Minyak Zaitun Tidak Semuanya Sama

Minyak Zaitun Tidak Semuanya Sama
Apakah Anda pernah mendengar sebuah kalimat jargon resep dari alam? Dibenak Anda pasti langsung   terlintas bila  kekayaan alam diolah dengan benar akan menjadi sesuatu yang berguna untuk kehidupan. Hal tersebut memang benar, namun olahan sumber daya alam dapat berbeda manfaatnya tergantung   jenis yang dipilih. Salah satu jenis sumber daya alam yang bisa kita ambil contohnya adalah minyak zaitun. 

Minyak zaitun merupakan salah satu minyak dari alam yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan kecantikan. Akan tetapi, dari berbagai macam minyak zaitun yang beredar, tidak semuanya memiliki kualitas yang sama.  

Mari kita lihat jenis-jenis minyak zaitun yang ada di dunia: 

Extra Virgin Olive Oil  


Minyak zaitun ini merupakan yang paling murni dengan kadar asam 0,5% - 1%. Kadar asam ini diperoleh   melalui penyulingan pertama buah zaitun dengan menggunakan metode perasan dingin (first cold press). Memiliki warna kehijauan dengan rasa sangat ringan di lidah.  

Virgin Olive Oil 

 

Disaring dari penyulingan pertama extra virgin olive oil. Kandungan asamnya sekitar 2-4%, dengan warna   hijau kekuningan. Biasa digunakan untuk menumis, memanggang, maupun campuran kue tar atau kue   kering.  

Fino Olive Oil  


Merupakan perpaduan antara Extra Virgin Olive Oil dan Virgin Olive Oil.  

Pure Olive Oil  


Minyak zaitun ini didapatkan dari hasil penyulingan dan biasanya digunakan untuk memasak.  

Extract dan Refined Olive Oil  

 
Dihasilkan dari perasan pertama buah zaitun namun melewati proses kimia untuk mengubah keasaman   dan rasanya.     

Light Olive Oil  


Minyak zaitun dengan kadar asam lebih dari 4%. Berwarna kekuningan dan biasa digunakan   untuk membuat pasta, pizza, dan aneka masakan lainya. Bisa juga dipakai untuk menggoreng dengan wajan datar. 

Selain jenis-jenis minyak zaitun yang sudah disebutkan di atas, masih banyak lagi jenis minyak zaitun yang memiliki kualitas yang baik untuk Anda gunakan. Namun dari semua jenis minyak zaitun, hanya ada   satu jenis minyak zaitun yang memiliki kualitas nomer satu yaitu minyak zaitun jenis Extra Virgin Olive Oil atau yang sering disebut EVOO.  

EVOO yang baik biasanya berwarna hijau keemasan. Sebaiknya kita memilih EVOO yang dikemas dalam   botol kaca berwarna gelap. Pemilihan botol berwarna gelap ini untuk menghindari paparan sinar   matahari langsung sehingga kandungan olive oil tetap terjaga baik.  

Dengan kualitas terbaiknya, dalam waktu dekat ini K-LINK dengan bangga mempersembahkan produk   minyak zaitun, yaitu Extra Virgin Olive Oil by Desert Miracle.  


Extra Virgin Olive Oil by Desert Miracle, merupakan minyak zaitun murni ultra premium yang diproduksi langsung oleh salah satu perusahaan olive oil terbesar di Morocco dan sudah terjamin karena telah memiliki sertifikat dari FDA di US. Extra Virgin Olive Oil ini sendiri memiliki maksimum kandungan keasaman/acidity sebesar 0,2° (salah satu yang terbaik) dengan rasa yang khas dan unik. 

Kekayaan alam yang berlimpah memang memunculkan banyak jenis minyak zaitun di dunia. Karena itu  dibutuhkan ketelitian kita untuk memilih kualitas minyak zaitun mana yang baik untuk digunakan. Hal ini sangat penting karena kualitas akan mempengaruhi hasil setelahnya. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat, dan ayo hidup sehat dengan produk-produk dari K-LINK! (Jabbar/Marini)