Hanya Sejauh KEPUTUSAN ANDA

Hanya Sejauh KEPUTUSAN ANDA

Awal tahun 2015 ini, banyak saya temui para pengusaha, pedagang dari berbagai bidang, juga distributor MLM membicarakan kondisi dan situasi tahun 2014. Tentang kondisi yang sulit dan cukup memberikan banyak tantangan, seperti yang kita ketahui turunnya nilai mata uang rupiah terhadap mata uang asing berbagai negara, bahkan ada yang sampai mencapai kurang lebih 30%. Meningkatnya harga-harga barang kebutuhan pokok maupun barang-barang lainnya, naiknya biaya-biaya seperti sekolah, kesehatan, listrik dan transportasi. Sedangkan buying power masyarakat menurun. Ditambah gejolak politik dan sulitnya prediksi calon pemimpin negara juga mempengaruhi dunia ekonomi.

Dari kondisi tersebut banyak saya temui orang putus asa, minimal menjadi kehilangan semangat dan tanpa sadar menurunkan efektifitas daya juang di lapangan. Hal ini justru menambah parah, dan ada sebagian yang panik dan terjerumus kepada money game atau KTA (Kredit Tanpa Agunan) secara membabi buta.

Saya jadi ingat sebuah cerita yang pernah saya baca. Zaman dulu kala di pedalaman China kuno, ada seorang ibu yang suka menangis. Pada hari terik ia menangis, pada hari hujan pun ia menangis. Seorang kakek bertanya, “Mengapa ibu selalu menangis, baik hari hujan maupun hari terik?”

Ibu itu menjawab, “Anak saya cuma dua Pak, yang sulung berjualan payung dan si bungsu menjual es. Saat hari hujan saya ingat si bungsu yang esnya tidak laku sehingga saya sedih dan menangis. Saat hari terik saya ingat si sulung yang menjual payung dan tidak laku, jadi saya menangis juga.”

Akhirnya kakek itu memberikan sebuah nasehat yang mujarab karena si ibu percaya dan menjalankan nasehat kakek bijaksana tersebut. Sejak itu si ibu selalu bahagia baik hari hujan maupun terik. Tetangganya bertanya mengapa ibu bisa berubah, si ibu menjawab, “Iya mulai sekarang saya menerapkan ilmu syukur dari si kakek. Caranya saya mengubah fokus, bukan fokus kepada yang negatif seperti kesedihan dan masalah, karena kesedihan dan masalah akan tetap ada sampai kapan pun. Mulai sekarang saya fokus kepada yang positif sehingga bisa bersyukur. Itu semua karena keputusan saya. Kalau hari terik saya ingat si bungsu jualan esnya laku, sehingga saya bahagia dan bersyukur, dan pada hari hujan saya ingat si sulung jualan payungnya laku.


Keputusan di tangan Anda apakah selalu patah semangat terhadap apa pun keadaannya atau justru bertambah semangat apa pun keadaannya. Selalu bersyukur atau patah semangat hanya SEJAUH KEPUTUSAN Anda. Anda harus tetap menjaga pengharapan Anda sehingga bisa tetap bersemangat. Tanpa disadari itu akan tercermin dari tindakan Anda, yang akhirnya mempengaruhi hasilnya. Mulai dari sekarang putuskan fokus pada sisi positif, karena apa yang Anda cari akan Anda temukan. Jika Anda mencari sisi negatif akan bertemu negatif, begitu juga positif.

Dengan pikiran tenang dan positif, apalagi penuh dengan energi semangat, Anda dapat menyelesaikan setiap masalah yang datang, apa yang tadinya tidak terpikir menjadi kelihatan. Bahkan bukan hanya menyelesaikan masalah, namun bisa membuat terobosan baru. Karena sesungguhnya setiap situasi buruk hanyalah episode perpindahan kekayaan, dari yang panik ke yang tidak panik, dan kalau kita pelajari, sejarah seperti itu terus terulang. Jadi saya ulangi lagi itu hanya sejauh keputusan Anda. Hati gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.