Percayakah Anda Bahwa Usus Yang Kotor Dapat Menjadi Sumber Lebih Dari 100 Penyakit?

Percayakah Anda Bahwa Usus Yang Kotor Dapat Menjadi Sumber Lebih Dari 100 Penyakit?
Usus kita merupakan bagian dalam sistem pencernaan dan merupakan bagian terpenting untuk selalu dijaga kesehatannya. Karena setiap harinya kita selalu mengonsumsi makanan baik makanan yang sehat maupun yang tidak sehat, maka semua itu akan diproses dalam tubuh untuk diambil nutrisi yang terkandung di dalamnya.  Sementara, ampas atau sisa olahan makanan tersebut akan diproses dalam usus untuk selanjutnya dibuang melalui anus. Jika sampah hasil proses tersebut tidak dibuang secara teratur, dapat menumpuk dan seiring berjalannya waktu akan terakumulasi menjadi sumber toksin dalam tubuh.

Bila diibaratkan dengan sampah yang menumpuk, maka usus yang kotor akan menjadi habitat yang baik untuk kuman dan berbagai hewan yang dapat menyebabkan penyakit. Sama halnya jika terjadi penumpukan sampah dalam usus, akan menjadi tempat berkembangbiak virus, kuman,  serta berbagai mikroorganisme dan racun penyebar penyakit untuk hidup di dalamnya.

Baca Juga    : Tubuh Berisi Dengan Biogreen


Oleh sebab itu, diperlukan suatu proses pembersihan sisa-sisa toksin yang melekat dalam usus kita. Jika tidak, maka usus yang kotor secara perlahan dapat meracuni tubuh. Hal ini akan ditandai oleh beberapa gejala seperti cepat merasa lelah, pusing, kulit kusam, peningkatan berat badan dan lingkar perut, alergi, gangguan persendian, hingga penyakit yang vital dan mematikan seperti kanker usus.

Berikut manfaat yang didapatkan jika melakukan pembersihan usus:

Meningkatkan Kemampuan Pencernaan Serta Mengurangi Resiko Konstipasi





Usus yang tersumbat sampah akan menghambat gerakan peristaltik usus sehingga akan mengganggu fungsi pencernaan dan menyebabkan konstipasi. Dengan kondisi usus yang bersih, maka akan meningkatkan kerja pencernaan untuk melakukan fungsinya.


Meningkatkan Pembentukan Energi dan Konsentrasi





Makanan yang kita makan merupakan sumber energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, pembentukan energi ini akan terganggu jika fungsi penyerapan nutrisi terganggu akibat usus yang kotor. Kurangnya pembentukan energi dapat membuat kita mudah lelah dan sulit berkonsentrasi.


Cara Mudah Menurunkan Berat Badan





Faktanya usus manusia bisa mencapai kurang lebih 8 meter jika dibentangkan. Bayangkan jika dalam saluran sepanjang ini terjadi penumpukan sisa-sisa pencernaan, tentunya akan menambah bobot tubuh.  Jika usus kotor kita dibersihkan, tidak kurang dari 3-11 kg dapat dipangkas.


Memaksimalkan Penyerapan Nutrisi dan Vitamin





Dengan kondisi usus yang bersih, maka fungsi penyerapan nutrisi dan vitamin yang dikonsumsi akan semakin maksimal.


Menyehatkan Tubuh





Dengan membuang semua sisa metabolisme yang menumpuk dalam usus, maka akan tercipta keseimbangan ph, penyerapan nutrisi yang lebih maksimal, menyeimbangkan pengeluaran enzim dan hormon sehingga sistem imun yang lebih kuat akan terbentuk.

Lalu bagaimana cara yang alami, aman dan cepat untuk membersihkan usus Anda? Tenang saja, kini Anda dapat dengan mudah membersihkan usus Anda, Organic K-Biogreen adalah jawabannya. Kandungan sayur, buah, tumbuhan dan biji-bijian organik di dalamnya akan membantu Anda untuk membersihkan sisa-sisa pencernaan. Serat yang terkandung dalam Organic K-Biogreen akan berubah menjadi bentuk yang padat sehingga mampu untuk mendorong kotoran yang masih menumpuk untuk keluar melalui feses. Selama proses cleansing berlangsung, Anda disarankan untuk mengonsumsi Organic K-Biogreen 2 x sehari serta banyak mengonsumsi air putih agar memudahkan kotoran terdorong keluar. Proses cleansing ini dapat berlangsung secara bertahap dan memerlukan waktu kurang lebih 2-3 bulan untuk mendapat hasil yang maksimal. Anda akan mulai merasa perbedaan diantaranya dengan berkurangnya lingkar perut akibat sampah yang dibersihkan, lebih bertenaga, tidak mudah terserang penyakit, serta tubuh terasa lebih segar. Selamat mencoba! (Fina/Marini)

Artikel Rekomendasi    : Organic K-Biogreen Solusi Tepat Cegah Kanker Usus