7 Dampak Buruk Jika Anda Malas Mengganti Celana Dalam

7 Dampak Buruk Jika Anda Malas Mengganti Celana Dalam
Menjaga kebersihan diri merupakan faktor pendukung agar terhindar dari sejumlah penyakit. Namun satu hal yang kerap tidak diperhatikan saat menjaga kebersihan diri, yaitu malasnya seseorang dalam mengganti celana dalam. Padahal hal tersebut memiliki dampak buruk bahkan bisa menimbulkan penyakit berbahaya.  

Di zaman modern ini, terkadang kesibukan beraktivitas membuat seseorang memiliki kebiasaan-kebiasaan tidak sehat  yang dianggap sepele namun berdampak besar pada kehidupan sehari -hari. Seperti kebiasaan malas mengganti celana dalam. Banyak yang tak acuh dan menganggap remeh kebiasaan ini. Padahal celana dalam yang dipakai sehari-hari memerlukan perhatian ekstra.

Jarang mengganti celana dalam merupakan kebiasaan buruk yang dapat berdampak langsung pada tubuh. Karena celana dalam yang tidak diganti merupakan ladang subur bagi kuman dan bakteri untuk hidup di dalamnya. Terlebih bagi mereka yang sudah menikah, menjaga kesehatan organ intim merupakan hal wajib untuk dilakukan karena bukan hanya baik untuk diri sendiri melainkan juga baik untuk menjaga kenyamanan pasangan.

Baca Juga : Mulai Sekarang Rawat Daerah Kewanitaan Anda

Berikut 7 dampak buruk bila Anda jarang mengganti celana dalam. Jangan terkejut ya..

1. Sarang Bakteri dan Kuman



Celana dalam yang tidak diganti akan lembab dan kotor. Keadaan seperti itu akan memicu berkembangnya bakteri dan kuman. Bila bakteri dan kuman sudah berkembang di area intim dapat menyebabkan masalah dan penyakit yang mengerikan.


2. Gatal



Banyak orang yang tidak sadar pada saat merasakan sensasi gatal pada organ kemaluannya, padahal itu adalah kondisi dimana sebaiknya Anda mengganti celana dalam. Celana dalam yang tidak diganti akan lembab dan kotor  serta bercampur dengan bakteri dan kuman yang akhirnya membuat kemaluan Anda menjadi gatal.


3. Bau



Berkembangnya bakteri dan kuman selain akan menyebabkan gatal juga dapat membuat Miss V anda menjadi bau tak sedap. Tentunya hal ini akan menyebabkan ketidaknyamanan Anda.


4. Ruam Kulit



Setelah Miss V Anda gatal, tentunya Anda akan mulai menggaruk kulit sekitar kemaluan Anda. Kebiasaan menggaruk inilah yang akan membuat kulit sekitar Miss V Anda mengalami luka, iritasi bahkan ruam. Dengan berkembangnya bakteri dan kuman disekitarnya akan menyebabkan ruam Anda semakin parah.


5.  Infeksi Jamur



Keadaan lembab dan kotor bukan hanya membuat bakteri dan kuman tumbuh subur, namun juga mengakibatkan jamur dapat berkembang dengan baik.


6. Muncul Kutu Di Rambut Miss V



Kutu tidak hanya muncul di rambut kepala saja, ternyata kutu dapat tumbuh di rambut kemaluan kita. Ini dikarenakan kutu dapat muncul di tempat lembab dan kotor yang disebabkan oleh jarangnya  mengganti celana dalam. Jika sudah terserang kutu, Anda bukan hanya akan merasakan gatal yang luar biasa namun juga dapat menyebabkan infeksi pada kulit sekitar Miss V Anda.


7. Infeksi Saluran Kemih (ISK)



Bila bakteri dan kuman sudah  bersarang di area kemaluan Anda, maka tak heran Anda akan mengalami masalah yang lebih serius lagi yaitu infeksi saluran kencing. Ini disebabkan karena bakteri dan jamur dapat menjalar ke seluruh tubuh tidak terkecuali pada saluran kencing Anda.

Bagaimana? Anda tidak mau mengalami hal hal diatas, bukan?

Untuk itu, kami akan memberikan beberapa tips agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti di atas :

1. Rutin Mengganti Celana Dalam



Biasakan rajin mengganti celana dalam Anda setidaknya 2-3 kali sehari. Dengan begini area Miss V Anda akan tetap bersih dan kering.


2. Pilihlah Bahan Celana Dalam Yang Menyerap Keringat



Bahan yang baik untuk celana dalam adalah bahan yang dapat dengan mudah menyerap keringat. Hal ini untuk menghindari kondisi lembab pada celana dalam.


3.  Say, No! Untuk Celana Dalam Yang Ketat



Celana dalam yang ketat akan membuat peredaran darah di sekitar organ intim kita tidak lancar. Selain tidak nyaman digunakan akan membuat kulit area intim kita sulit bernafas dan semakin mudah berkeringat dan lembab.


4.   Hindari Bertukar Celana Dalam



Bertukar celana dalam berarti Anda pun akan bertukar bakteri dan kuman dengan pemilik celana dalam itu. Sehingga tidak menutup kemungkinan akan terjadi penularan penyakit kelamin.

Mulailah hindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang Anda lakukan setiap hari seperti malas mengganti celana dalam. Karena selain tidak nyaman juga Anda akan terkena berbagai macam penyakit. Dengan peduli pada organ kewanitaan Anda dengan rutin mengganti celana dalam Anda akan menjadi wanita yang sehat dan lebih percaya diri. Keep health, ladies!. (Trisna/Inggrid)


Artikel Rekomendasi : Menjaga Kesehatan dan Kesegaran Organ Intim Wanita