Sindrom Nefrotik, Peradangan Ginjal Yang Tidak Dikenal!

Sindrom Nefrotik, Peradangan Ginjal Yang Tidak Dikenal!
Pernahkah Anda mendengar istilah Sindrom Nefrotik? Atau bahkan salah satu kerabat atau kenalan Anda menderita Sindrom Nefrotik? Penyakit ini memang belum lazim terdengar di telinga masyarakat kita. Akan tetapi, penyakit ini patut diwaspadai karena jika dibiarkan begitu saja akan menjurus pada kerusakan ginjal yang lebih parah.


Sindrom Nefrotik terjadi ketika unit penyaringan ginjal mengalami kerusakan. Kerusakan ini memungkinkan protein yang seharusnya tersimpan dalam plasma darah menjadi bocor dan keluar melalui urin dalam jumlah besar, sehingga mengurangi jumlah protein dalam darah. Salah satu protein penting yang terbuang adalah Albumin dan Globulin. Albumin dapat mengendalikan volume darah, sedangkan Globulin mengandung protein antibodi yang membantu tubuh melawan infeksi. Ketika kedua protein penting ini terbuang oleh tubuh, maka dapat menyebabkan pembengkakan yang disebut edema. Pembengkakan paling nyata akan terlihat pada area kaki terutama setelah berdiri lama dan sekitar mata pada saat pertama kali bangun di pagi hari. Lambat laun pembengkakan pada kaki akan selalu terjadi sepanjang waktu, dan juga dapat terjadi pada bagian tubuh lainnya. Akibat pembengkakan ini, akan terjadi peningkatan berat badan karena penumpukan cairan dalam tubuh. Gejala lain yang terjadi ialah urin menjadi lebih berbusa karena jumlah protein di dalamnya. Dibutuhkan tes urin, tes darah dan biopsi ginjal untuk mendiagnosa penyakit ini lebih lanjut.


Sindrom Nefrotik bukanlah suatu penyakit ginjal yang spesifik. Hal ini dapat terjadi pada setiap ginjal yang mengalami kerusakan pada unit penyaringannya. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan sindrom nefrotik antara lain adalah nefritis, diabetes militus dan lupus. Kondisi ini juga dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti terjadi penggumpalan darah, peningkatan kadar kolesterol, peningkatan tekanan darah, peningkatan resiko infeksi, gagal ginjal akut, penyakit ginjal kronis, dan gagal jantung kongestif. Jika ada salah satu kenalan Anda mengalami kondisi ini, produk K-Link yang tepat untuk digunakan adalah:


1.  K-Link Kinotakara, berfungsi sebagai cleansing semua racun yang menumpuk akibat ginjal yang tidak berfungsi normal untuk mengeluarkan racun/limbah tubuh. Pemakaian Kinotakara 1-2box/hari.


2. K-Liquid Chlorophyll, berfungsi sebagai cleansing dan Balancing. Untuk mendetoksifikasi darah yang tidak tersaring sempurna dalam ginjal serta meningkatkan kualitas darah. Dengan dosis 2X1 sloki/hari.


3. K-Ayuverda AyuRin Plus, berfungsi untuk memperbaiki jaringan ginjal yang rusak serta memperkuat fungsi kerja ginjal. Dapat dikonsumsi sebanyak 2X2 kapsul/hari.


4. K-Omega Squa Plus, untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah dan penyakit penyumbatan pembuluh darah. Konsumsilah dengan dosis 2X2 kapsul setiap harinya.


5. K-Sauda VCO, berfungsi sebagai defending. Untuk menjaga sistem imun tubuh sehingga tidak mudah terserang infeksi. Bisa dikonsumsi sebanyak 2X1 kapsul per hari.(Fina/Marini)