Pria Pun Dapat Mengalamai Masalah Organ Intim

Pria Pun Dapat Mengalamai Masalah Organ Intim
Ternyata permasalahan daerah organ intim bukan saja dialami bagi kaum hawa,akan tetapi kaum adam pun bisa mengalami masalah organ intim. Seperti apakah itu ?

Bagi pria mungkin adalah suatu hal yang sangat tabu untuk dibicarakan bahkan banyak juga pria yang tidak memerdulikan kesehatan yang berhubungan dengan alat kelamin, lain hal dengan wanita yang mungkin sangat terbuka untuk bertanya tentang permasalahan kewanitaan. Terkadang mereka kerap alami rasa nyeri di testis dan merasakan masalah pada alat vitalnya namun kerap disepelekan.




Berikut adalah penyebab terjadinya permasalahan organ vital pada pria, biasanya tanpa disadari penyebab nyerinya di testis adalah jerawat, ini terjadi dikarenakan adanya bakteri tuberculosis atau bakteri E coli. Ketika terinfeksi biasanya terjadi pembengkakan dan memyebabkan demam, jika hal ini terjadi maka dapat mengonsumsi antibiotik atau obat penghilang rasa sakit. Tidak hanya kaum hawa saja yang dapat mengalami jerawat di bagian organ intimnya akan tetapi pria pun bisa.

Selain itu pria pun bisa mengalami kanker, masalah hormonal yang sering meyebabkan rasa nyeri pada pangkal paha, perlu diwaspadai masalah hormonal ini bisa menjadi awal dari kanker. Nyeri di area testis pun bisa terjadi dikarenakan batu ginjal, beberapa pria yang hobi olahraga terkadang juga bisa mengalami cidera pada organ vital.

Yang tak kalah pentingnya dengan wanita ternyata pria pun dapat mengalami turun berok atau istilahnya disebut penyakit Hernia. Karena pada umumnya laki-laki mempunyai bagian khusus dalam rongga perut untuk mendukung fungsi alat kelamin. Hernia merupakan kantong seperti cincin, isi hernia terdiri dari usus, ovarium serta jaringan penyangga usus disebut Omentum.

Namun apabila terdapat unsur yang dapat melepaskan dinding perut, akan berakibat pada usus berpindah ke diafragma yakni bagian batas perut, serta dada bisa juga timbul disuatu lapisan paha atau pusar. Pada umumnya penyakit hernia tidak menyebabkan nyeri akan tetapi apabila hernia memasuki atau terjepit cincin hernia akan menimbulkan rasa nyeri dan adanya infeksi pada bagian yang terjepit, serta dapat menyebar ke organ tubuh lainnya.




Terjadinya hernia biasanya disebabkan karena mengangkat benda-benda berat, mengejan berlebihan pada saat BAB, obesitas, batuk atau bersin. Untuk menghindari permasalahan diatas, kita wajib memelihara kebersihan tubuh dan menjaga alat vital, perhatikan masalah pemakaian pakaian dalam yang benar-benar bersih dan aman untuk kesehatan kulit. Karena pakaian dalam yang kurang tepat dapat memicu masalah pada alat vital kita, gunakan pakaian dalam yang berbahan anti kuman, sehingga dapat melindungi kebersihan alat vital, pakaian dalam dari K-Link yaitu K-I Brief dan K-I Panty untuk pria dan wanita sangat aman untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim pria dan wanita.

Adapun keunggulan K-I Brief untuk pria dari pakaian dalam biasa pada umumnya adalah, bermanfaat bagi kesehatan karena terdapat ion negatif serta infra red, sedangkan pada pakaian dalam biasa tidak ada fungsi menyehatkan. Bahannya terbuat dari 90% Microfiber dan 10% elastane ada serat anti kuman, daya serap tinggi terhadap keringat anti bau. 




Pada pakaian dalam bisa menggunakan kain biasa tidak ada anti kuman dan tidak elastis sehingga terasa lembab karena daya serapnya tidak maksimal, sedangkan K-Brief dan K-Panty memiliki ion negatif dan infra red yang membantu melancarkan peredaran darah, penyeimbang sistim saraf pusat, serta membantu mencegah pertumbuhan bakteri yang tidak terdapat pada pakaian dalam lain. Karena bahannya yang terbuat dari microfiber dan elastine sehingga membuat pengguna merasa nyaman terutama pada bagian alat vital, tidak panas dan mengikuti bentuk sehingga aman untuk testis pria. 

Salah satu pemilihan pakaian dalam pun sangat memengaruhi kesehatan alat vital, pakailah pakaian dalam yang benar-benar tepat untuk menjaga kesehatan organ intim kita, gunakan pakaian dalam yang sangat aman dan melindungi dari berbagai masalah penyakit kelamin. (Diah/Inggrid)