Nutrisi Pendukung Pasien Kanker

Nutrisi Pendukung Pasien Kanker

Tidak hanya untuk mencegah, nutrisi yang baik juga dibutuhkan untuk penderita kanker, karena bagaimanapun mereka memerlukan nutrisi yang baik untuk dikonsumsi.

Hampir 50 persen penderita kanker alami penurunan berat badan. Itu sebabnya nutrisi sangat penting bagi penderita kanker, tidak hanya untuk terapi dan pemulihan dari terapi, tapi juga pada keadaan remisi maupun untuk mencegah kekambuhan. Keadaan kurang gizi kerap ditemukan pada penderita kanker.

Untuk pasien kanker payudara misalnya, pada pasien yang sedang menjalani terapi baik itu operasi kemoterapi maupun radiasi, asupan nutrisi yang baik akan dapat mempertahankan status nutrisi sehingga pasien dapat menjalani terapi sesuai dengan yang diinginkan. Pasien kanker yang sedang menjalani terapi, biasanya akan mengalami perubahan nafsu makan, mual, muntah karena adanya efek samping dari terapi yang dijalankan.

Kondisi tersebut disebabkan karena terjadinya ketidakstabilan emosi hingga depresi yang berakibat pada gangguan status nutrisi dari ringan hingga berat. Selain itu, karena pengobatan kanker umumnya sang pasien akan mengurangi nafsu makan. Pada kondisi yang berat, akan terjadi keseimbangan protein negatif, yang menyebabkan daya tahan kualitas hidup pasien akan menurun. Biasanya pasien juga akan mengalami liposis (pemecahan lemak), kehilangan masa otot, yang akan memperburuk kondisi pasien.

Penderita kanker dengan malnutrisi juga mempunyai resiko mengalami infeksi paska operasi lebih tinggi dibanding dengan mereka yang berstatus gizi baik. Kurang gizi yang diiringi dengan menurunnya berat badan akan mempengaruhi bahkan bisa memperburuk hasil pengobatan para penderita kanker. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya hal tersebut, diperlukan dukungan nutrisi yang baik untuk mempertahankan status nutrisi, mencegah penurunan berat badan dan menimalkan komplikasi yang terjadi.

Kebutuhan nutrisi penderita kanker sangat individual tergantung dari seberapa parah yang diderita dan seperti apa kondisi si penderita. Ada penderita yang membutuhkan lebih banyak nutrisi, ada pula yang sedikit. Akan tetapi, umumnya kebutuhan kalori yang dianjurkan adalah 25-35 kalori/kg berat badan per harinya, dengan protein 1-2 gram/kg berat badan per harinya. Karena pada prinsipnya, kebutuhan yang dikonsumsi sama dengan orang lain pada umumnya. Seimbang protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Penyajian makanan untuk penderita kanker sebaiknya dapat membangkitkan selera makan. Seperti makanan dapat diberi bumbu lebih banyak dengan memperhatikan nutrisi yang seimbang.

Jenis kelamin juga mempengaruhi keseimbangan nutrisi yang dikonsumsi. Perempuan misalnya, karena secara fisiologis perempuan mengalami menstruasi, hamil, menyusui juga alami menopause sehingga memerlukan nutrisi yang optimal.

Selain untuk mempertahankan berat badan, memperhatikan nutrisi bagi pasien kanker juga sangat berpengaruh kepada pengobatan agar dapat berjalan lancar, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup penderita kanker dan dimaksudkan agar waktu pemulihan pun lebih cepat. (Inggrid N/dari berbagai sumber)