Bungkuk, Sepele, Tapi Besar Dampaknya

Bungkuk, Sepele, Tapi Besar Dampaknya
Pernah mendengar istilah Kyphosis? Ya, dalam bahasa awam, istilah ini dikenal dengan nama bungkuk, yang merupakan kondisi tulang belakang yang melengkung. Walaupun terlihat sepele, namun jika dibiarkan, tubuh yang bungkuk akan memberikan dampak yang besar.

Tampil menarik adalah idaman setiap manusia, pernyataan tersebut membenarkan bahwa pentingnya kita memberikan kesan yang spesial disetiap penampilan. Pada kesempatan kali ini kami ingin berbagi informasi yang erat hubungannya dengan penampilan. Yaitu Kyphosis atau bungkuk. Nah, berbicara tentang penampilan pasti dibenak kita yang terbesit adalah perawatan muka agar terlihat menarik, cantik atau rupawan, tapi ada bagian yang hampir dilupakan, yaitu posisi atau postur tubuh kita.

Penampilan seseorang tidaklah maksimal jika postur tubuh bungkuk, keadaan bungkuk ini karena kita cuek terhadap kesehatan tulang belakang, mungkin karena letaknya tidak terlihat langsung oleh kita sehingga terlupakan merawatnya.

Keadaan bungkuk bisa disebabkan ketika tulang belakang  tidak tumbuh berkembang dengan baik. Hal ini menyebabkan tulang belakang berada di luar posisi dan dikenal sebagai kyphosis Scheuermann.

Mengapa bisa bungkuk?

Masih belum jelas penyebab pasti keadaan bungkuk, akan tetapi terdapat beberapa hal yang menyebabkan bungkuk,  diantaranya :

-    Pengeroposan tulang atau osteoporosis. Tulang belakang yang telah tergerus dan mengalami penipisan akan mudah untuk melengkung sehingga menjadi bungkuk
-    Kekurangan asupan nutrisi. Tubuh kita membutuhkan asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang agar membantu proses pembentukan otot dan tulang secara optimal, termasuk pembentukan otot dan tulang pada punggung.
-    Kebiasaan, Kebiasaan dalam melakukan aktivitas sehari-hari juga sangat mempengaruhi bentuk tubuh seseorang. Terdapat beberapa contoh seperti cara berjalan yang tidak tegap, membawa tas punggung yang terlalu berat, posisi duduk saat bekerja dan belajar juga turut menjadi faktor resiko menyebabkan postur tubuh menjadi bungkuk.


Tips untuk memperbaiki dan menghindari Bungkuk

Berikut beberapa tips yang dapat kamu perhatikan jika memiliki resiko terhadap bungkuk, antara lain :

-    Konsumsi susu yang mengandung mineral kalsium yang berguna untuk mencegah pengroposan tulang dan berfungsi juga untuk mempertahan kan kekuatan tulang.
-    Cukupi kebutuhan nutrisi harian, untuk pengoptimalan pembentukan tulang
-    Jika kita beraktifitas sehari-hari melakukan pekerjan berat atau dalam keadaan duduk dan posisi cenderung tidak benar dapat diimbangi dengan berolahraga dan menggunakan pakaian yang tetap menjaga atau menyokong agar tulang belakang tidak dalam posisi bungkuk.


Salah satu pakaian yang tetap membuat tulang dalam keadaan tegap dan posisi benar adalah pakaian yang memiliki elastisitas tinggi, sehingga membuat postur tubuh anda dalam yang benar.
Bahan pakaian yang dapat digunakan untuk mengurangi bungkuk adalah bahan Lycra. Lycra cenderung tidak mengkilap, bisa melekat ketat di tubuh karena lentur. Lycra pertama kali dikembangkan oleh Du Pont pada tahun 1958, sebagai alternatif korset dari karet.

Lycra mengandung rantai polymer dengan bahan lentur lainnya agar nyaman dikenakan. Lycra ringan, elastis, menyerap keringat, nyaman. Jika dicuci cepat kering dan tahan terhadap bakteri, sinar ultra violet (UV). Lycra banyak dipakai untuk baju dalam, baju renang, baju atletik, juga untuk keperluan baju khusus ortopedi (berhubungan dengan tulang).

Sekarang kamu tidak perlu bingung dimana mendapatkan pakaian yang berasal dari lycra untuk membantu mengatasi postur bungkuk, karena PT K-Link Indonesia memiliki produk kesehatan yang mengandung bahan Lycra, yaitu K- I Man Fit.


K- I Man Fit








    
Nah buat kamu yang selalu bekerja duduk, dan beraktifitas berat, yuk gunakan K- I Man Fit untuk mencegah postur tubuh yang bungkuk, karena akan mengurangi penampilan dan rasakan manfaat kesehatan lainnya dengan menggunakan K-I Man Fit ini seperti memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan metabolisme tubuh, mengurangi lemak berlebih, serta mencegah ruam kulit.
(Angga AP/Inggrid)