Yuk, Cari Tahu Beda Miom dan Kista

Yuk, Cari Tahu Beda Miom dan Kista
Tidak banyak orang yang dapat membedakan antara penyakit miom dan kista. Yang banyak orang tahu bahwa kedua penyakit ini sama-sama menyerang alat reproduksi wanita. Padahal bukan hanya namanya saja yang berbeda, namun berbeda posisi, wujud, gejala dan penyebabnya. Yu kita cari tahu perbedaannya.

Penting sekali terutama bagi wanita untuk mengenal dan mengetahui lebih dalam apa perbedaan kedua macam tumor ini agar bisa melakukan langkah pencegahannya sejak dini.

Miom adalah serabut-serabut otot polos yang menebal  yang lama-lama akan menjadi gumpalan/bola dan membesar yang kebanyakan merupakan tumor jinak pada area rahim, bisa di dinding rahim (mioma uterus) atau di rongga leher rahim (mioma serviks). Bila terjadi pada dinding rahim miom ini tidak terlalu berpengaruh pada tingkat kesuburan (infertilitas), namun bila terjadi pada rongga leher rahim akan mempengaruhi kesuburan seorang wanita. Karena penebalan miom pada rongga leher rahim (serviks) dapat menyebabkan serviks menyempit sehingga menghambat sperma masuk ke dalam rahim untuk membuahi sel indung telur.

Kista merupakan tumor yang biasanya berisi cairan yang terbungkus selaput. Kista biasanya tumbuh pada indung telur (ovarium), namun bisa juga tumbuh di sekitar vulva vagina (bagian luar alat kelamin perempuan). Kantong kista bisa berisi berupa cairan kental, darah, nanah bahkan udara. Bentuknya bisa berupa bentuk anggur. Mary Jane Minkin, MD, profesor klinis kebidanan, kandungan, dan reproduksi di Yale University School of Medicine menyatakan bahwa di dalam ovarium, sel telur berkembang dalam struktur yang dikenal sebagai folikel. Kista folikel terbentuk ketika folikel mengalami gangguan sehingga tidak dapat melepaskan sel telur. Folikel pun akhirnya membengkak karena penuh cairan dan menjadi sebuah kista. Kista tentunya dapat menyebabkan masalah-masalah pada kehamilan.

Berikut pemaparan singkat perbedaan penyebab dan gejala antara miom dan kista :

 
Setelah mengenali perbedaan dan gejala-gejalanya, sebaiknya kita mulai melakukan pencegahan sejak dini agar tidak terkena penyakit pada organ reproduksi wanita itu. Cara-cara pencegahan agar terhindar dari mion dan kista antara lain :
•    Terapkan pola hidup sehat
•    Teratur berolahraga
•    Istirahat yang cukup
•    Hindari stress
•    Memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari
•    Tingkatkan daya tahan tubuh
•    Hindari makanan dan bahan-bahan yang bersifat karsinogenik (penyebab kanker)
•    Suplementasi dengan produk-produk kesehatan K-Link, yaitu :

1.    Propolis Platinum : merupakan antibiotik alami, anti kanker, anti jamur, anti bakteri dan anti virus. Dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan menyehatkan.
2.    K-Ayurveda Ayuvita : Merupakan suplemen yang baik untuk wanita karena dapat menyeimbangkan hormon. Selain itu sebagai tonik wanita yang dapat menjaga stamina wanita agar tetap fit.
3.    K-Sophie : merupakan pembalut dengan bahan terbaik. Terbuat dari kapas asli dan tidak mengandung pemutih seperti pembalut kebanyakan. K-Sophie mengandung ion negatif fan enzim protis yang dapat menguraikan protein pada darah haid dan sebagai anti bakteri. Karena pemakaian pembalut dengan bahan daur ulang dan mengandung pemutih dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kanker dan penyakit lainnya.

Bahaya kedua penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja dan membahayakan untuk kehamilan, itu sebabnya penting sekali untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai penyakit ini. Seperti yang telah disebutkan diatas, lakukan pola hidup sehat dan selalu peka pada kesehatan tubuh Anda apapun keluhannya. (Trisna/Inggrid)