlangsung dalam beberapa hari sampai hitungan minggu. Jika Anda merasa terdapat gejala yang telah disebutkan diatas maka Anda dapat mengonsumsi produk-produk K-Link untuk mengurangi peradangan dan memperbaiki usus yang luka.



K-Organic BioGreen
, berfungsi dalam proses Cleansing dan Balansing. K-Organic BioGreen dapat membantu membersihkan saluran usus yang kotor, karena usus yang kotor merupakan salah satu pencetus terjadinya radang usus. Dengan membersihkan saluran usus yang kotor akan mencegah peradangan semakin meluas atau semakin parah karena dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat sehingga mencegah munculnya mikroorganisme pathogen yang akan memperburuk kondisi.

K-Organic BioGreen
juga dapat meningkatkan nutrisi yang akan didapat oleh tubuh. Peradangan usus halus (enteritis) dapat mengakibatkan menurunnya fungsi penyerapan usus karena sel epitel yang rusak dan terbatasnya makanan yang dapat dikonsumsi penderita selama sakit, oleh sebab itu K-Organic BioGreen dapat menggantikan nutrisi yang diperlukan. Dengan mengonsumsi K-Organic BioGreen akan membantu mempercepat penyembuhan dan pemulihan kondisi akibat radang usus yang dialami.  Tekstur K-Organic BioGreen berupa cairan yang agak kental sangat mudah untuk diproses dalam tubuh sehingga saluran pencernaan tidak memerlukan usaha yang berat untuk memprosesnya.

Konsumsi K-Organic BioGreen pada pagi dan malam hari dengan melarutkan 1 sloki dengan air sebanyak 250 ml air. Disarankan untuk langsung diminum agar tidak menggumpal.

Untuk mepercepat proses pemulihan, Anda dapat menambahkan produk-produk K-Link lain, seperti:
1.    K-Liquid Chlorophyll, 3 x 1 sloki perhari
2.    Propolis Platinum, 3 x 5 tetes sehari
3.    Gamat Ekstract Emultion, dikonsumsi pada fase pemulihan untuk mengembalikan struktur dan fungsi sel epitel pada usus halus yang telah rusak. Dengan dosis 3x1 sendok makan.

Sebaiknya banyak mengkonsumsi air putih agar tidak terjadi dehidrasi parah akibat diare, makan makanan yang lembut seperti bubur atau sup, selalu menjaga kebersihan makanan, selalu mencuci tangan sebelum makan, hindari rokok dan alkohol atau minuman bersoda. (Fina/Inggrid)

Artikel Rekomendasi : Percayakah Anda Bahwa Usus Yang Kotor Dapat Menjadi Sumber Lebih Dari 100 Penyakit?