Jangan Menyepelekan Muntaber (Bagian 1)

Jangan Menyepelekan Muntaber (Bagian 1)
Muntaber menjadi salah satu penyakit yang sering di alamai tidak hanya orang dewasa tetapi anak-anak pun beresiko mengalaminya. Walaupun terdengar sepele, ternyata muntaber memiliki dampak bahaya kalau dibiarkan dan tidak segera ditangani.

Definisi 

Muntah berak (muntaber) atau gastroenteritis adalah peradangan pada saluran pencernaan, khususnya lambung, usus besar, dan usus kecil yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti (virus dan bakteri) yang memiliki gejala diare berair dan muntah secara bersamaan ataupun bergantian. Gejala lain disertai kembung, demam, menggigil, sakit kepala dan kelelahan. Biasanya gejala lain ini muncul 2-3 hari. Berbeda dengan diare yang mana gejalanya tidak disertai muntah saat buang air besar (BAB).


Bahaya terbesar yang diakibatkan oleh muntaber adalah dehidrasi. Hilangnya cairan melalui diare dan muntah dapat mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh, sehingga dapat menyebabkan masalah yang berpotensi untuk mengancam jiwa, seperti kelainan detak jantung (aritmia).

Faktor penyebab Muntaber

Muntaber dapat disebabkan oleh adanya peradangan pada usus yang disebabkan oleh bakteri (E. Colli) atau penyakit lain seperti protozoa, cacing dan jamur. Selain itu muntaber juga bisa disebabkan keracunan makanan atau minuman yang disebabkan oleh bahan kimia ataupun bakteri.

Ciri- ciri Muntaber

Waspadai bahaya muntaber jika seseorang telah mengalami hal-hal berikut :
- Terjadi demam ringan sampai sedang
- Keram pada perut
- Muntah-muntah
- Nyeri pada perut bagian atas
- Dehidrasi
- Hilangnya nafsu makan

Mengapa Muntaber Perlu Diwaspadai ?

Kondisi muntaber sama sekali tak dapat dianggap enteng. Bahaya utama dari penyakit muntaber adalah kehilangan cairan yang terlalu cepat, terutama pada anak-anak. Kehilangan cairan yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi (kekurangan cairan) dan bisa berakibat fatal jika tidak segera diatasi. 

Muntaber ini jauh lebih berbahaya dibanding jika seseorang hanya menderita diare (mencret) saja atau muntah saja. Apalagi jika muntah dan berak yang dialami lebih dari empat kali dalam sehari dan disertai dengan demam tinggi. Jika tidak segera ditangani, penderita muntaber dapat mengalami syok bahkan kematian.

Muntaber merupakan jenis penyakit yang bisa menyerang siapa saja terlepas dari daerah tempat tinggal maupun usia penderita. Nah, jika Anda sudah tahu bahayanya penyakit yang ternyata tidak boleh disepelehkan ini, maka waspadalah. Pembahasan mengenai muntaber belum sampai disini, kita akan membahas bagaimana cara mengatasi bahkan mencegah muntaber pada artikel selanjutnya. (Angga/Inggrid)