6 Prinsip-Prinsip Kunci Memberikan Pengaruh (Bagian 2 - Komitmen & Konsistensi)

6 Prinsip-Prinsip Kunci Memberikan Pengaruh (Bagian 2 - Komitmen & Konsistensi)

Semua orang merasa perlu untuk konsisten; oleh karena itu, biasanya kita membuat komitmen kepada seseorang atau komitmen untuk melakukan sesuatu yang Kita rasa perlu untuk dilakukan.

 

Kebanyakan psikolog sosial setuju bahwa komitmen merupakan elemen kunci yang memperkuat perilaku konsistensi.

 

Komitmen > kebutuhan kita untuk bersungguh-sungguh dengan apa yang Kita katakan = Konsistensi dalam tindakan kita

 

Jadi sebagai pemasar, bagaimana Anda dapat menggunakan prinsip kedua ini untuk mempengaruhi yang dapat membantu bisnis Anda untuk tumbuh?

 

Nah, berdasarkan teori ini, yang Anda butuhkan adalah apa yang kita sebut 'dasar', atau hanya menempatkan 'titik awal'.

 

Jadi, lupakan menjual produk atau peluang bisnis!

 

"Apa?"  Saya mendengar Anda berteriak,   "Bagaimana Kami bisa mengembangkan bisnis ini ?”

 

Ingat, Anda sedang mencari komitmen, tidak peduli seberapa kecil komitmen tersebut. Setelah Anda mendapatkannya, Anda telah memiliki titik awal Anda.

 

Sebagai contoh, Anda pergi bekerja dan Anda mengobrol dengan rekan-rekan Anda selama jam istirahat. Anda menyebutkan bahwa K-Link kini menjual K-Liquid Mixed Collagen dan secara singkat menjelaskan beberapa manfaat yang hebat dan menawarkan mereka produk tersebut. Tentu biasanya seseorang akan bertanya berapa harganya, dan itu bisa menjadi akhir dari percakapan tersebut. Andapun akhirnya belum berhasil mendapatkan komitmen dari mereka.

 

Sekarang, mari Kita mengambil pendekatan yang berbeda, dengan target dalam benak Anda untuk mendapatkan semacam komitmen, yang belum tentu berujung kepada penjualan produk.

 

Mengundang komitmen

 

Anda menyebutkan kepada rekan-rekan Anda bahwa K-Link memiliki produk baru yang terbukti membuat Anda terlihat lebih muda dan Anda membuat pertemuan sosial kecil di rumah Anda pada Jumat malam di mana Anda akan memberikan presentasi sedikit tentang produk tersebut. Anda kemudian menawarkan undangan untuk datang sambil memberitahu mereka bahwa Anda mempersilakan mereka jika ingin membawa satu atau dua teman untuk ikut datang.

 

Pendekatan ini dipandang lebih lunak dan biasanya jauh lebih berhasil daripada contoh pertama di mana Anda 'meminta komitmen'.

 

Cara sederhana lain untuk mengundang komitmen adalah;


Berbagi di media sosial – meski terlihat tidak begitu penting, namun seseorang telah menginvestasikan sebagian kecil dari waktu mereka dalam berbagi konten yang Anda post; berarti mereka telah membuat komitmen.


Tolong beritahu Saya apa yang Anda pikirkan – dengan mengundang orang untuk berkomentar; ingat, Kita sedang mencari komitmen terkecil sebagai titik awal.

 

Nilai-nilai sosial dan identitas yang konsisten

 

Dalam sebuah percobaan yang sudah dilakukan; terdapat 2 kelompok, satu kelompok diminta 'berkomitmen' untuk mengenakan pin tanda kesadaran kanker selama 1 minggu. Yang kedua tidak memakai pin tanda tersebut. Beberapa waktu kemudian kedua kelompok diminta untuk mengumpulkan sumbangan untuk amal melawan kanker. Tidak mengherankan, kelompok yang telah mengenakan pin tanda kesadaran kanker menyumbangkan lebih banyak uang daripada kelompok lainnya. Hal ini terjadi karena dari komitmen mereka memakai pin tanda tersebut, maka melawan kanker telah menjadi bagian kecil dari identitas mereka dan sebagai manusia tentunya Kita ingin bertindak konsisten dengan nilai-nilai sosial dan identitas Kita.

 

Perilaku manusia ini juga telah digunakan oleh pemasar di seluruh dunia untuk mendapatkan konsumen ketika mengambil langkah kecil pertama dalam membuat komitmen. Berapa banyak dari Anda yang telah membeli produk karena Anda tahu beberapa dari keuntungan penjualan produk tersebut akan digunakan untuk tujuan baik yang Anda hargai? Tidak hanya nilai-nilai dan keyakinan yang membuat Anda melakukan itu, tapi juga keinginan Anda sebagai manusia untuk tetap konsisten.

 

Menghubungkan prinsip 1 dan 2


Sekarang, jika Anda berpikir kembali ke bagian 1 – hukum timbal-balik (klik di sini untuk membaca); pikirkan bagaimana Anda dapat menggabungkan kedua  bagian penting ini dari memberikan pengaruh. Setelah Anda memiliki komitmen, dan kebutuhan bagi semua orang untuk bertindak konsisten yang tentu saja akan membuat mereka menghormati kata hati mereka; coba pikirkan, apa persepsi nilai produk yang bisa Anda tawarkan kepada mereka sehingga dapat mengkonversi mereka menjadi konsumen di masa depan?

 

Lihatlah ini seperti bagian dari puzzle; bagian-bagian kecil akan membentuk satu gambar besar.

 

Saya akan mengakhiri bagian 'mengundang' Anda ini dengan meminta Anda untuk meninggalkan komentar Anda di bawah ini dan jangan ragu untuk berbagi jika Anda berpikir beberapa teman Anda akan tertarik dengan posting ini.