Kulit Bersisik? Hati-Hati Kondisi Psoriasis: Faktor Pemicu & Pencegahan (Bagian 2)

Kulit Bersisik? Hati-Hati Kondisi Psoriasis: Faktor Pemicu & Pencegahan (Bagian 2)
Hai, mitra K-LINK, minggu ini kita akan kembali membahas kondisi kulit Psoriasis. Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas pengertian dan jenis serta ciri Psoriasis. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai faktor resiko dan cara menghindarinya.


Kondisi kulit Psoriasis

Pada penderita psoriasis, jaringan sel kulit mengalami peradangan yang memicu sistem imun tubuh melakukan perbaikan sel kulit. Hanya saja, sistem imun yang terlalu aktif mengakibatkan pembelahan sel kulit menjadi sangat cepat. Pembelahan sel kulit yang sangat cepat ini, mengakibatkan sel kulit menjadi menumpuk. Tumpukan kulit ini akan berubah warna menjadi merah, atau putih keperakan. Kulit akan terasa sangat gatal, tapi penderita disarankan untuk tidak menggaruk karena jika bagian tebal ini mengelupas, maka akan mengeluarkan bercak darah dan sangat perih. Proses ini akan terjadi berulang kali sehingga lapisan sel kulit tidak dapat menutup secara sempurna. Kondisi ini bisa menyebar ke seluruh area tubuh. Tak jarang penderita psoriasis mengalami gangguan emosi karena kerusakan kulit yang dialaminya.

Hampir sama dengan psoriasis kulit, psoriasis pada kuku juga akan menimbulkan gejala yang sama. Lapisan kulit di bawah kuku akan menebal dan berwarna agak kekuningan. Lapisan kulit yang menebal ini, menyebabkan terlepasnya perlengketan antara kuku dan daging di bawah kuku. Pada kondisi awal, biasanya lapisan tebal ini akan muncul pada sisi pinggir. Kemudian akan mulai meluas ke seluruh area kuku. Lapisan bawah kuku yang menebal dan dapat terlepas ini disebut onycholysis seperti “ketombe”. Pada kondisi yang parah, kuku dapat terlepas. Psoriasis jenis ini bahkan dapat menyebar ke seluruh jari kuku.


Faktor resiko

Banyak sekali faktor resiko yang menyebabkan psoriasis. Beberapa faktor dapat diminimalisir sehingga kita dapat menjaga agar tidak terjangkit kondisi psoarisis. Adapun faktor resiko tersebut adalah:
  1. 1. Genetik
    Para dokter percaya bahwa seseorang yang memiliki riwayat keluarga penderita psoriasis memiliki resiko yang lebih besar menderita penyakit ini.
  2. 2. Gangguan Autoimun
    Hingga kini penyebab pasti psoriasis belum diketahui secara pasti, namun gangguan autoimun merupakan faktor yang paling diyakini sebagai penyebab kondisi ini. Normalnya sel kulit akan membelah setiap 21-28 hari. Namun akibat adanya gangguan imun, sel kulit penderita psoriasis akan membelah hanya dalam waktu 2-3 hari. Hal ini menyebabkan kulit menjadi bertumpuk dan tampak bersisik.
  3. 3. Lingkungan
    Faktor lingkungan merupakan faktor yang bisa dikontrol dan sangat berpengaruh. Artinya setiap individu dapat menjaga kebersihan lingkungan terutama kebersihan diri untuk menghindari terjangkit penyakit ini.
  4. 4. Infeksi
    Psoriasis dapat muncul setelah penderita mengalami infeksi streptococcus. Streptococcus dapat menyerang ke seluruh tubuh seperti kulit, paru-paru, dan tenggorokan.
  5. 5. Lain-lain
    Faktor lain-lain seperti kegemukan, stres, mengonsumsi alkohol, dan merokok dapat meningkatkan faktor resiko terkena psoriasis.

Pencegahan 

Untuk mencegah terjangkit kondisi psoriasis atau bagi Anda yang telah mengalami kondisi ini, ada beberapa upaya yang dapat Anda lakukan untuk penyebaran yang lebih luas, antara lain:
  1. 1. Menggunakan moisturiser.
    Gejala psoriasis akan semakin parah ketika kulit dalam keadaan kering. Pilih jenis moisturiser yang tingkat kelembapannya tinggi serta dapat bertahan lama. Penggunaan moisturiser ini tidak disarankan jika terdapat kulit yang luka terbuka.
  2. 2. Jangan menggaruk atau mengelupas area kulit yang terdapat psoriasis. Gejala akan bertambah parah ketika digaruk dan dapat menyebabkan pendarahan pada kulit yang mengelupas.
  3. 3. Berjemur sangat disarankan bagi penderita psoriasis. Dokter biasanya akan menyarankan penderita psoriasis untuk berjemur selama 5-10 menit di bawah matahari pagi.
  4. 4. Hindari stres berlebih serta selalu menjaga sistem kekebalan tubuh dengan makan makanan yang bergizi dan hindari merokok maupun minum alkohol.
  5. 5. Menjaga kebersihan tubuh.
  6. 6. Hindari terjangkit infeksi dengan selalu menjaga daya tahan tubuh.
Nah mitra K-LINK, cara penanganan psoriasis akan dibahas pada artikel selanjutnya, ya! Sampai jumpa lagi minggu depan! (Fina/Marini)