Jangan Sampai Inflamasi Ganggu Aktivitas Sehari-hari

Jangan Sampai Inflamasi Ganggu Aktivitas Sehari-hari
Pernahkah anda mengalami rasa nyeri dan terjadi pembengkakan? Rasanya sangat tidak nyaman dan mengganggu aktivitas, bukan? Bagaimana itu bisa terjadi ?Di artikel ini kami akan membahas bagaimana terjadi pembengkakan itu dan bagaimana cara untuk mengatasinya.

Hampir setiap orang pernah mengalami inflamasi atau biasa kita kenal dengan istilah sehari-hari ialah pembengkakan, ini terjadi bisa karena bagian tubuh terluka akibat benda tajam maupun tumpul. Pembengkakan itu sendiri merupakan reaksi kompleks pada jaringan yang memiliki pembuluh darah.

Ada beberapa gejala proses pembengkakan yang sudah dikenal ialah :

 

1.   Kemerahan (rubor)

Terjadinya warna kemerahan ini karena pembuluh darah yang mengedarkan darah ke daerah tersebut mengalami pelebaran sehingga terjadi peningkatan aliran darah ke tempat cedera



2.   Rasa panas (kalor)

Rasa panas dan warna kemerahan terjadi secara bersamaan. Dimana rasa panas disebabkan karena jumlah darah lebih banyak di tempat radang daripada di daerah lain di sekitar radang. Fenomena panas ini terjadi bila terjadi di permukaan kulit. Sedangkan bila terjadi jauh di dalam tubuh tidak dapat kita lihat dan rasakan.


3.
Rasa sakit (dolor)

Rasa sakit akibat radang dapat disebabkan beberapa hal :

- Adanya peregangan jaringan akibat adanya akumulasi darah sehingga terjadi
peningkatan tekanan lokal yang dapat menimbulkan rasa nyeri

- Adanya pengeluaran zat – zat kimia atau mediator nyeri seperti prostaglandin,
histamin, bradikinin yang dapat merangsang saraf – saraf perifer di sekitar radang sehingga dirasakan nyeri


4. Pembengkakan (tumor)

Gejala paling nyata pada peradangan adalah pembengkakan yang disebabkan oleh terjadinya peningkatan aliran dipembuluh darah, adanya peningkatan aliran darah dan cairan ke jaringan yang mengalami cedera sehingga protein plasma dapat keluar

5. Fungsiolaesa

Fungsiolaesa
merupakan gangguan fungsi dan jaringan yang terkena inflamasi dan sekitarnya akibat proses inflamasi


Gejala – gejala diatas dapat terjadi dikarenakan adanya rangsangan dari luar atau pencetus seperti mikroorganisme (bakteri, virus,dan jamur), trauma (benturan), dan zat – zat kimia. Tanda dan gejala tersebut umumnya hadir beberapa hari, namun ada juga yang bertahan selama beberapa minggu.

 

Proses Pembengkakan

Awal mula terjadi inflamasi dikarenakan adanya faktor pencetus (mikroorganisme, trauma atau benturan, zat-zat kimia) yang mengakibatkan gangguan membran sel, rusaknya membran sel akan mengeluarkan senyawa lipid bersama protein dalam membran, yang bertemu dengan enzim siklooksigenase (COX) memicu pengeluaran senyawa kimia dalam tubuh yaitu prostaglandin, prostaglandin inilah yang mengakibatkan inflamasi (pembekakkan).


Pengobatan Pembengkakan

Untuk mengurangi gejala ini dibutuhkan suatu senyawa yang dapat mengurangi prostaglandin di daerah cidera, salah satu senyawa alami yang dapat digunakan adalah ginsenoside.

Ginsenosidemerupakan kandungan kimia yang terdapat didalam tanaman gingseng yang memiliki banyak manfaat kesehatan, antara lain memiliki aktivitas atau khasiat untuk mengurangi inflamasi (pembekkan) dengan cara menghambat kerja enzim siklooksigenase (COX), sehingga mengurangi pengeluaran prostaglandin.

K-Link Indonesia telah memiliki suatu produk yang mengandung gingseng, yaitu panax gingseng yang terdapat didalam produk Riddance.





Riddance mengandung tiga bahan alami

-       > Radix Panax Gingseng,

-      >  Radix Glycyrrhizae Glabra,

-       > Radix ledebouriella Divaricata,

Riddance merupakan pilihan tepat untuk membantu mengurangi pembengkakan secara alami. (Angga/Inggrid)