Berbagai Gangguan Kesehatan Akibat Kekurangan Cairan Saat Berpuasa

Berbagai Gangguan Kesehatan Akibat Kekurangan Cairan Saat Berpuasa
Tidak terasa kita telah memasuki bulan ramadhan, bulan yang penuh rahmat dan keberkahan, di bulan ini semua umat muslim berlomba-lomba melakukan ibadah dengan berbagai macam kebajikan.

Saat berpuasa, kita menahan lapar dan haus selama kurang lebih 14 jam. Apabila kita kurang memenuhi cairan tubuh kita, maka banyak gangguan yang akan muncul saat kita menjalankan ibadah puasa. Bukan tidak mungkin hal ini dapat mengusik aktivitas ibadah kita.
Gangguan apa saja yang mungkin muncul, mari kita bahas satu persatu:

Mulut dan bibir kering
Bibir kering sangat sering muncul saat kita menjalankan ibadah puasa, hal ini tidak bisa disepelekan, karena bibir dengan kondisi ini sangat rentan terhadap luka sehingga muncul rasa sakit. Jika kondisi ini tidak segera diatasi, dapat menimbulkan infeksi.

Kelelahan
Seseorang yang kurang mengonsumsi air putih akan mudah lelah, hal ini dikarenakan metabolisme tubuh dan cairan tubuh akan berkurang drastis, sehingga merasa cepat lelah.

Gangguan pada pencernaan
Air putih sangat diperlukan dalam proses pencernaan. Konsumsi air putih yang kurang akan menyebabkan terjadinya gangguan antara lain sulit buang air besar maupun sulit buang air kecil.

Kulit kusam dan kering
Saat kita kekurangan cairan, sel di dalam tubuh pun akan mengalami dehidrasi, hal ini juga berlaku kepada sel kulit kita.

Mudah mengantuk
Air putih diperlukan untuk menjaga kesegaran tubuh, hal ini dikarenakan sebagian besar tubuh terdiri dari cairan yaitu sekitar 60-70%, jika kita kekurangan cairan, otak pun akan kekurangan cairan sehingga bisa menyebabkan gangguan seperti bengong, mudah menguap dan mata yang terlihat mengantuk.


Oleh karena itu, asupan cairan ke dalam tubuh kita menjadi salah satu faktor yang penting dalam menjaga ibadah kita agar tetap berjalan dengan lancar dan terbebas dari gangguan. Penuhilah kebutuhan cairan harian kita sekitar delapan gelas setiap harinya. Cairan yang dibutuhkan tubuh kita bisa dikonsumsi pada waktu sahur, berbuka, dan setelah sholat tarawih. Lalu cairan apa saja yang bisa kita konsumsi?

Cairan tersebut bisa didapatkan dari air putih, sirup, teh dan minuman lainnya, akan tetapi air putih menjadi salah satu cairan terbaik yang dapat Anda konsumsi setiap hari.
Sayangnya, air putih yang tersedia saat ini tidak semuanya sama. Ada bermacam-macam kualitas dan kebersihannya. Karena itu sebaiknya konsumsilah air putih yang sehat, tidak sekedar hanya bersih saja.

Air putih yang sehat adalah air putih yang tidak hanya bersih tapi juga mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Antara lain mengandung berbagai mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, mengandung kadar oksigen yang tinggi, memiliki kandungan antioksidan untuk memerangi radikal bebas, memiliki ukuran molekul air yang kecil sehingga mudah diserap dan membantu meningkatkan penyerapan nutrisi sampai ke tingkat seluler, harus bebas dari cemaran fisika maupun kimiawi serta yang tidak kalah penting memiliki pH atau derajat keasaman yang bersifat basa 7,5 – 8,5.

Bila Anda menggunakan air yang telah disaring oleh 7 star water filter, maka Anda tidak perlu khawatir untuk meminumnya secara langsung tanpa dimasak terlebih dahulu. Dengan menggunakan teknologi dari Jepang, sistem penyaring air 7 star water filter mampu menyaring hingga 99,99% toksin termasuk klorin, virus, dan cemaran bahan berbahaya lainnya. Sistem penyaring air 7 star water filter juga dapat meningkatkan kadar oksigen dalam air, membantu mengecilkan molekul air, meningkatkan energi dan memperbaiki peredaran darah dalam tubuh. Selain itu, sistem penyaring ini juga meningkatkan kualitas air, menjadikannya lebih sehat dan bersih sebagaimana yang tubuh perlukan, mengandung alkali rendah serta kaya oksigen, mineral dan ion negatif. Secara keseluruhan, 7 star water filter dapat membantu meningkatkan kesehatan Anda dan keluarga.

Mengonsumsi air putih yang sehat saat puasa sangat penting karena kebanyakan orang memiliki pola makan jauh lebih buruk saat bulan ramadhan dibandingkan bulan lainnya. Hal ini diakibatkan karena saat bulan ramadhan kita cenderung makan makanan yang kurang sehat seperti gorengan, kue-kue manis, sirup, makanan bersantan dan lain sebagainya. Jadi jangan aneh jika saat bulan puasa kita merasa tubuh kita menjadi agak kurang fit, padahal dalam berbagai hadist menyatakan bahwa puasa akan membuat tubuh kita menjadi lebih sehat.

“Berpuasalah, niscaya kalian sehat.” (HR Ibnu as-Sunni dan Abu Nu’aim As-Suvuthi)

Jika kita terlalu banyak makan makanan yang kurang sehat serta kurang mengonsumsi air putih, tubuh kita akan cenderung bersifat asam. Tubuh yang bersifat asam akan menyebabkan sel-sel tubuh kita menjadi cepat rusak, dan secara bertahap mengakibatkan tubuh kita menjadi sakit, tentu hal ini sangat tidak kita harapkan, karena akan sangat mengganggu dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Jadi segeralah cukupi kebutuhan cairan Anda saat berpuasa dengan air yang sehat agar tetap dapat menjalankan ibadah secara optimal di bulan ramadhan ini. Selamat menjalankan ibadah puasa dengan sehat! (Jabbar/Marini)